Fatwa Ulama: Hukum Ucapan Selamat Tahun Baru Hijriyah

Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin
Soal:

Apa hukum mengucapkan tahniah (ucapan selamat) tahun baru Hijriyah? Dan bagaimana sikap yang benar jika ada yang mengucapkannya kepada kita? Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

Hukum Memakan Makanan Dari Acara Bid’ah

Hukum Memakan Makanan Dari Acara Bid_ah SumberUstadz Anas Burhanuddin MA

Pertanyaan.

Assalâmu’alaikum warahmatullâhi wabarakâtuh. Ustadz, apa hukumnya memakan makanan dari acara yang tidak diridhai Allâh? Acara ulang tahun misalnya. Jazakallahkhair.

Jawaban.

Wa’alaikumussalâm warahmatullâhi wabarakâtuh. Semoga Allâh Azza wa Jalla menghindarkan anda dari perkara haram dan dosa. Baca pos ini lebih lanjut

Jika Imam Membaca Qunut Shubuh

Jika Imam Membaca Qunut ShubuhBagaimana hukumnya orang yang menjadi makmumnya ahlul bid’ah? Apakah diperbolehkan seseorang mendirikan shalat berjamaah di asrama, dengan alasan masjid terdekat dari asrama imam rawatibnya biasanya melakukan ritual bid’ah sedangkan masjid yang lain jaraknya jauh? Misalnya, jika kita berkeyakinan bahwa qunut subuh adalah suatu bid’ah, maka bagaimana hukumnya jika kita menjadi makmumnya imam yang selalu mengamalkan qunut subuh, apakah boleh? Jazakallahu khairan

Abu Abdirrahman
Alamat: Jl. Mulyosari, Surabaya
Email: emailkuxxxx@yahoo.com Baca pos ini lebih lanjut

Dua Jawaban Untuk Menolak Bid’ah Hasanah

8f591597-f81d-4dc0-89fa-9f6c395de684-2329-0000025b7f38a380_tmpRaehanul Bahraen

Bid’ah hasanah yaitu menganggapnya suatu kebaikan dan membolehkan adanya bid’ah [hal-hal baru dalam agama yang tidak ada tuntunannya dari syariat, dianggap sebagai ibadah dan terus-menerus dilakukan dengan cara, waktu, tempat yang sama]. Contoh bid’ah adalah yasinan dan maulid. Baca pos ini lebih lanjut

Kedudukan Orang Yang Mengamalkan Sunnah Dan Pelaku Bid’ah

Kedudukan Orang Yang Mengamalkan Sunnah Dan Pelaku Bid'ahSyaikh Dr Said bin Ali bin Wahf Al-Qahthani

Kedudukan Orang Yang Mengamalkan Sunnah
Orang yang mengamalkan sunnah hatinya akan hidup, jiawanya akan bersinar. Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan kehidupan dan cahaya dalam kitabNya dalam banyak kesempatan dan menjadikannya sebagai sifat orang beriman. Karena hati yang hidup dan bercahaya itu adalah yang mengerti tentang Allah, selalu tunduk kepadaNya dan memahamiNya, pasrah dalam bertauhid kepadaNya, serta selalu mengikuti ajaran Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang diutusNya.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri selalu memohon kepada Allah untuk menciptakan cahaya baginya dalam hatinya, dalam pendengarannnya, dalam penglihatannya, dalam lisannya, dari atas, dari bawah, dari kanan, dari kiri, dari belakang dan dari depan. Beliau memohon agar diri beliau dijadikan cahaya, dan diciptakan pula cahaya pada kulit dalam dan kulit luar beliau, pada darah beliau, pada tulang beliau dan pada darah beliau. Beliau memohon cahaya untu diri beliau, untuk tubuh beliau, untuk panca indera beliau lahir maupun batin, dan untuk enam arah yang mengungkungi beliau. Baca pos ini lebih lanjut

Fatwa Ulama: Berdoa Secara Berjamaah Setelah Shalat

images (21)Soal:

Saya menyaksikan sebagian orang yang shalat, setelah selesai shalat mereka berdoa kepada Allah dengan berjamaah. Ini dilakukan setiap selesai shalat. Apakah ini dibolehkan? Mohon berikan jawaban kepada kami, semoga anda dibalas dengan pahala.

Jawab: Baca pos ini lebih lanjut

VIDEO: “Cara Mudah Menghukumi Sesuatu Itu Bid’ah Atau Tidak” Ust. Riyadh Bajrey

%d blogger menyukai ini: