My Trip, My Adventure?

Tempat-Wisata-di-Lembang-BandungSebagian kaum muslimin, mereka disibukkan dengan travelingkeliling Indonesia atau bahkan dunia, mengunjungi tempat-tempat wisata, adventure ke gunung, pantai, danau atau tempat-tempat lainnya.

Setelah ke tempat A, kemudian berlanjut ke tempat B , begitu seterusnya. Kalau ada kesempatan, mereka pergi bertualang. Meskipun mungkin harus membayar sejumlah uang yang cukup banyak, atau mereka berlelah dalam itu semua. Mereka rela.

Indonesia (atau dunia) ini memang luas, banyak tempat-tempat indah, jadi sayang rasanya jika tidak sempat berkunjung ke tempat-tempat tersebut. Baik itu untuk tujuan piknik, rihlah, mengagumi ciptaan Allah, bersenang-senang dan lainnya. Baca pos ini lebih lanjut

Ketika Dakwah Indentik Dengan Jubah

AA215906-7Ustadz Abu Fairuz Ahmad Ridwan

Islam datang bukan untuk memporak-porandakan semua tatanan budaya dan kebiasaan manusia,tidak pula untuk menghancurkan tradisi yang telah ada.

Dalam konteks budaya dan kebiasaan,Islam bahkan memerintahkan agar kaum muslimin selalu menselaraskan diri mereka dengan tradisi dan kebiasaan yang ada. Allah berfirman:
خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ

Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. Qs:Al araf: 199. Baca pos ini lebih lanjut

Berebut Bangkai Kambing

bentrok-sopir-taksi-dan-gojek-ilustrasi-696x435Bagaimana menyikapi bentrok supir taxi dan ojek. Mohon saran…

Terima kasih

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Bagi seorang muslim, kebahagiaan yang asli bukan di dunia. Karena Allah menurunkan Adam di bumi, bukan dalam rangka memberi kenikmatan. Namun dalam rangka menghukum Adam, karena beliau telah mendekati pohon larangan di surga. Baca pos ini lebih lanjut

Kiat Mengobati Futur Dan Malas Menuntut Ilmu Agama

images (28)Penyakit futur dan malas banyak menjangkiti orang-orang yang menuntut ilmu agama dan juga orang-orang yang berusaha menapaki jalan kebenaran. Bagaimana solusinya?

Futur artinya rasa malas dan lemah setelah sebelumnya ada masa rajin dan semangat. Dalam kamus Lisanul ‘Arab futurdidefinisikan,

سكن بعد حدّة ولانَ بعد شدة

“diam setelah intensitas tinggi, yaitu setelah melakukan dengan usaha keras” Baca pos ini lebih lanjut

Terapi Penyakit Suka Sesama Jenis

images (9)Ustadz Muhammad Arifin Baderi. MA

Maha Suci Allah Yang telah setiap makhluk-Nya dengan berpasang-pasangan. Ketentuan ini berlaku pada seluruh makhluq-Nya, tidak terkecuali berbagai penyakit yang menimpa manusia. Tidaklah Allah Ta’ala menciptakan suatu penyakit, melainkan telah menurunkan pula obatnya.

Sahabat Jabir radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan dari Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda,

(لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءٌ فَإِذَا أُصِيبَ دَوَاءُ الدَّاءِ بَرَأَ بِإِذْنِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ. )

“Setiap penyakit ada obatnya, dan bila telah ditemukan dengan tepat obat suatu penyakit, niscaya akan sembuh dengan izin Allah Azza wa Jalla.” (HR. Muslim) Baca pos ini lebih lanjut

Mengaku Salafi, Namun Realitanya Tidak Bermanhaj Salaf

salafiSyaikh Muhammad bin Umar Bazmul

Diantara penyimpangan mereka yang berkata, “Saya salafi“, namun akhlaqnya, pergaulannya, bantahannya, menunjukkan bodohnya ia terhadap salafiyah.

Dan ia tetap berkata, “Saya salafi“, namun bila berhutang, ia tidak mengembalikan hutangnya (ngemplang). Bila ia melewati orang yang miskin, awam dan masih bodoh, bukannya mengajak mereka pada kebaikan dan memotivasi mereka, ia justru menampakkan wajah yang membuat mereka jauh, bahkan tidak menjawab salam mereka. Meninggalkan orang miskin tersebut dalam kesulitan hidup yang tidak diketahui siapapun melainkan Allah, dan memberikan gambaran yang buruk tentang dakwah salafiyah. Baca pos ini lebih lanjut

Larangan Memiji Seseorang di Hadapannya

unnamed (1)Dari Abu Musa al-Asy’ari radhiyallāhu ‘anhu, dia berkata, “Nabi Shallallaahu ’alaihi wa Sallam pernah mendengar seorang lelaki sedang menyanjung lelaki lainnya dan melampaui batas dalam memujinya, lalu beliau bersabda,

أَهْلَكْتُمْ أَوْ قَطَعْتُمْ ظَهْرَ الرَّجُلِ

“Kalian telah menghancurkan atau mematahkan punggung orang tersebut.”[1]

Dari Abu Bakrah radhiyallāhu ‘anhu, bahwasanya seseorang pernah disebut di depan Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam, lalu seseorang memuji baik kepadanya, maka Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, Baca pos ini lebih lanjut

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 2.215 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: