VIDEO Belajar Tahsin : Surat Al-Fatihah – Ust. Abdurrahim bin Syamsuri

Iklan

Regulasi Umar Bin Khatab Dalam Melindungi Pasar

Regulasi Umar Bin Khatab Dalam Melindungi PasarOleh: Ustadz Ahmad Anshori, Lc

Masalah halal haram ini menjadi sangat penting. Karena berkaitan erat dengan kesejahteraan masyarakat suatu negara, bahkan keberkahan ekonomi suatu negara. Bayangkan saja, sesuap nasi haram yang masuk ke perut kita, akan menjadi penyebab tidak terkabulnya doa.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ يَا رَبِّ يَا رَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِىَ بِالْحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ Baca pos ini lebih lanjut

Hadits-Hadits Tentang Shalat Dengan Memakai Sandal

Hadits-Hadits Tentang Shalat Dengan Memakai SandalDi antara sunnah Nabi yang banyak ditinggalkan umat Islam saat ini adalah shalat dengan memakai sandal. Bahkan sebagian umat Islam menganggap aneh dan mencela hal ini karena ketidak-pahaman mereka. Padahal hadits-hadits mengenai hal ini sangatlah banyak. Hadits-hadits tersebut menunjukkan bahwa Nabi kita tercinta shallallahu’alaihi wa sallam terkadang shalat dengan menggunakan sandal dan bahkan beliau memerintahkan umatnya untuk terkadang shalat dengan memakai sandal.

Berikut ini beberapa hadits tersebut. Baca pos ini lebih lanjut

Bersalaman Atau Berjabat Tangan Setelah Shalat

Bersalaman Atau Berjabat Tangan Setelah ShalatOleh
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Pertanyaa,
Syaikh Abdul Aiz bin Abdullah bin Baz ditanya : Bagaimana hukum bersalaman setelah shalat, dan apakah ada perbedaan antara shalat fardhu dan shalat sunnah ? Baca pos ini lebih lanjut

VIDEO: “Hukum Go-pay dan E-Money” Ust. Dr. Erwandi Tarmizi, MA

Jual Beli Gharar

jual beli ghararUstadz Abu Asma Kholid Syamhudi

DEFINISI GHARAR
Menurut bahasa Arab, makna al-gharar adalah, al-khathr (pertaruhan) [1]. Sehingga Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah menyatakan, al-gharar adalah yang tidak jelas hasilnya (majhul al-‘aqibah) [2]. Sedangkan menurut Syaikh As-Sa’di, al-gharar adalah al-mukhatharah (pertaruhan) dan al-jahalah (ketidak jelasan). Perihal ini masuk dalam kategori perjudian [3].

Sehingga , dari penjelasan ini, dapat diambil pengertian, yang dimaksud jual beli gharar adalah, semua jual beli yang mengandung ketidakjelasan ; pertaruhan, atau perjudian. [4] Baca pos ini lebih lanjut

Semangat Generasi As-Salafush Sholih Dalam Mencari Rezeki Yang Halal

Semangat Generasi As-Salafush Sholih Dalam Mencari Rezeki Yang HalalOleh Ustadz Muhammad Wasitho, MA
 
Bismillah. Berikut ini kami akan sebutkan beberapa atsar atau riwayat dari sebagian ulama generasi as-salafush sholih tentang upaya dan semangat mereka dalam bekerja dan mencari nafkah yang HALAL.
 
عن حماد بن زيد قال: قال لي أيوب: الزم سوقك فإنك لا تزال كريمًا على إخوانك ما لم تحتج إليهم.
 
1. Dari Hammad bin Said rahimahullah, ia berkata:
 
“Ayub rahimahullah berkata padaku; ‘Tetaplah kau berdagang, karena sesungguhnya kamu senantiasa mulia dan terhormat di hadapan saudara-saudaramu selagi kamu tidak mengajukan kebutuhanmu kepada mereka.”
 
(Lihat Hilyatul Auliya’ karya Abu Nu’aim Al-Ashbahani I/434)

Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: