Menggerakkan Telunjuk Saat Tasyahud

Hukum Menggerakkan Telunjuk saat TasyahudPertanyaan.
Apakah benar hadist yang menganjurkan kita untuk menggerak-gerakkan jari telunjuk dalam tasyahud itu tidak shahih?

Jawaban.
Permasalahan shahih dan tidak shahih hadits yang menganjurkan kita untuk menggerak-gerakkan jari telunjuk dalam tasyahud merupakan salah satu masalah yang juga diperselishkan para Ulama.

Secara ringkas masalah menggerak-gerakkan jari telunjuk ketika tasyahud atau tidak mengerak-gerakkannya dapat dijelaskan sebagai berikut : Baca pos ini lebih lanjut

Teladan Salaf Dalam Mendidik Anak Shalat

Teladan Salaf Dalam Mendidik Anak ShalatShalat adalah ibadah yang paling penting dan utama dari sekian banyak jenis ibadah. Oleh karena itu, shalat menjadi rukun Islam kedua setelah kalimat syahadat. Banyak dalil yang menunjukkan akan pentingnya ibadah shalat. Pensyariatan shalat yang langsung disampaikan oleh Allah kepada Nabi Muhammad – shallallahu ‘alaihi wa sallam – tanpa perantara Malaikat Jibril, ketika mi’raj, adalah salah satu dari sekian banyak dalil itu.

Karena pentingnya perkara shalat ini, para Nabi pun senantiasa diperintahkan untuk shalat. Nabi Isa – ‘alaihissalam – sebagai contoh, beliau berkata sebagaimana disampaikan oleh Allah dalam firman-Nya, Baca pos ini lebih lanjut

Fatwa Ulama: Berdoa Secara Berjamaah Setelah Shalat

images (21)Soal:

Saya menyaksikan sebagian orang yang shalat, setelah selesai shalat mereka berdoa kepada Allah dengan berjamaah. Ini dilakukan setiap selesai shalat. Apakah ini dibolehkan? Mohon berikan jawaban kepada kami, semoga anda dibalas dengan pahala.

Jawab: Baca pos ini lebih lanjut

Shalat Gerhana Untuk Yang Menyaksikan Gerhana

images (25)Shalat gerhana diperintahkan bagi mereka menyaksikan langsung peristiwa gerhana saja. Adapun bagi yang wilayahnya tidak dilalui gerhana, atau tertutupi awan, maka tidak diperintahkan untuk melakukan shalat gerhana. Kemudian, acuan untuk shalat gerhana, adalah ru’yah (menyaksikan secara langsung), bukan analisa dari ahli falak atau astronomi.

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, Baca pos ini lebih lanjut

Hukum Berjalan Dalam Keadaan Shalat Untuk Mencari Sutroh

unnamedFatwa Asy-Syaikh Ibnu Baz & Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahumallah.

✏ Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah :

Makmum ketika imam telah salam, maka ia menjadi munfarid/sendirian. Maka dalam keadaan ini -sutroh imam adalah sutroh baginya (makmum) – tidak berlaku lagi, karena si imam saat ini bukan lagi imam, ia sudah berpindah dari posisinya sebagai imam.

Namun setelah itu jika makmum kembali berdiri meneruskan shalat, apakah disyari’atkan bagi makmum untuk mencari sutroh? Yang nampak bagiku, TIDAK DISYARIATKAN untuk mencari sutroh. Karena para sahabat Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam ketika mereka masbuk dan hendak menyelesaikan sisa shalatnya, mereka TIDAK LAGI MENCARI SUTROH. Lalu jika kita katakan bahwa sebaiknya mencari sutroh, atau bahkan wajib bagi yang berpendapat wajibnya sutroh, maka pada umumnya diperlukan melangkah dan gerakan yang tentunya tidak bisa kita bolehkan KECUALI DENGAN DALIL YANG TEGAS. Baca pos ini lebih lanjut

Peringatan Penting Tentang Kesalahan Sesudah Shalat

Studio_20150721_060211Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas

Beberapa hal biasa dilakukan oleh banyak orang setelah shalat fardhu (wajib) yang lima waktu, tapi tidak ada contoh dan dalil dari Rasulullah  صلي الله عليه وسلم dan para Sahabat ridhwaanullaah ‘alaihim ajma’iin.

Di antara kesalahan dan bid’ah tersebut ialah: Baca pos ini lebih lanjut

Shalat Sunnah 4 Rakaat Setelah Shalat Isya

kolom-sholat-mencegah-perbuatan-keji-dan-mungkar-1011_lUstadz Badru Salam, Lc حفظه الله تعالى

Sunnah Yang Terlupakan

Abdullah bin Amru bin Al ‘Ash berkata, “Siapa yang sholat (sunnah) 4 rokaat setelah (Sholat) Isya’, maka 4 roka’at tersebut seperti keutamaannya 4 ROKA’ATNYA malam Laitul Qodar.” (HR Ibnu Abi Syaibah dalam Al Mushonnaf no 7273. Sanadnya shahih).

‘Aisyah radliyallahu ‘anha berkata, “4 roka’at setelah (Sholat) Isya’, sebanding dengan yang semisal 4 ROKA’AT TERSEBUT pada malam Lailatul Qodar.” (HR Ibnu Abi Syaibah no 7274. Sanadnya shahih sesuai syarat Bukhari dan Muslim). Baca pos ini lebih lanjut

Shalat ‘Ied (Hari Raya) Di Masjid, Bolehkah?

Shalat ‘Ied (Hari Raya) Di Masjid, BolehkahUstadz Abdullah bin Taslim MA

Shalat ‘Ied (hari raya) adalah salah satu syi’ar(simbol keagungan dan kemuliaan) [1] Islam yang sangat agung [2] dan melambangkan ketinggian agama Allah Ta’ala yang mulia ini.

Oleh karena itu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam selalu melaksanakannya di tanah lapang di luar masjid, bahkan tidak ada satu riwayatpun yang shahih bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam pernah melaksanakannya di masjid. Kemudian para Shahabat sepeninggal Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam juga mempraktetakkan sunnah ini dengan baik. [3] Baca pos ini lebih lanjut

Bacaan Dzikir Setelah Shalat

Dzikir setelah ShalatAlhamdulillah, shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Dzikir akan menguatkan seorang muslim dalam ibadah, hati akan terasa tenang dan mudah mendapatkan pertolongan Allah. Dzikir setelah shalat adalah di antara dzikir yang mesti kita amalkan. Seusai shalat tidak langsung bubar, namun hendaknya kita merutinkan beristighfar dan bacaan dzikir lainnya. Baca pos ini lebih lanjut

VIDEO: Panduan Ibadah Adab Sholat Berjamaah

Sholat Gerhana

gerhana-matahariUst. Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

Alhamdulillah, was sholatu was salamu ala Rosulillah, wa ba`du;

Gerhana adalah peristiwa tertutupnya cahaya sinar baik matahari atau bulan dikarenakan sebab yang tidak biasa terjadi.
Dalam agama islam hal ini dinamakan khusyuf, dengan huruf kho` dan kaf .

Terjadinya gerhana merupakan kekuasaan Allah Ta`ala semata, dalam rangka agar para hamba takut dan kembali kepada Nya, sebagai mana sabda Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam, “Sesungguhnya matahari dan bulan merupakan ayat dan tanda dari tanda kebesaran Allah Ta`ala, tidaklah terjadi suatu gerhana dikarenakan wafat atau hidup nya seseorang, akan tetapi Allah Ta`ala menakuti para hamba Nya dengan keduanya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Baca pos ini lebih lanjut

VIDEO: Bacaan Dzikir Setelah Shalat Dan Keutamaannya

 

Baca pos ini lebih lanjut

Macam – Macam Doa Istiftah

Macam – Macam Doa IstiftahDoa Istiftah adalah doa yang dibaca ketika shalat, antara takbiratul ihram dan ta’awudz sebelum membaca surat Al Fatihah.

Hukum Membaca Doa Istiftah

Hukum membacanya adalah sunnah. Diantaranya dalilnya adalah hadist dari Abu Hurairah:

كان رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إذا كبَّر في الصلاة؛ سكتَ هُنَيَّة قبل أن يقرأ. فقلت: يا رسول الله! بأبي أنت وأمي؛ أرأيت سكوتك بين التكبير والقراءة؛ ما تقول؟ قال: ” أقول: … ” فذكره

Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam setelah bertakbir ketika shalat, ia diam sejenak sebelum membaca ayat. Maka aku pun bertanya kepada beliau, wahai Rasulullah, kutebus engkau dengan ayah dan ibuku, aku melihatmu berdiam antara takbir dan bacaan ayat. Apa yang engkau baca ketika itu adalah:… (beliau menyebutkan doa istiftah)” (Muttafaqun ‘alaih) Baca pos ini lebih lanjut

[VIDEO] Shalat Isya Langsung Setelah Adzan Karena Ingin Nonton Bola

Sebagian lelaki Muslim karena ingin melihat pertandingan sepak bola atau karena alasan lainnya, seketika adzan Isya selesai dikumandangkan mereka langsung shalat di rumah, tidak pergi ke masjid. Bagaimana hukum perbuatan ini?

Simak penjelasan Syaikh Khalid Al Mushlih berikut ini (aktifkan caption bahasa Indonesia) Baca pos ini lebih lanjut

Video Pengajian: Tips dan Cara Khusyu’ dalam Sholat – Ust Abdullah Taslim. MA

%d blogger menyukai ini: