Larangan Menyentuh Perempuan yang Bukan Mahram

Islam melarang segala bentuk kerusakan dan keburukan

Allah Ta’ala berfirman:

{إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ}

Sesungguhnya Allah memerintahkan (kepadamu) untuk berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu daoat mengambil pelajaran” (QS an-Nahl:90). Baca pos ini lebih lanjut

Amalan di Hari Tasyrik

DIrsMiBVoAA6oG2.jpg_largeBismillah was shalatu was salamu ala rasulillah, wa ba’du

Pengertian Hari Tasyrik

Istilah tasyrik diambil dari kata [شرقت الشمش] yang artinya matahari terbit. Menjemur sesuatu, dalam bahasa Arab dinyatakan: [شَرَّقَ الشَيْءَ لِلشَّمْشِ].

Hari tasyrik adalah tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Ada juga yang menyatakan, bahwa hari tasyrik meliputi empat hari, hari Idul Adha dan 3 hari setelahnya. Baca pos ini lebih lanjut

Khutbah Idul Fitri: Istiqomah Setelah Ramadhan

Khutbah Pertama:

الله أكبر، الله أكبر، الله أكبر، لا إله إلا الله، والله أكبر، ولله الحمد، الله أكبر كلما أفاضَ الربُّ على الخلق من الخيرات، الله أكبر كلما تجاوزَ عن السيئات، الله أكبر كلما رفعَ السائِلون أيديهم إلى الله بأنواع الحاجات، الله أكبر عدد ما أعدَّ الله للصائمين من قُرَّة أعينٍ في الجنات، الله أكبر رِضا نفسه، وزِنةَ عرشه، ومِدادَ كلماته، وعددَ خلقه.

وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، له المُلك وله الحمدُ، وأشهد أن نبيَّنا وسيِّدَنا محمدًا عبده ورسوله أفضلُ من صلَّى وصام، ووفَّى كلَّ مقامٍ لربِّه من التعبُّد، اللهم صلِّ وسلِّم وبارِك على عبدِك ورسولِك محمدٍ، وعلى آله وصحبِه الذين فازُوا بالسَّبق إلى الطاعات والتفرُّد.

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الحَمْدُ Baca pos ini lebih lanjut

Taqwallah (Khutbah ‘Iedul Fithri 1 Syawwal 1438 H)

إن الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له

يأيها الذين آمنوا اتقوا الله حق تقاته، ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar walillahil hamd…
Ma’aasyirol Muslimin….

Alhamdu lillah… Pujian tiada terhingga kita panjatkan kepada Robb kita, Yang telah memberikan kita karunia untuk bisa beribadah selama bulan Ramadhan. Untuk bisa menyempurnakan puasa sebulan penuh. Sungguh betapa banyak saudara-saudara kita yang berangan-angan merasakan apa yang kita rasakan akan tetapi ajal lebih dahulu menjemput mereka. Banyak sahabat kita, banyak tetangga kita, kerabat kita yang pada tahun ini tidak bisa melaksanakan ibadah di bulan puasa. Baca pos ini lebih lanjut

Ucapan Selamat Lebaran Idul Fitri 1438H Radio Rodja Kendari 101.0 FM

19399942_357885467959969_7074495901384746705_n.jpg

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438H

19396996_1552376314809400_9050223927969259957_n

Video: Ceramah Singkat “Nasehat Idul fitr” Ust. Abdullah Taslim MA

Video: “Bincang Santai Seputar Maaf-Maafan Pada Lebaran Idul Fitr” Ust. Abdullah Taslim, MA

Penukaran Uang Lebaran – Tradisi Riba

penukaran-uang-lebaran-696x435Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Allah mengingatkan kepada orang yang beriman, agar setiap kali terjadi benturan antara aturan syariat dengan tradisi, mereka harus mengedepankan aturan syariat.

Alah Ta’la berfirman,

فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُونَ حَتَّى يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لَا يَجِدُوا فِي أَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

“Demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.” (QS. an-Nisa: 65).

Dalam ilmu hukum, kita diajarkan, jika hukum yang lebih rendah bertentangan dengan hukum yang lebih tinggi, maka hukum yang lebih tinggi harus dikedepankan. Baca pos ini lebih lanjut

Derajat Hadits Puasa Hari Tarwiyah

Studio_20150922_165256Al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat

Sudah terlalu sering saya ditanya tentang puasa pada hari tarwiyah (tanggal delapan Dzulhijjah) yang biasa diamalkan oleh umumnya kaum muslimin. Mereka berpuasa selama dua hari yaitu pada tanggal delapan dan sembilan Dzulhijjah (hari Arafah). Dan selalu pertanyaan itu saya jawab : Saya tidak tahu! Karena memang saya belum mendapatkan haditsnya yang mereka jadikan sandaran untuk berpuasa pada hari tarwiyah tersebut.
Baca pos ini lebih lanjut

VIDEO: Seuntai Nasihat: “Tata Cara dan Adab Dalam Menyembelih Qurban” Ust. Badrus Salam Lc

VIDEO: Panduan Ibadah Adab Safar (Dilengkapi Ilustrasi Lengkap) – Mudik Lebaran 2015

Shalat ‘Ied (Hari Raya) Di Masjid, Bolehkah?

Shalat ‘Ied (Hari Raya) Di Masjid, BolehkahUstadz Abdullah bin Taslim MA

Shalat ‘Ied (hari raya) adalah salah satu syi’ar(simbol keagungan dan kemuliaan) [1] Islam yang sangat agung [2] dan melambangkan ketinggian agama Allah Ta’ala yang mulia ini.

Oleh karena itu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam selalu melaksanakannya di tanah lapang di luar masjid, bahkan tidak ada satu riwayatpun yang shahih bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam pernah melaksanakannya di masjid. Kemudian para Shahabat sepeninggal Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam juga mempraktetakkan sunnah ini dengan baik. [3] Baca pos ini lebih lanjut

Maaf-Memaafkan Dalam Rangka Hari Raya Disyariatkan?

Ustadz Abdullah Taslim. MA

Mudah memaafkan, penyayang terhadap sesama muslim dan lapang dada terhadap kesalahan mereka merupakan amal shaleh yang keutamaannya besar dan sangat dianjurkan dalam Islam.

Allah Ta’ala berfirman:

{خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِين}

“Jadilah engkau pema’af dan suruhlah orang mengerjakan perbuatan baik, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh” (QS al-A’raaf:199). Baca pos ini lebih lanjut

Download Audio: Kewajiban Ketaatan Kepada Pemerintah Dalam Penetapan Hilal

Alhamdulillah, Rekaman kajian yang InsyaAllah dapat menjawab polemik yang sering terjadi di Indonesia dalam menetapkan hilal dan hari Ied. Disampaikan oleh dua nara sumber yaitu Ustadz Abu Yahya Badrusalam dan Ustadz Abu Abdil Muhsin Firanda Andirja. Semoga bermanfaat bagi ummat islam di tanah air, silahkan download pada link berikut: Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: