Zina : Dosanya, Hukumannya Di Dunia dan Akhirat

imagesAl-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat

Zina adalah dosa yang sangat besar dan sangat keji serta seburuk-buruk jalan yang ditempuh oleh seseorang berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

“Artinya : Dan janganlah kamu mendekati zina, karena sesungguhnya zina itu adalah faahisah (perbuatan yang keji) dan seburuk-buruk jalan (yang ditempuh oleh seseorang)” [Al-Israa : 32] Baca pos ini lebih lanjut

Munculnya Imam Mahdi. Keluarnya Dajjal

images (1)Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Kedua puluh tujuh:
MUNCULNYA IMAM MAHDI

Salah satu tanda Kiamat yang besar adalah munculnya Imam Mahdi. Ahlus Sunnah memahami Imam Mahdi sebagai berikut: [1]

Di akhir zaman akan muncul seorang laki-laki dari Ahlul Bait. Allah memberi kekuatan kepada agama Islam dengannya. Dia memerintah selama 7 tahun, memenuhi dunia dengan keadilan setelah (sebelumnya) dipenuhi oleh kezhaliman dan kezhaliman. Ummat di zamannya akan diberikan kenikmatan yang belum pernah diberikan kepada selainnya. Bumi mengeluarkan tumbuh-tumbuhannya, langit menurunkan hujan, dan dilimpahkan harta yang banyak. Baca pos ini lebih lanjut

Seputar Rambut atau Bulu yang Harus Dihilangkan dan Tidak Boleh Dibiarkan

unnamed (4)Ustadz Nurul Mukhlisin Asyrafuddin

Termasuk bentuk kesempurnaan penciptaan manusia, adalah dikaruniainya rambut atau bulu di tubuhnya. Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakannya tidak dengan sia-sia, namun memiliki hikmah atau manfaat, baik diketahui oleh manusia atau tidak. Rambut atau bulu yang tumbuh pada jasad manusia ada yang harus dijaga bahkan wajib dibiarkan, ada juga yang diperintahkan untuk dihilangkan.

Dengan demikian, ditinjau dari hukum Islam (fiqh), hukum rambut atau bulu manusia bisa diklasifikasikan menjadi tiga bagian. Pertama. Rambut atau bulu yang harus dihilangkan dan tidak boleh dibiarkan. Kedua. Rambut atau bulu yang boleh dihilangkan atau dibiarkan. Ketiga. Rambut atau bulu yang wajib dibiarkan dan tidak boleh dihilangkan. Baca pos ini lebih lanjut

Shalat Gerhana Untuk Yang Menyaksikan Gerhana

images (25)Shalat gerhana diperintahkan bagi mereka menyaksikan langsung peristiwa gerhana saja. Adapun bagi yang wilayahnya tidak dilalui gerhana, atau tertutupi awan, maka tidak diperintahkan untuk melakukan shalat gerhana. Kemudian, acuan untuk shalat gerhana, adalah ru’yah (menyaksikan secara langsung), bukan analisa dari ahli falak atau astronomi.

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, Baca pos ini lebih lanjut

Sunah yang Hilang: Tambahan Lafadz Adzan Ketika Hujan

images (25)Alhamdulillah wa shalatu wa salamu ‘ala rasulillah

Diantara sunah yang hampir tidak kita jumpai di masyarakat adalah tambahan lafadz adzan ketika hujan. Sebenarnya mungkin banyak tokoh masyarakat yang mengenalnya. Apalagi penjelasan tentang tamabahan lafadz adzan ini sangat mudah di dapatkan dan banyak disebutkan di buku-buku fikih. Namun mengingat lafadz adzan tambahan semacam ini jarang dikenal masyarakat, sehingga dianggap asing atau bahkan ajaran sesat. Sehingga muadzin enggan melantunkan lafadz itu ketika adzan, karena bisa jadi masyarakat akan menilainya sebagai orang sesat.

Tambahan Lafadz Adzan Ketika Hujan

Terdapat banyak riwayat yang menunjukkan adanya perbedaan antara lafadz adzan biasa dengan lafadz adzan ketika hujan. berikut beberapa riwayat yang menunjukkan hal tersebut, Baca pos ini lebih lanjut

Hukum Tidak Menghadiri Khutbah Jum’at Dengan Sengaja

Studio_20160204_061021Pertanyaan:

Apa hukumnya tidak menghadiri khutbah jum’at tanpa udzur? Baru hadir ketika shalat Jum’at akan dimulai.

Syaikh Khalid Al Musyaiqih hafizhahullah menjawab:

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أما بعد

Orang yang sengaja tidak menghadiri dua khutbah Jum’at ia berdosa. Ini berdasarkan firman Allah subhanahu wa ta’ala: Baca pos ini lebih lanjut

Boleh Makan dan Minum Sambil Berdiri

piring sendok garpu kayuDalam masalah ini, sebagian orang bersikap terlalu keras. Demikian sikap kami pula di masa silam. Namun setelah mengkaji dan melihat serta menimbang dalil ternyata dapat disimpulkan bahwa minum dan makan sambil berdiri sah-sah saja, artinya boleh. Karena dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah minum sambil berdiri dan keadaan lain sambil duduk. Intinya, ada kelonggaran dalam hal ini. Tetapi afdholnya dan lebih selamat adalah sambil duduk.

Kami awali pembahasan ini dengan melihat beberapa dalil yang menyebutkan larangan makan dan minum sambil berdiri, setelah itu dalil yang menyebutkan bolehnya. Lalu kita akan melihat bagaimana sikap para ulama dalam memandang dalil-dalil tersebut. Baca pos ini lebih lanjut

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 2.195 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: