Boleh Makan dan Minum Sambil Berdiri

piring sendok garpu kayuDalam masalah ini, sebagian orang bersikap terlalu keras. Demikian sikap kami pula di masa silam. Namun setelah mengkaji dan melihat serta menimbang dalil ternyata dapat disimpulkan bahwa minum dan makan sambil berdiri sah-sah saja, artinya boleh. Karena dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah minum sambil berdiri dan keadaan lain sambil duduk. Intinya, ada kelonggaran dalam hal ini. Tetapi afdholnya dan lebih selamat adalah sambil duduk.

Kami awali pembahasan ini dengan melihat beberapa dalil yang menyebutkan larangan makan dan minum sambil berdiri, setelah itu dalil yang menyebutkan bolehnya. Lalu kita akan melihat bagaimana sikap para ulama dalam memandang dalil-dalil tersebut. Baca pos ini lebih lanjut

Hukum Memfoto Kaki Muslimah Berbalut Kaus Kaki

kaus-kaki-akhwat-muslimah-e1453705909718Di era social media ini ada tren baru di kalangan muslimah berhijab, yaitu sebagian mereka gemar memfoto kaki mereka yang berbalut kaus kaki. Kemudian foto tersebut di-upload ke social media atau ke internet. Bagaimana hukum syar’i mengenai hal ini?

Apakah kaus kaki sudah cukup untuk menutupi kaki?

Kaki sudah jelas merupakan aurat yang wajib untuk ditutup. Untuk penjelasan lebih rinci mengenai masalah ini silakan simak artikel “Saudariku, Kaki Juga Aurat Yang Wajib Ditutup“.

Namun memfoto kaki lalu menyebarkan foto tersebut ke publik, ini merupakan turunan dari bahasan “apakah kaus kaki sudah cukup untuk menutupi kaki?”. Karena jika kaus kaki dianggap belum memenuhi syarat untuk menutup aurat (yaitu kaki) maka tentu tidak boleh memperlihatkannya kepada lelaki yang bukan mahram. Baca pos ini lebih lanjut

Keajaiban Hadits Lalat

images (20)Ustadz Abu Ubaidah Yusuf As-Sidawy

KEAJAIBAN HADITS  LALAT[1]

Fenomena pengingkaran terhadap sunnah semakian menggeliat di masa kini. Berbagai media telah berjasa besar untuk propaganda tersebut. Semakin banyak kader-kader yang disiapkan untuk
menyerang hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka menempuh beberapa jalur untuk menuju ke terminalnya, sekalipun berbeda jalannya namun tujuan tetap sama.

Imam asy-Syathibi rahimahullah menjelaskan metode ahli bid’ah tersebut dengan ucapannya: Baca pos ini lebih lanjut

Terbukti ! Musik (Klasik) Bukan Obat Dan Tidak Membuat Pintar

images (22)Sudah banyak berita dan referensi yang menyatakan bahwa musik klasik (mozart) membuat orang/bayi dalam kadungan jadi pintar. Ini adalah kesalahan besar, salah satu beritanya:

“Lebih dari 15 tahun para ilmuwan terkecoh karena anggapan mendengarkan musik klasik dapat membuat seseorang lebih pintar. Sekarang, sejumlah peneliti dari University of Vienna, Austria yakni Jakob Pietschnig, Martin Voracek and Anton K. Formann menemukan bahwa tidak ada efek apapun terhadap kemampuan kognitif apabila anda atau bayi anda sering mendengar lagu klasik.”[1]  Baca pos ini lebih lanjut

Larangan Memiji Seseorang di Hadapannya

unnamed (1)Dari Abu Musa al-Asy’ari radhiyallāhu ‘anhu, dia berkata, “Nabi Shallallaahu ’alaihi wa Sallam pernah mendengar seorang lelaki sedang menyanjung lelaki lainnya dan melampaui batas dalam memujinya, lalu beliau bersabda,

أَهْلَكْتُمْ أَوْ قَطَعْتُمْ ظَهْرَ الرَّجُلِ

“Kalian telah menghancurkan atau mematahkan punggung orang tersebut.”[1]

Dari Abu Bakrah radhiyallāhu ‘anhu, bahwasanya seseorang pernah disebut di depan Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam, lalu seseorang memuji baik kepadanya, maka Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, Baca pos ini lebih lanjut

Lima Rukun Islam

Studio_20151023_182318Ustadz Abu Isma’il Muslim al Atsari
Agama Islam ibarat sebuah bangunan kokoh yang menaungi pemeluknya dan menjaganya dari bahaya dan keburukan. Bangunan Islam ini memiliki lima tiang penegak, sebagaimana disebutkan di dalam hadits-hadits yang shahih. Maka alangkah pentingnya kita memahami masalah ini dengan keterangan ulama Islam. Berikut ini adalah hadits-hadits tersebut. Baca pos ini lebih lanjut

Hati-Hati dengan Ruwaibidhah

Studio_20151110_091512Ada yang bertanya, “Apa yang dimaksud Ruwaibidhah?”. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Orang bodoh yang turut campur dalam urusan masyarakat luas.”

Imam Ibnu Majah rahimahullah meriwayatkan di dalam Sunannya :

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ قُدَامَةَ الْجُمَحِيُّ عَنْ إِسْحَقَ بْنِ أَبِي الْفُرَاتِ عَنْ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَيَأْتِي عَلَى النَّاسِ سَنَوَاتٌ خَدَّاعَاتُ يُصَدَّقُ فِيهَا الْكَاذِبُ وَيُكَذَّبُ فِيهَا الصَّادِقُ وَيُؤْتَمَنُ فِيهَا الْخَائِنُ وَيُخَوَّنُ فِيهَا الْأَمِينُ وَيَنْطِقُ فِيهَا الرُّوَيْبِضَةُ قِيلَ وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ قَالَ الرَّجُلُ التَّافِهُ فِي أَمْرِ الْعَامَّةِ

Abu Bakr bin Abi Syaibah menuturkan kepada kami. Dia berkata; Yazid bin Harun menuturkan kepada kami. Dia berkata; Abdul Malik bin Qudamah al-Jumahi menuturkan kepada kami dari Ishaq bin Abil Farrat dari al-Maqburi dari Abu Hurairah -radhiyallahu’anhu-, dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Baca pos ini lebih lanjut

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 2.216 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: