Video: Ceramah Singkat “Nasehat Idul fitr” Ust. Abdullah Taslim MA

Video: “Bincang Santai Seputar Maaf-Maafan Pada Lebaran Idul Fitr” Ust. Abdullah Taslim, MA

Penukaran Uang Lebaran – Tradisi Riba

penukaran-uang-lebaran-696x435Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Allah mengingatkan kepada orang yang beriman, agar setiap kali terjadi benturan antara aturan syariat dengan tradisi, mereka harus mengedepankan aturan syariat.

Alah Ta’la berfirman,

فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُونَ حَتَّى يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لَا يَجِدُوا فِي أَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

“Demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.” (QS. an-Nisa: 65).

Dalam ilmu hukum, kita diajarkan, jika hukum yang lebih rendah bertentangan dengan hukum yang lebih tinggi, maka hukum yang lebih tinggi harus dikedepankan. Baca pos ini lebih lanjut

Derajat Hadits Puasa Hari Tarwiyah

Studio_20150922_165256Al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat

Sudah terlalu sering saya ditanya tentang puasa pada hari tarwiyah (tanggal delapan Dzulhijjah) yang biasa diamalkan oleh umumnya kaum muslimin. Mereka berpuasa selama dua hari yaitu pada tanggal delapan dan sembilan Dzulhijjah (hari Arafah). Dan selalu pertanyaan itu saya jawab : Saya tidak tahu! Karena memang saya belum mendapatkan haditsnya yang mereka jadikan sandaran untuk berpuasa pada hari tarwiyah tersebut.
Baca pos ini lebih lanjut

VIDEO: Seuntai Nasihat: “Tata Cara dan Adab Dalam Menyembelih Qurban” Ust. Badrus Salam Lc

VIDEO: Panduan Ibadah Adab Safar (Dilengkapi Ilustrasi Lengkap) – Mudik Lebaran 2015

Shalat ‘Ied (Hari Raya) Di Masjid, Bolehkah?

Shalat ‘Ied (Hari Raya) Di Masjid, BolehkahUstadz Abdullah bin Taslim MA

Shalat ‘Ied (hari raya) adalah salah satu syi’ar(simbol keagungan dan kemuliaan) [1] Islam yang sangat agung [2] dan melambangkan ketinggian agama Allah Ta’ala yang mulia ini.

Oleh karena itu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam selalu melaksanakannya di tanah lapang di luar masjid, bahkan tidak ada satu riwayatpun yang shahih bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam pernah melaksanakannya di masjid. Kemudian para Shahabat sepeninggal Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam juga mempraktetakkan sunnah ini dengan baik. [3] Baca pos ini lebih lanjut

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 2.248 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: