Tanggapan Atas (Tuntutan Menjawab) Undangan Medsos Ustadz Adi Hidayat

newproject_1_original-14بسم الله الرحمن الرحيم

01. MENGAPA DITAHDZIR?

Telah berlalu lebih 1/2 tahun sejak tahdzir dan kritik terbuka Ustadz Abdullah Taslim, Ustadz Firanda Andirja, Ustadz Zainal Abidin, Ustadz Abul Jauzaa dan asatidzah lainnya terhadap Ustadz Adi Hidayat tersebar melalui pelbagai media. Tahdzir tersebut berawal dari beberapa video yang memuat ceramah beliau yang dinilai tidak sejalan dengan manhaj ahlussunnah khususnya dalam masalah aqidah. Contohnya video dengan tema: Baca pos ini lebih lanjut

Tidak Ada Yang Namanya Nasyid-Nasyid Islami Dalam Kitab-Kitab Salaf

Tidak Ada Yang Namanya Nasyid-Nasyid Islami Dalam Kitab-Kitab SalafHUKUM NASYID-NASYID ISLAMI

Oleh
Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani

Pertanyaan
Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani ditanya : Banyak beredar di kalangan pemuda muslim kaset-kaset nasyid yang mereka sebut “an-nasyid Islamiyyah”. Bagaimana sebenarnya permasalahan ini ? Baca pos ini lebih lanjut

VIDEO: BANTAHAN TELAK TERKAIT “KEHALALAN PAYTREEN” AGAR ORANG AWAM TIDAK TERKENA SYUBHAT

BANTAHAN TELAK TERKAIT “KEHALALAN PAYTREEN” AGAR ORANG AWAM TIDAK TERKENA SYUBHAT.

Video : Agar orang awam terhindar dari yg syubhat

Penceramah Dr. Erwandi Tarmizi MA
Masjid Agung 45 Makasar, 19 Agustus 2017
Penanya : Ustadz, apakah Paytreen itu Riba? (sudah mendapat sertifikat syariah)

Ustadz Erwandi : Bank syariah juga sertifikat terpenuhi, apakah berubah menjadi halal?

Yang punya produk ini masih mahasiswa saya, dulu di program………. Di kampus besar ……..
Dan begitu juga timnya,(saya tidak mengatakan dianya) timnya sudah mendiskusikan dan sudah saya sampaikan, karena dianya gak pernah masuk, pertemuan pertama, ke2, ke3, ke4, ke5 dia gak masuk2 kuliah, maka timnya yg diskusi dgn saya dan saya sampaikan perbaikan,tapi tidak mereka perbaiki,,
Karena jika mereka perbaiki .. HANCUR SISTEMnya,

Maka kemudian pertemuan ke-6 ,, mahasiswa ini masuk, dan dia ambil foto (dgn saya) sedang menuntut ilmu …. dan diupload di Fbnya,
Dan ketika saya menyatakan itu HARAM dan VIRAL di medsos, dia menyatakan ingin kembali belajar ke gurunya, tapi sampai sekarang gurunya tidak pernah menerima murid ini datang ke rumahnya untuk belajar kembali…
Kemudian beliau minta fatwa ….. Halal, keluar (sertifikat) Halal, apakah kemudian berubah? Saya kira perubahan dari awal akadnya tidak ada maka Tidak berubah (hukumnya)……
(ilustrasi lain)

Ada seseorang pengusaha property besar, kemudian dia ingin membuat sukuk untuk menambah modalnya,
lalu temannya (masih mahasiswa sy), mengingatkan dia, “kamu bikin sukuk apa sudah konsul dengan Dr Erwandi …..?”
jawabannya apa… “sy sudah tau jawabannya dari Dr Erwandi, bahwa sukuk haram, tapi kan ada ulama yg menghalalkannya …… ”
digandengannya ulama lain (pakar ekonomi syariah lainnya), dia buat sukuk,
sekarang untuk membuat sukuk dia harus jaminkan assetnya senilai Rp 600Milyar, sekarang dia harus membayar ujrahnya/fee atau bunganya sebanyak sebanyak Rp 580Milyar, dalam waktu dekat beberapa bulan ke depan tidak mampu dia membayar, maka asset yg dijaminkan di OJK, disita dan dibagi2 ke pemegang sukuk,
lalu datang timnya ke rumah saya “ustadz, kami ingin selamatkan dia”
jawab Dr Erwandi, “ya akhi, ente ingin selamatkan org kalo org terlupa gak masalah, saya bantu,
tapi org yg sengaja membuat dosa bagaimana menyelamatkannya? suruh dia bertaubat dulu kepada Allah baru saya bantu …….”
Sekarang ulama yg digandengnya tadi mengatakan “kamu darurat, boleh pinjam ke bank riba”

Dia gandeng ulamanya itu utk mendapatkan pinjaman riba, dia belum merasa jera, bahwasannya kehancuran dia bisa dipastikan oleh Allaah karena dia melakukan riba …… Allaah menghancurkan riba,
Untuk menyelamatkan dari riba dia buat riba yang baru, apakah Allaah ta’alla akan menyelamatkan dia? Pasti tidak!!!
Ini bedanya, orang tidak tahu atau TAHU KEMUDIAN CARI-CARI ULAMA YANG MENGHALALKANNYA… terserah

Penanya : jadi intinya, SERTIFIKAT meee MERUBAH YA?

Ustadz Erwandi : sekarang sy keluarkan sertifikat ini dia bilang Khamr, sy keluarkan sertifikat ,,stempel cap HALAL, ada yg mau minum???

Penanya : SUDAH JELAS (HARAM)

Semoga Allaah menghindarkan kita dari yg syubhat,,
Semoga Allaah Ta’alla membimbing kita untuk bisa melihat kebenaran sebagai kebenaran, dan memudahkan bagi kita untuk mengikutinya… aamiin.
Allahu a’lam

Oleh : Dr. Erwandi Tarmizi M.A ~ Pakar Muamalah.

Lulusan :
S2 jurusan Ushul Fiqh, Fakultas Syari’ah, Universitas Islam Al Imam Muhammad bin Saud, 2001-2005.

S3 jurusan Ushul fiqh, Fakultas Syari’ah, Universitas Islam Al Imam Muhammad bin Saud, 2006-2011.

Bolehkah Sholat Menghadap Kuburan?

BOLEH SHOLAT MENGHADAP KUBURAN?
(Kritikan terhadap al-Ustadz Abdussomad -hafizohullah- tentang pemahaman beliau terhadap hadits “Janganlah sholat mengarah ke kuburan”)

Tentu saling mengingatkan demi kebaikan adalah kebiasaan para ulama, nasihat dan masukan jika tujuannya baik dengan uslub yang baik tentu lebih bermanfaat. Sebelumnya saya pernah mengkritik beliau di link berikut (“Imam Syafi’i menyatakan pahala bacaan al-Qur’an sampai kepada mayat?”) Baca pos ini lebih lanjut

Menjawab Tuduhan Batil Terhadap Dakwah Syaikh Muhammad Bin Abdil Wahhab

keyboard_keys-wallpaper-2048x1536Abul Harits as-Salafy

KEDUSTAAN HIZBUT TAHRIR ATAS SYAIKH MUHAMMAD BIN ABDUL WAHHAB
Sudah menjadi adat dan kebiasaan firqoh-firqoh sesat untuk memusuhi dan memfitnah kepada pembela dakwah yang haq, yang menyeru manusia kepada jalan yang benar sesuai dengan perintah Allah dan Sunnah rasul-Nya. Abdul Qodim Zallum rahimahullahu, salah satu tokoh Hizbut Tahrir dengan bangga mengatakan dalam bukunya yang berjudul Kaifa Hudimat Khilafah (dalam versi Indonesianya berjudul Konspirasi Barat meruntuhkan Khilafah Islamiyah, hal. 5), sebagai berikut : “Inggris berupaya menyerang negara Islam dari dalam melalui agennya, Abdul Aziz bin Muhammad bin Saud. Gerakan Wahhabi diorganisasikan untuk mendirikan suatu kelompok masyarakat di dalam negara Islam yang dipimpin oleh Muhammad bin Saud dan dilanjutkan oleh anaknya, Abdul Aziz. Inggris memberi mereka bantuan dana dan senjata.”….. Baca pos ini lebih lanjut

Yahudi Bukan Israil

0aebc681-3945-4809-bf8a-f22369316d20-259-000000430ea37b41_tmpOleh
Syaikh Bakar bin Abdillah Abu Zaid
Syaikh Abu Ubaidah Masyhur bin Hasan Alu Salman.

Jika seseorang menyebut Israil, maka kata ini selalu disandingkan dengan Yahudi. Ini terjadi di banyak kalangan dari media, forum diskusi, bahkan majlis-majlis ta’lim, tak urung para pembicara tidak membedakan antara Yahudi dengan Israil. Seakan dua kata ini memiliki terminologi yang sama. Yahudi adalah Israil, dan Israil adalah Yahudi. Padahal penisbatan Yahudi kepada Israil merupakan kekeliruan !. Lantas, bagaimana kedua hal ini bisa disebut berbeda?

Berikut ini kami sampaikan penjelasan mengenai perbedaan ini, menurut pandangan Syaikh Bakar bin Abdillah Abu Zaid dan Syaikh Abu Ubaidah Masyhur bin Hasan Alu Salman. Baca pos ini lebih lanjut

Apakah Matahari Berputar Mengelilingi Bumi ?

imagesSyaikh Muhammad bin Shalih Utsaimin

Pertanyaan
Syaikh Muhammad bin Shalih Utsaimin ditanya: “Apakah Matahari berputar mengelilingi bumi?”.

Jawaban.
“Dhahirnya dalil-dalil syar’i menetapkan bahwa mataharilah yang berputar mengelilingi bumi dan dengan perputarannya itulah menyebabkan terjadinya pergantian siang dan malam di permukaan bumi, tidak ada hak bagi kita untuk melewati dhahirnya dalil-dalil ini kecuali dengan dalil yang lebih kuat dari hal itu yang memberi peluang bagi kita untuk menakwilkan dari dhahirnya. Diantara dalil-dalil yang menunjukkan bahwa matahari berputar mengelilingi bumi sehingga terjadi pergantian siang dan malam adalah sebagai berikut. Baca pos ini lebih lanjut

Kritik Untuk Saudaraku, Abdullah Hadrami

images (8)oleh: Umar bin Fauzi Baladraf

Tuduhan demi tuduhan tak henti-hentinya dihembuskan kepada Dakwah Salafiyah yang mubarokah ini dan para pengembannya. Tapi dengan izin Allah, Dakwah Salafiyah ini kan terus maju dan semakin menebarkan keharuman sunnah dan atsar di tengah umat. Dakwah Salafiyah kan selalu tegak diatas kebenaran, menampakkan yang benar dan tidak akan menyembunyikannya. Baca pos ini lebih lanjut

Terbukti ! Musik (Klasik) Bukan Obat Dan Tidak Membuat Pintar

images (22)Sudah banyak berita dan referensi yang menyatakan bahwa musik klasik (mozart) membuat orang/bayi dalam kadungan jadi pintar. Ini adalah kesalahan besar, salah satu beritanya:

“Lebih dari 15 tahun para ilmuwan terkecoh karena anggapan mendengarkan musik klasik dapat membuat seseorang lebih pintar. Sekarang, sejumlah peneliti dari University of Vienna, Austria yakni Jakob Pietschnig, Martin Voracek and Anton K. Formann menemukan bahwa tidak ada efek apapun terhadap kemampuan kognitif apabila anda atau bayi anda sering mendengar lagu klasik.”[1]  Baca pos ini lebih lanjut

VIDEO: “Apakah Berjenggot Dapat Mengurangi Kecerdasan ?” Ust Abdullah Taslim MA

Untuknya Kukirim Al-Fatihah..!!!

Studio_20150907_090418Oleh: Ustadz Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi

Pada suatu acara, seorang tokoh dengan serius mengatakan: “Sebelum acara ini kita mulai, marilah kita membukanya dengan bacaan al-Fatihah..” Serempak, para hadirin pun tunduk dan khusyuk membacanya bersama-sama.

Di penghujung acara, seorang tokoh diminta menutup acara dengan doa, maka dia pun menghadiahkan doanya untuk para wali yang telah meninggal dunia, lalu mengatakan:

“Al-Fatihah ala hadhroti syaikhina wa waliyyina..”

Kasus-kasus serupa mungkin sering kita jumpai dimasyarakat. Namun, pernahkah kita berfikir bahwa semua itu adalah tata cara beragama yang tidak ada contohnya dan diingkari oleh para ulama?! Marilah kita kaji bersama masalah ini dengan lapang dada. Baca pos ini lebih lanjut

Ada Apa Dengan Syaikh Ali Al-Halabi Dan Syaikh Kholid Al-Anbari -Hafidzahumallahu-???

Water

Water

Ustadz Abdurrahman Thoyyib As-Salafy

Diantara sekian banyak para masyayikh dakwah Salafiyah yang tidak selamat dari tuduhan Murji’ah yang dilontarkan oleh para harokiyin, sururiyin dan takfiriyin adalah Syaikh Ali bin Hasan Al-Halabi Al-Atsari dan Syaikh Kholid bin Ali bin Muhammad Al-Anbari –hafidzhumallahu-. Dan yang amat disayangkan adalah adanya fatwa Lanjah Daimah yang juga ikut serta mendukung orang-orang tersebut dengan menuduh bahwa di dalam beberapa kitab kedua syaikh tersebut terdapat pemikiran Murji’ah. Padahal kalau ditilik kembali kitab-kitab mereka tersebut sangat jauh dari pemikiran Murji’ah. Mereka adalah masyayaikh Ahlu Sunnah yang jauh dari pemikiran Murji’ah, aqidah mereka aqidah Salaf Ashabul Hadits khususnya yang berkaitan dengan masalah iman. Oleh karenanya Syaikh Ali bin Hasan dan Syaikh Kholid menulis jawaban akan fatwa Lajnah Daimah tersebut. Mereka berdua meminta kepada Lajnah Daimah untuk membuktikan dengan jelas mana pemikiran Murji’ah yang terdapat dalam kitab mereka. Baca pos ini lebih lanjut

VIDEO: Dialog Singkat “Menyikapi Islam Nusantara” Ust. Abdullah Roy, MA

Memperingati Maulid dalam rangka Mengingat Kelahiran Nabi

Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Peringatan Maulid Nabi dilakukan dalam rangka mengingat kelahiran, keistimewaan, mukjizat, sirah, dan mengetahui akhlak Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kita pun diperintahkan untuk melakukan hal-hal tadi dalam rangka menjadikan  meneladani beliau. Karena Allah Ta’ala berfirman, Baca pos ini lebih lanjut

Ajaran Tasawuf Merusak Aqidah Islam

Abdul Aziz bin Abdullah al-Husaini

Imam Syafi’i rahimahullah berkata : “Seandainya seorang menjadi sufi (bertasawwuf) di pagi hari, niscaya sebelum datang waktu Zhuhur, engkau tidak dapati dirinya, kecuali menjadi orang bodoh”. (al-Manaqib lil Baihaqi 2/207)

 

Wihdatul mashdar menjadi salah satu ciri Ahlu Sunnah wal Jama’ah dalam penetapan masaail aqidah, Mereka hanya berlandaskan misyakatun nubuwwah, wahyu dari Allah Ta’ala, tidak memandang akal, qiyas dan kasuf sebagai bagian sandaran aqidah. Justru tiga hal hal tersebut akan bertentangan banyak dengan nash al-Kitab dan Sunnah. Sehingga amat aneh bila ada orang yang mendahulukannya di atas hujjah-hujjah al-Qur’an dan Hadits. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam saja pernah menegur Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu dari sekedar melihat-lihat ‘lembar Taurat[1] yang sebelumnya merupakan kitab yang diturunkan dari langit telah dimasuki oleh tahrif-tahrif hasil penyelewengan tangan para pemuka agama mereka. Dan tentunya Taurat dalam konteks ini lebih afdhal daripada hasil qiyas akal manusia dan kayalan kalangan Sufi.[2] Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: