Lebih Besar Pahala Baca Al Quran Lewat Mushaf Dibanding Handphone

Lebih Besar Pahala Baca Al Quran Lewat Mushaf Dibanding HandphoneSyaikh Muhammad Musa Alu Nashr حفظه الله تعالىٰ menjelaskan bahwa kalau ada mushaf Al-Quran tetap lebih utama membaca Al-Qur’an lewat mushaf dibanding lewat aplikasi dalam handphone.

Beliau membawakan dalil berikut.

من سره أن يحب الله و رسوله ، فليقرأ في المصحف

Siapa yang ingin dicintai oleh Allah dan Rasul-Nya, maka bacalah mushaf.” (Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, no. 2342. Syaikh Al-Albani رحه الله menyatakan bahwa sanad hadits ini hasan). Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

Keutamaan Shalat Dan Beribadah Di Raudhah

EC8B49F5-8360-4639-A175-EEB1E3F81FAD-249-000000383845F6B0

Hadits keutamaan raudhah

Syaikh Abdullah bin Jibrin rahimahullah ketika ditanya mengenai hadits:

ما بين بيتي ومنبري روضة من رياض الجنة

“antara rumahku dan mimbarku adalah taman (raudhah) dari taman-taman surga” Baca pos ini lebih lanjut

Keutamaan Sifat Qona’ah

IMG_9344Ustadz Abdullah Taslim MA

Dari Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

قَدْ أَفْلَحَ مَنْ أَسْلَمَ وَرُزِقَ كَفَافًا وَقَنَّعَهُ اللَّهُ بِمَا آتَاهُ

“Sungguh sangat beruntung seorang yang masuk Islam, kemudian mendapatkan rizki yang secukupnya dan Allah menganugrahkan kepadanya sifat qana’ah (merasa cukup dan puas) dengan rezki yang Allah berikan kepadanya”[1]. Baca pos ini lebih lanjut

Keutamaan Mendo’akan Kebaikan Bagi Sesama Muslim Tanpa Sepengetahuannya

keutamaan-mendoakan-kebaikan-bagi-sesama-muslim-tanpa-sepengetahuannyaUstadz Abdullah Taslim MA

عَنْ أَبِي الدَّدَاءِ t أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ قال: «دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ، عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ: آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ» رواه مسلم

Dari Abu ad-Darda’ رضي الله عنه bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: “Do’a (kebaikan) seorang muslim bagi saudaranya (sesama muslim) di belakangnya (tanpa sepengetahuannya) adalah mustajab (dikabulkan oleh Allah ﷻ), di atas kepalanya ada Malaikat yang ditugaskan (dengan perintah Allah ﷻ untuk urusan ini), setiap kali dia mendo’akan kebaikan bagi saudaranya maka Malaikat yang ditugaskan itu berkata: “Aamiin (Ya Allah kabulkanlah!) dan kamu juga akan mendapatkan (kebaikan) seperti itu”[1]. Baca pos ini lebih lanjut

Keutamaan Mengucapkan Salam Dengan Lafazh Salam Yang Lengkap

keutamaan-mengucapkan-salam-dengan-lafazh-salam-yang-lengkapUstadz Abdullah Taslim MA

عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ رضي الله عنه  قَالَ: جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِىِّ فَقَالَ: السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ. فَرَدَّ عَلَيْهِ السَّلاَمَ ثُمَّ جَلَسَ، فَقَالَ النَّبِىُّ: «عَشْرٌ ». ثُمَّ جَاءَ آخَرُ فَقَالَ: السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ. فَرَدَّ عَلَيْهِ فَجَلَسَ، فَقَالَ: « عِشْرُونَ ». ثُمَّ جَاءَ آخَرُ فَقَالَ: السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ. فَرَدَّ عَلَيْهِ فَجَلَسَ، فَقَالَ « ثَلاَثُونَ » صحيح رواه أبو داود والترمذي وغيرهما.

Dari ‘Imran bin Hushain رضي الله عنه  dia berkata: Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah ﷺ lalu berkata: as-Salaamu ‘alaikum (semoga keselamatan dari Allah tercurah untukmu). Lalu Rasulullah ﷺ membalas salam orang tersebut, kemudian orang tersebut duduk dan Rasulullah ﷺ bersabda: “(Dia mendapatkan) sepuluh kebaikan”. Kemudian datang orang lain kepada beliau ﷺ lalu berkata: as-Salaamu ‘alaikum warahmatullah (semoga keselamatan dan rahmat dari Allah tercurah untukmu). Lalu Beliau ﷺ membalas salam orang tersebut, kemudian orang tersebut duduk dan Rasulullah ﷺ bersabda: “(Dia mendapatkan) dua puluh kebaikan”. Kemudian datang lagi orang lain kepada beliau ﷺ lalu berkata: as-Salaamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakaatuh (semoga keselamatan, rahmat dan keberkahan dari Allah tercurah untukmu). Lalu Beliau ﷺ membalas salam orang tersebut, kemudian orang tersebut duduk dan Rasulullah ﷺ bersabda: “(Dia mendapatkan) tiga puluh kebaikan”[1]. Baca pos ini lebih lanjut

Keutamaan Mengucapkan Salam Kepada Setiap Muslim Yang Dikenal Maupun Tidak Dikenal

keutamaan-mengucapkan-salam-kepada-setiap-muslim-yang-dikenal-maupun-tidak-dikenalUstadz Abdullah Taslim MA

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رضي الله عنه : أَنَّ رَجُلاً سَأَلَ النَّبِيََ: أَيُّ الإِسْلاَمِ خَيْرٌ؟ قَالَ: « تُطْعِمُ الطَّعَامَ، وَتَقْرَأُ السَّلاَمَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ وَمَنْ لَمْ تَعْرِفْ » متفق عليه

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash رضي الله عنه  bahwa ada seorang yang bertanya kepada Rasulullah ﷺ: Apakah (amal dalam) Islam yang paling baik? Maka Rasulullah ﷺ bersabda: “(Yaitu) kamu memberi makan (orang yang membutuhkan) dan mengucapkan salam kepada orang (muslim) yang kamu kenal maupun tidak kamu kenal”[1].

Hadits yang agung ini menunjukkan besarnya keutamaan mengucapkan salam kepada setiap muslim yang dikenal maupun tidak dikenal, karena ini termasuk amal kebaikan yang paling utama dalam Islam dan sebab besar untuk masuk Surga, dengan taufik dari Allah ﷻ. Baca pos ini lebih lanjut

Keutamaan Menyambung Shaf Dalam Shalat Berjama’ah

shafUstadz Abdullah Taslim MA

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ قَالَ: «مَنْ وَصَلَ صَفًّا وَصَلَهُ اللَّهُ وَمَنْ قَطَعَ صَفًّا قَطَعَهُ اللَّهُ» رواه أبو داود، والنسائي وغيرهما، وهو حديث صحيح.

Dari ‘Abdullah bin ‘Umar رضي الله عنه bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: “Barangsiapa yang menyambung shaf (dalam shalt berjama’ah) maka Allah akan menyambungnya (dengan limpahan rahmat-Nya) dan barangsiapa yang memutus shaf maka Allah akan memutuskan (rahmat-Nya dari)nya”[1].

Hadits yang agung ini menunjukkan keutamaan menyambung shaf dalam shalat berjama’ah, karena ini merupakan sebab besar meraih limpahan rahmat Allah ﷻ dan kedudukan mulia di sisi-Nya[2]. Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: