VIDEO: al Qur’an Juz 30 – Abu Usamah Syamsul Hadi

VIDEO: al Qur’an Juz 29 – Abu Usamah Syamsul Hadi

VIDEO Belajar Tahsin : Surat Al-Fatihah – Ust. Abdurrahim bin Syamsuri

Info Kajian: “BEROBAT DENGAN AL QUR’AN” Ust. Abdullah Taslim MA. # 16 Juli 2017 – Madiun

#Madiun Mengaji

KAJIAN ILMIAH
Bersama Ustadz Abdullah Taslim, Lc, MA

“BEROBAT DENGAN AL QUR’AN”
(Mengenal Ruqyah Syar’iyyah)

Hari, tanggalnya :
Ahad, 22 Syawal 1438 H/16 Juli 2017 M

Jamnya :
09.00 – 11.30 WIB

Tempatnya :
Masjid Nashrus Sunnah
Jl. Koperasi 68, Banjarejo MADIUN*

Ajak keluarga, saudara dan teman menghadiri Kajian Ilmiah ini. Terbuka bagi umum, pria/wanita.

Semoga Allah memudahkan langkah kita menuju taman-taman Surga.

Baarakallahu fiikum.

Support dan info, hubungi:
0813 3547 1175

KitaFm Madiun

20031692_1385280454840467_6586775036795093527_n.jpg

‪Masjid Dhirar, Masjid Kaum Munafik yang Dihancirkan Di Zaman Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam‬

807579c50-3a27-456a-b15f-209495ac68aa-2134-00000262081f86da_tmpIni adalah bukti bahwa sesuatu yang dibangun bukan atas dasar ketakwaan maka akan hancur. Begitu juga masjid yang dibangun di atas kuburan (karena ada kuburan yang dikeramatkan), maka masjid seperti ini juga harus dihancurkan sebagaimana masjid Dhirar.

Kaum munafik membangun masjid Dhirar

Allah Ta’ala berfirman, Baca pos ini lebih lanjut

Jangan Mendekati Zina

aa09087d-d4e1-48b4-b719-e0d88871be67-437-0000004fa063f0db_tmpUstadz Fadlan Fahamsyah Lc MA

وَلا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلا

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” [Al-Isra: 32]

DI ANTARA WASILAH MENUJU PERZINAHAN ADALAH: Baca pos ini lebih lanjut

Apa Hukumnya Mencium Mushaf Al-Qur’an Yang Sering Dilakukan Sebagian Kaum Muslimin ?

apa-hukumnya-mencium-mushaf-al-quran-yang-sering-dilakukan-sebagian-kaum-musliminSyaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani

Pertanyaan.
Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah ditanya : Apa hukumnya mencium mushaf al-Qur’an yang sering dilakukan oleh sebagian kaum muslimin ?

Jawaban. Baca pos ini lebih lanjut

Menyemarakkan Rumah Dengan Bacaan Al-Quran

menyemarakkan-rumah-dengan-bacaan-al-quranUstadz Abdullah Taslim MA

Adakah kebutuhan manusia yang melebihi kebutuhan makan dan minum? Jawabnya: ada, yaitu kebutuhan manusia terhadap petunjuk Allah  (baca: al-Qur-an) untuk membaca, memahami dan mengamalkan kandungannya.

Al-Qur-an adalah pedoman hidup untuk kebahagiaan manusia dunia dan akhirat, petunjuk kepada jalan yang lurus, obat bagi penyakit hati manusia, penyubur keimanan dan fungsi-fungsi kebaikan lain yang dibutuhkan oleh manusia untuk kebahagiaan hidup mereka, dan ini jelas lebih dari fungsi makanan dan minuman bagi manusia. Baca pos ini lebih lanjut

Video: Ceramah Singkat “Siapakah Ahli Qur’an” Ust. Abdullah Taslim MA

Lagi Ngetrend Makan Gratis Bagi Pengunjung Warung Yang Hafal Al-Quran

Studio_20160511_105047Ustadz Andy Fahmi, Lc.

Lagi ngetrend pemilik warung mengGRATISkan makanan bagi pengunjung yang hafal al-Qur’an, atau hafal surat al-Mulk, membaca 1 juz al-Qur’an dan lain lain …

Sehingga tidak heran di warung tersebut banyak yang datang dan membaca AL-Qur’an di sana, tujuannya apa? bisa ditebak sendiri.. Baca pos ini lebih lanjut

Menjadikan Orang Kafir Sebagai Auliya

images (19)Bagi anda yang akrab dengan Al Qur’an, tentu sering mendapati ayat-ayat yang melarang kaum mu’minin menjadikan orang kafir sebagai auliya pada ayat yang sangat banyak. Setidaknya ada 9 ayat yang akan kita nukil di sini yang melarang menjadikan orang kafir sebagai auliya.

Makna auliya (أَوْلِيَاءَ) adalah walijah (وَلِيجةُ) yang maknanya: “orang kepercayaan, yang khusus dan dekat” (lihat Lisaanul ‘Arab). Auliya dalam bentuk jamak dari wali (ولي) yaitu orang yang lebih dicenderungi untuk diberikan pertolongan, rasa sayang dan dukungan (Aysar At Tafasir, 305). Baca pos ini lebih lanjut

Ketika Beramal Tanpa Ilmu

grey-sky-23441281530729JXv5Ustadz Armen Halim Naro. Lc
Sebagai seorang muslim tentu setiap kali mendirikan shalat lima waktu, atau shalat-shalat yang lainnya. Dia selalu meminta ditunjukan shirathul mustaqim. Yaitu jalan lurus yang telah lama dilalui oleh orang-orang yang telah diberi nikmat, dan dijauhkan dari jalan orang-orang maghdhubi `alaihim (orang-orang yang Engkau murkai), juga jalan orang-orang dhallin (orang-orang yang sesat). Dalam tafsiran, dua kelompok diatas disebutkan [1], bahwa orang-orang mahgdhubi ‘alaihim adalah Yahudi, sedangkan orang dhallin adalah Nashara. Baca pos ini lebih lanjut

Terbukti ! Musik (Klasik) Bukan Obat Dan Tidak Membuat Pintar

images (22)Sudah banyak berita dan referensi yang menyatakan bahwa musik klasik (mozart) membuat orang/bayi dalam kadungan jadi pintar. Ini adalah kesalahan besar, salah satu beritanya:

“Lebih dari 15 tahun para ilmuwan terkecoh karena anggapan mendengarkan musik klasik dapat membuat seseorang lebih pintar. Sekarang, sejumlah peneliti dari University of Vienna, Austria yakni Jakob Pietschnig, Martin Voracek and Anton K. Formann menemukan bahwa tidak ada efek apapun terhadap kemampuan kognitif apabila anda atau bayi anda sering mendengar lagu klasik.”[1]  Baca pos ini lebih lanjut

Keutamaan Menghafal Sepuluh Ayat Surat Al Kahfi

images (16)Muhammad Abduh Tuasikal

Di antara keutamaan surat Al-Kahfi adalah jika sepuluh ayat pertama itu dihafal. Bahkan dalam riwayat lainnya disebutkan bahwa yang dihafal adalah sepuluh ayat terakhir. Apa keutamaannya?

Dari Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنَ الدَّجَّالِ

Siapa yang menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari Dajjal.” (HR. Muslim no. 809)

Baca pos ini lebih lanjut

Kiat-Kiat Menghapal Al-Qur-an Dan As-Sunnah

images (1)Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
Seorang penuntut ilmu hendaknya mengetahui bahwa menuntut ilmu memiliki beberapa tahapan yang harus dilalui. Ia harus memulai dari yang paling penting kemudian yang penting. Ia tidak boleh tergesa-gesa, bahkan ia harus bersabar dan mengetahui kadar kemampuan dirinya.

Para ulama kita tidak pernah melewati dan menyimpang dari tahapan menuntut ilmu karena bertahap dalam menuntut ilmu adalah jalan selamat untuk memperoleh ilmu. Bertahap dalam menuntut ilmu ini berdasarkan firman Allah Tabaaraka wa Ta’aala,

وَقُرْآنًا فَرَقْنَاهُ لِتَقْرَأَهُ عَلَى النَّاسِ عَلَىٰ مُكْثٍ وَنَزَّلْنَاهُ تَنْزِيلًا

“Dan Al-Qur-an (Kami turunkan) berangsur-angsur agar engkau (Muhammad) membacakannya kepada manusia perlahan-lahan dan Kami menurunkannya secara bertahap.” [Al-Israa’: 106] Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: