VIDEO: Pengajian Ulama “Mewaspadai Bahaya Gerakan Sempalan ISIS” Syaikh Ali bin Hasan Al-Halaby.

VIDEO: Tabligh Akbar: Keesaan Allah Ta’ala, Penjelasan Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr)

Yang Lagi Demam AKIK, Apa Tujuan Anda Memakainya

batu-bacan-populer-karena-dipakai-presiden-sby-dan-barack-obamaYang lagi demam AKIK, apa tujuan Anda memakainya…

======

1. Jika tujuan Anda meniru Nabi -shollallohu alaihi wasallam-, ketahuilah bahwa beliau memakainya karena tuntutan keadaan, kalau saja bukan karena tuntutan tentu beliau tidak mengenakannya, cobalah perhatikan hadits berikut:

Sahabat Anas -rodhiallohu anhu- mengatakan:

“Ketika Nabi -shollallohu alaihi wasallam- ingin menulis surat kepada raja kisro (raja persia), qoishor (raja romawi), dan raja najasyi, beliau diberi kabar bahwa mereka tidaklah menerima surat kecuali dg STEMPEL.

Maka Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- pun membuat CINCIN yg lingkarannya terbuat dari perak, dan diukirlah padanya tulisan ‘Muhammadur Rosululloh’.” [HR. Muslim: 2092].

2. Jika tujuan Anda hanya senang memakai cincin, maka jangan mendakwakan bahwa itu sunnah Nabi -shollallohu alaihi wasallam-, karena beliau memakainya bukan karena kesenangan, tapi karena tuntutan dan kebutuhan.

Pegang teguhlah perkataan Imam Syafi’i -rohimahulloh-: “Aku beriman kepada Rosululloh, dan apapun yg datang dari Rosululloh, sesuai yg DIINGINKAN oleh Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam-“. [Lum’atul I’tiqod, hal:7].

3. Jika tujuan Anda ingin menggunakannya untuk “keberuntungan” atau “pesugihan”, atau “pelet”, maka ini tidak hanya bukan sunnah Nabi, tapi sudah masuk dalam ranah kesyirikan, karena ini sama dengan menggunakan jimat, padahal Baginda Nabi -shollallohu alaihi wasallam- telah bersabda:

“Barangsiapa menggantungkan tamimah (jimat), maka dia telah jatuh dalam kesyirikan”. [HR. Ahmad: 17422, shahih].

4. Jika Anda menggunakannya karena ikut-ikutan tren, maka ini tidak sepantasnya dilakukan, karena perangai ikut-ikutan itu menunjukkan tidak adanya prinsip/pegangan hidup.

Abdulloh bin Mas’ud -rodhiallohu anhu- pernah mengatakan:

“Janganlah kalian sekali-kali jadi orang yg ikut-ikutan… yaitu orang yg mengatakan: aku (akan) bersama manusia, jika mereka mendapatkan petunjuk; aku pun mendapatkan petunjuk, dan jika mereka tersesat; aku pun akan tersesat”. [Hilyatul Aulia 1/136].

5. Jika Anda menggunakannya, tanpa alasan apapun… maka hati-hatilah, mungkin saja Anda sedang tidak sadar atau lagi kena guna-guna penjual akik…

Ustadz Musyaffa Ad Dariny. MA.

 

VIDEO: Menggapai Surga Hati Dengan Ibadah Lisan – Ust Abdullah Taslim MA

Shalat Sunnat Dua Rakaat Sesudah Shalat ‘Ashar

Ustadz Abu Ihsan al-Atsari

MUKADDIMAH

Berkenaan dengan permasalahan shalat sunnat dua rakaat sesudah shalat Ashar yang banyak dipertanyakan oleh para pembaca dari makalah yang telah kami tulis sebelumnya pada Majalah As-Sunnah edisi 11/Thn.XIV/Rabiul Tsani 1432 H/Maret 2011 dengan judul “Menjadi Hamba Allah 24 Jam” maka berikut ini kami menyantumkan sekilas pembahasan masalah tersebut. Pertanyaan-pertanyaan ini muncul karena apa yang tercantum dalam naskah kami tersebut berbeda dengan maklumat yang sudah lama beredar atau mungkin sudah mendarah daging. Ma’lumat yang menyatakan bahwa tidak ada shalat sunat setelah shalat ‘Ashar. Kesimpulan ini berdasarkan beberapa riwayat atau hadits shahih yang zhahirnya berisi larangan mengerjakan shalat sunnat sesudah shalat ‘Ashar. Diantaranya hadits marfu’ : Tidak ada shalat (sunat) sesudah shalat ‘Ashar hingga matahari terbenam [1] Baca pos ini lebih lanjut

Suami Larang Istri Bongkar Barang Privasi

Suami Larang Istri Bongkar Barang PrivasiAssalamu’alaikum. Saya mempunyai suami, di mana dia melarang saya (istri) untuk membuka dan melihat benda-benda (HP, dompet, tas) yang sekiranya itu merupakan area privasi atau pribadi bagi dia dilarang untuk dibuka atau dilihat untuk diketahui isinya. Pertanyaan saya :

  1. Apakah dalam Islam ada yang mengatur larangan perbuatan seperti itu?
  2. Adakah Hadits yang mengatur permasalahan ini? Jazakumullahu Khairan.

Ummu Abdillah, + xxx Baca pos ini lebih lanjut

Ketika Mendengar Ayam Berkokok, Anjing Mengonggong Dan Ringkikan Keledai Malam Hari

Ketika Mendengar Ayam Berkokok, Anjing Mengonggong Dan Ringkikan Keledai Malam HariTerkadang kita tidak terlalu memperhatikan atau menganggap biasa saja/sepele jika kita mendengarnya, akan tetapi syariat yang sempurna ini telah mengatur dan memberi petunjuk ketika kita mendengar suara-suara ini.

Ketika mendengar anjing mengonggong dan ringkikan keledai malam hari

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, Baca pos ini lebih lanjut

Tata Cara Buang Air dalam Islam

Tata Cara Buang Air dalam IslamFikih Qadhaa’il Haajah (Buang Air)

Ada seseorang yang berkata kepada Salman radhiyallahu ‘anhu: “Apakah Nabi kalian shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan segala sesuatu sampai masalah buang air?” Ia menjawab:

أَجَلْ لَقَدْ نَهَانَا أَنْ نَسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةَ لِغَائِطٍ أَوْ بَوْلٍ أَوْ أَنْ نَسْتَنْجِىَ بِالْيَمِينِ أَوْ أَنْ نَسْتَنْجِىَ بِأَقَلَّ مِنْ ثَلاَثَةِ أَحْجَارٍ أَوْ أَنْ نَسْتَنْجِىَ بِرَجِيعٍ أَوْ بِعَظْمٍ .

“Ya, Beliau melarang kami buang air besar atau buang air kecil menghadap kiblat, beristinja’ dengan tangan kanan, beristinja’ dengan batu yang kurang dari tiga buah dan beristinja’ dengan kotoran binatang [Termasuk semua yang najis] atau tulang.” (HR. Muslim, Abu Dawud dan Tirmidzi)

Hadits ini menunjukkan lengkapnya agama Islam, di mana agama ini saking lengkapnya sampai mengatur masalah buang air. Berikut ini contoh aturan (adab) Islam yang perlu diperhatikan ketika seseorang buang air:

Baca pos ini lebih lanjut

Info: Kajian Islamiyah Bedah Buku “Menggapai Surga Hati dengan Ibadah Lisan” oleh Ust. Abdullah Taslim MA. # 22 Maret 2015 Kendari

CD PAMPLET DAURAH J

Info: Tabligh Akbar Bersama Syaikh Ali Hasan al-Halabi # 25 Maret 2015M Lombok Timur

11070394_803481753067920_2095267750697076071_o

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.684 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: