Hukum Shalat Berjama’ah di Kala Hujan

Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Al-Halaby Al-Atsary

Pertanyaan.
Pada musim hujan seperti sekarang ini saya kadang tidak shalat berjama’ah di masjid karena hujan tersebut, meskipun sebetulnya saya meyakini bahwa shalat berjama’ah dimasjid bagi laki-laki wajib dan saya merasa berdosa setiap kali tidak datang ke masjid karena hujan. Bagaimana menurut redaksi majalah adz-dzakhirah ? Baca pos ini lebih lanjut

Cara Berjalan Ala Rasulullah ﷺ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah suri teladanterbaik dalam semua aspek kehidupan, bahkan sampai keseharian beliau adalah akhlak dan cara hidup yang mulia, penuh dengan keberkahan. Allah Ta’ala berfirman:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah” (QS. Al-Ahzab: 21). Baca pos ini lebih lanjut

Akikah Ketika Sudah Dewasa

2AE97964-87B8-4049-879A-B9268CBC8B3BHukum Akikah Ketika Sudah Dewasa

Bismillah, Assalamau’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh. Ustadz, saya mau bertanya mengenai Akikah.
Apabila sewaktu kecil belum diakikahi, apakah setelah besar harus diakikahkan juga? Bagaimana hukumnya jika akikah tersebut dilakukan ketika telah dewasa??
Terimakasih atas jawabanya.

Nafeesa Baca pos ini lebih lanjut

VIDEO Tanya jawab Islam : Bolehkah Berpuasa sunnah Asyuro hari sabtu? – Ustadz Askar Wardhana, Lc, M.Pd

Dilarang Puasa Hari Sabtu?

dilarang puasa hari sabtu...Puasa Hari Sabtu?

Benarkah puasa hari sabtu dilarang? Bagaimana jk bertepatan d hari puasa daud? Syukron ustad.

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Kita perhatikan beberapa hadis berikut, Baca pos ini lebih lanjut

Adakah Anjuran Puasa Tanggal 11 Muharram?

adakah anjuran puasa 11 muharramHukum Puasa Tanggal 11 Muharram

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Sebagian ulama berpendapat, dianjurkan melaksanakan puasa tanggal 11 Muharram, setelah puasa Asyura’. Pendapat ini berdasarkan hadis:

صوموا يوم عاشوراء وخالفوا فيه اليهود وصوموا قبله يوما أو بعده يوما

“Puasalah hari Asyura’ dan jangan sama dengan model orang yahudi. Puasalah sehari sebelumnya atau sehari setelahnya.” (HR. Ahmad, Al Bazzar). Baca pos ini lebih lanjut

Sejarah Penetapan Penanggalan Tahun Hijriyah

penanggalan hijriyahBagaimanakah sejarah penetapan tahun hijriyah?

Saat ini kita berada di penghujung bulan Dzulhijah; bulan ke 12 dari kalender hijriyah. Beberapa hari lagi kita akan memasuki tahun baru hijriyah. Moment yang sangat pas untuk mempelajari kembali sejarah penetapan penanggalan hijriyah.

Kalender hijriyah adalah penanggalan rabani yang menjadi acuan dalam hukum-hukum Islam. Seperti haji, puasa, haul zakat, ‘idah thalaq dan lain sebagainya. Dengan menjadikan hilal sebagai acuan awal bulan. Sebagaimana disinggung dalam firman Allah ta’ala, Baca pos ini lebih lanjut

Amalan di Hari Tasyrik

DIrsMiBVoAA6oG2.jpg_largeBismillah was shalatu was salamu ala rasulillah, wa ba’du

Pengertian Hari Tasyrik

Istilah tasyrik diambil dari kata [شرقت الشمش] yang artinya matahari terbit. Menjemur sesuatu, dalam bahasa Arab dinyatakan: [شَرَّقَ الشَيْءَ لِلشَّمْشِ].

Hari tasyrik adalah tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Ada juga yang menyatakan, bahwa hari tasyrik meliputi empat hari, hari Idul Adha dan 3 hari setelahnya. Baca pos ini lebih lanjut

Tongkat Saat Khutbah Jumat Bid’ah?

DG6hHagU0AAWqa6Hukum Tongkat Saat Khutbah Jumat

Bismillah wassholaatu wassalam ‘ala Rasulillah, wa ba’du.

Berkhutbah dengan bertumpu pada tongkat, adalah perkara asing menurut sebagian orang. Sehingga karena ketidaktahuan dan memandangannya sebagai hal yang asing, membawanya tergesa dalam menilai, bahwa tindakan tersebut adalah bid’ah.

Atau sebagian yang lain memandang, memegang tongkat saat khutbah adalah suatu keharusan. Tidak sah khutbah tanpanya. Baca pos ini lebih lanjut

Hukum Memelihara Jenggot

mencukur-jenggotOleh
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Pertanyaan
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Apakah memelihara jenggot wajib hukumnya atau hanya boleh? Apakah mencukurnya berdosa atau hanya merusak Dien? Apakah mencukurnya hanya boleh bila dsiertai dengan memelihara kumis?

Jawaban
Mengenai pertanyaan-pertanyaan di atas, kami katakan, terdapat hadits yang shahih dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang dikeluarkan oleh Imam Al-Bukhari dan Muslim di dalam kitab Shahih keduanya dari hadits Ibnu Umar Radhiyallahu ‘anhuma dia berkata. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. Baca pos ini lebih lanjut

Keistimewaan Air Zam-Zam

1C684F71-855C-4EBB-B64C-9EA6A25645F0-760-000000C972E818B6Ustadz Mu’tashim

Air Zam-Zam bukanlah air yang asing bagi kaum Muslimin. Air ini mempunyai keutamaan yang sangat banyak. Rasulullah telah menjelaskan kegunaan air tersebut. Beliau bersabda,”Sebaik-baik air yang ada di muka bumi adalah Zam-Zam. Di dalamnya terdapat makanan yang mengenyangkan dan penawar penyakit.”[1] Apa rahasia dibalik air yang banyak memiliki khasiat dan penuh barakah ini? Baca pos ini lebih lanjut

Keutamaan Mendo’akan Kebaikan Bagi Sesama Muslim Tanpa Sepengetahuannya

keutamaan-mendoakan-kebaikan-bagi-sesama-muslim-tanpa-sepengetahuannyaUstadz Abdullah Taslim MA

عَنْ أَبِي الدَّدَاءِ t أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ قال: «دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ، عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ: آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ» رواه مسلم

Dari Abu ad-Darda’ رضي الله عنه bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: “Do’a (kebaikan) seorang muslim bagi saudaranya (sesama muslim) di belakangnya (tanpa sepengetahuannya) adalah mustajab (dikabulkan oleh Allah ﷻ), di atas kepalanya ada Malaikat yang ditugaskan (dengan perintah Allah ﷻ untuk urusan ini), setiap kali dia mendo’akan kebaikan bagi saudaranya maka Malaikat yang ditugaskan itu berkata: “Aamiin (Ya Allah kabulkanlah!) dan kamu juga akan mendapatkan (kebaikan) seperti itu”[1]. Baca pos ini lebih lanjut

Keutamaan Mengucapkan Salam Dengan Lafazh Salam Yang Lengkap

keutamaan-mengucapkan-salam-dengan-lafazh-salam-yang-lengkapUstadz Abdullah Taslim MA

عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ رضي الله عنه  قَالَ: جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِىِّ فَقَالَ: السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ. فَرَدَّ عَلَيْهِ السَّلاَمَ ثُمَّ جَلَسَ، فَقَالَ النَّبِىُّ: «عَشْرٌ ». ثُمَّ جَاءَ آخَرُ فَقَالَ: السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ. فَرَدَّ عَلَيْهِ فَجَلَسَ، فَقَالَ: « عِشْرُونَ ». ثُمَّ جَاءَ آخَرُ فَقَالَ: السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ. فَرَدَّ عَلَيْهِ فَجَلَسَ، فَقَالَ « ثَلاَثُونَ » صحيح رواه أبو داود والترمذي وغيرهما.

Dari ‘Imran bin Hushain رضي الله عنه  dia berkata: Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah ﷺ lalu berkata: as-Salaamu ‘alaikum (semoga keselamatan dari Allah tercurah untukmu). Lalu Rasulullah ﷺ membalas salam orang tersebut, kemudian orang tersebut duduk dan Rasulullah ﷺ bersabda: “(Dia mendapatkan) sepuluh kebaikan”. Kemudian datang orang lain kepada beliau ﷺ lalu berkata: as-Salaamu ‘alaikum warahmatullah (semoga keselamatan dan rahmat dari Allah tercurah untukmu). Lalu Beliau ﷺ membalas salam orang tersebut, kemudian orang tersebut duduk dan Rasulullah ﷺ bersabda: “(Dia mendapatkan) dua puluh kebaikan”. Kemudian datang lagi orang lain kepada beliau ﷺ lalu berkata: as-Salaamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakaatuh (semoga keselamatan, rahmat dan keberkahan dari Allah tercurah untukmu). Lalu Beliau ﷺ membalas salam orang tersebut, kemudian orang tersebut duduk dan Rasulullah ﷺ bersabda: “(Dia mendapatkan) tiga puluh kebaikan”[1]. Baca pos ini lebih lanjut

Keutamaan Mengucapkan Salam Kepada Setiap Muslim Yang Dikenal Maupun Tidak Dikenal

keutamaan-mengucapkan-salam-kepada-setiap-muslim-yang-dikenal-maupun-tidak-dikenalUstadz Abdullah Taslim MA

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رضي الله عنه : أَنَّ رَجُلاً سَأَلَ النَّبِيََ: أَيُّ الإِسْلاَمِ خَيْرٌ؟ قَالَ: « تُطْعِمُ الطَّعَامَ، وَتَقْرَأُ السَّلاَمَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ وَمَنْ لَمْ تَعْرِفْ » متفق عليه

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash رضي الله عنه  bahwa ada seorang yang bertanya kepada Rasulullah ﷺ: Apakah (amal dalam) Islam yang paling baik? Maka Rasulullah ﷺ bersabda: “(Yaitu) kamu memberi makan (orang yang membutuhkan) dan mengucapkan salam kepada orang (muslim) yang kamu kenal maupun tidak kamu kenal”[1].

Hadits yang agung ini menunjukkan besarnya keutamaan mengucapkan salam kepada setiap muslim yang dikenal maupun tidak dikenal, karena ini termasuk amal kebaikan yang paling utama dalam Islam dan sebab besar untuk masuk Surga, dengan taufik dari Allah ﷻ. Baca pos ini lebih lanjut

Beberapa Contoh Syariat Islam Yang Ditolak Karena Dianggap Sebagai Budaya ‘Arab

beberapa-contoh-syariat-islam-yang-ditolak-karena-dianggap-sebagai-budaya-arabUstadz Abdullah Taslim MA

Penolakan terhadap hukum-hukum Islam dan sunnah Rasulullah ﷺ sering kita dengar dan ditemukan di tangah-tengah masyarakat kita yang mayoritas beragama Islam, tentu dengan berbagai macam alasan dan argumentasi cacat yang mereka kemukakan. Misalnya anggapan mereka bahwa hukum Islam tersebut tidak sesuai dengan situasi dan kondisi manusia di jaman sekarang, atau alasan hukum Islam terlalu kolot dan kaku sehingga tidak bisa fleksibel mengikuti perkembangan kebutuhan manusia di era modern.

Padahal, bukankah Allah ﷻ yang menurunkan syariat Islam maha menciptakan segala sesuatu, termasuk menciptakan semua waktu dan tempat, serta maha mengetahui semua kondisi dan perubahan yang terjadi pada mahluk ciptaan-Nya, sehingga semua hukum dalam syariat Islam yang diturunkan-Nya sangat sesuai dengan kondisi mereka di setiap jaman dan tempat? Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: