Fatwa Ulama: Hukum Menerima Hadiah Dari Non-Muslim Di Hari Raya Mereka

Fatwa Syaikh Muhammad Al Imam hafizhahullah

Soal:
Apa hukum menerima hadiah dari orang kafir terutama pada hari raya mereka?

Jawab:
Sudah ma’ruf (diketahui bersama) bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam terkadang menerima hadiah dari orang kafir. Dan terkadang beliau menolak hadiah dari sebagian para raja dan pemimin kaum kafirin. Oleh karena itu para ulama memberikan kaidah dalam menerima hadiah dari orang kafir. Demikian juga halnya hadiah dari ahli maksiat dan orang yang menyimpang. Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

Hukum Menerima Hadiah Natal

DC331337-27FC-44F8-8EF1-3E9C2E7D3FF7Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah

Pertama, Islam membolehkan umatnya untuk menerima hadiah dari orang kafir. Apalagi jika tujuannya dalam rangka mengambil hati mereka dan memotivasi mereka untuk simpati pada Islam. Sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima hadiah dari beberapa raja kafir, seperti beliau pernah menerima hadiah dari Muqauqis, raja mesir yang beragama nasrani. Baca pos ini lebih lanjut

VIDEO: Pengajian: Hukum Mengucapkan Selamat Natal dan Ikut dalam Perayaan Natal, Syaikh Muhammad Musa Nasr

Info: Tabligh Akbar ” Tauhid Jalan Meraih Kebahagiaan dan Kejayaan” Syaikh DR. Ibrahim bin Amir ar-Ruhaily # Jakarta 7 Januari 2018

25353778_2274370852589079_6924344599360869807_n

Boleh Shalat Di Rumah Ketika Hujan

Yulian Purnama

  1. Dibolehkan bagi lelaki untuk tidak menghadiri shalat jama’ah di masjid lalu ia shalat di rumahnya jika ada masyaqqah (kesulitan) seperti hujan, adanya angin, udara sangat dingin atau semacamnya.

Dari Ibnu Umar radhiallahu’anhuma:

كَانَ يَأْمُرُ مُؤَذِّنًا يُؤَذِّنُ ، ثُمَّ يَقُولُ عَلَى إِثْرِهِ ‏‏: ” أَلَا صَلُّوا فِي ‏‏الرِّحَالِ ‏” فِي اللَّيْلَةِ الْبَارِدَةِ أَوْ الْمَطِيرَةِ فِي السَّفَرِ

Dahulu Nabi memerintahkan muadzin beradzan lalu di akhirnya ditambahkan lafadz /shalluu fii rihaalikum/ (shalatlah di rumah-rumah kalian) ketika malam sangat dingin atau hujan dalam safar” (HR. Bukhari no. 616, Muslim no. 699).

Baca pos ini lebih lanjut

Tanggapan Atas (Tuntutan Menjawab) Undangan Medsos Ustadz Adi Hidayat

newproject_1_original-14بسم الله الرحمن الرحيم

01. MENGAPA DITAHDZIR?

Telah berlalu lebih 1/2 tahun sejak tahdzir dan kritik terbuka Ustadz Abdullah Taslim, Ustadz Firanda Andirja, Ustadz Zainal Abidin, Ustadz Abul Jauzaa dan asatidzah lainnya terhadap Ustadz Adi Hidayat tersebar melalui pelbagai media. Tahdzir tersebut berawal dari beberapa video yang memuat ceramah beliau yang dinilai tidak sejalan dengan manhaj ahlussunnah khususnya dalam masalah aqidah. Contohnya video dengan tema: Baca pos ini lebih lanjut

Kewajiban Mengganti Barang Orang Lain

EAF656C7-2217-4D16-902E-C97187A4089FKaidah fiqhiyyah:

مَنْ أَتْلَفَ شَيئًا لِيَنْتَفِعَ بِهِ ضَمِنَهُ ومَنْ أَتْلَفَ دَفْعًا لِمَضَرَّتِهِ فَلَا ضَمَاننَ عَلَيْهَ

“Barang siapa yang merusak sesuatu karena memanfaatkannya maka harus menggantinya, namun jika merusak sesuatu karena menolak madharatnya maka tidak wajib mengganti”. Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: