Dua Jawaban Untuk Menolak Bid’ah Hasanah

8f591597-f81d-4dc0-89fa-9f6c395de684-2329-0000025b7f38a380_tmpRaehanul Bahraen

Bid’ah hasanah yaitu menganggapnya suatu kebaikan dan membolehkan adanya bid’ah [hal-hal baru dalam agama yang tidak ada tuntunannya dari syariat, dianggap sebagai ibadah dan terus-menerus dilakukan dengan cara, waktu, tempat yang sama]. Contoh bid’ah adalah yasinan dan maulid. Baca pos ini lebih lanjut

Memperingati Maulid dalam rangka Mengingat Kelahiran Nabi

Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Peringatan Maulid Nabi dilakukan dalam rangka mengingat kelahiran, keistimewaan, mukjizat, sirah, dan mengetahui akhlak Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kita pun diperintahkan untuk melakukan hal-hal tadi dalam rangka menjadikan  meneladani beliau. Karena Allah Ta’ala berfirman, Baca pos ini lebih lanjut

MAULID : Tinjauan Sejarah dan Analisa Dampak

Sejarah lahirnya Maulid

Syaikh ‘Ali Mahfudzh dalam bukunya menerangkan, “Ada yang mengatakan bahwa yang pertama kali mengadakannya ialah para Khalifah Bani Fahimiyyah di Kairo pada abad keempat Hijriyah. Mereka merayakan perayaan bid’ah enam maulid, yaitu: Maulid Nabi saw, Maulid Imam ‘Ali ra, Maulid Sayyidah Fathimah Az-Zahra radhiallahuanha, Maulid Al-Hasan dan Al-Husein dan maulid Khalifah yang sedang berkuasa. Perayaan tersebut terus berlangsung dalam berbagai bentuknya sampai dilarang pada zaman pemerintahan Al-Afdhal Amirul Juyusy. Perayaan ini kemudian dihidupkan kembali di zaman pemerintahan Al-Hakim biamrillah pada tahun 524 Hijriyah setelah orang-orang hampir melupakannya. Dan yang pertama kali maulid Nabi dikota Irbil adalah Raja Al-Mudhaffar Abu Said di abad ketujuh dan terus berlangsung sampai di zaman kita ini. Orang-orang memperluas acaranya dan menciptakan bid’ahbid’ah sesuai dengan selera hawa nafsu mereka yang diilhamkan oleh syaithan , jin dan manusia kepada mereka.” [Al-Ibda’ fi madhiril ibtida’: 126]. Baca pos ini lebih lanjut

Download Audio: Polemik Perayaan Maulid Nabi (Ust. Abu Ubaidah Yusuf As-Sidawi)

Bismillah, Silahkan download rekaman kajian Umum bersama Ustadz Abu Ubaidah As Sidawi (pengasuh website: www.abiubaidah.com) di Ma’had Al Ukhuwah, Sukoharjo, pada hari Ahad, 14 Februari 2010.  Kajian ini mengambil tema POLEMIK PERAYAAN MAULID NABI dengan mengambil rujukan dari buku yang beliau tulis sendiri. Semoga kajian inin bermanfaat bagi seluruh kaum Muslimin, khususnya bagi yang ingin merayakan Maulid Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, wajib mendengarkan ceramah ini. Silakan download pada link berikut: Baca pos ini lebih lanjut

Antara Cinta Rosul & Maulid Nabi

Sebenarnya adakah kaitan antara cinta Rosul dan perayaan maulid, alias hari kelahiran beliau? Pertanyaan ini mungkin terdengar aneh bagi mereka yang kerap merayakannya. Bagaimana tidak, sedang disana dibacakan sejarah hidup beliau, diiringi dengan syair-syair pujian dalam bahasa Arab untuk beliau (yang dikenal dengan nama burdah), yang kesemuanya tak lain demi mengenang jasa beliau dan memupuk cinta kita kepadanya…?

Dalam sebuah muktamar negara-negara Islam sedunia, salah seorang dai kondang dari Saudi yang bernama Dr. Said bin Misfir Al Qahthani, berjumpa dengan seorang tokoh Islam (syaikh) dari negara tetangga. Melihat pakaiannya yang khas ala Saudi, Syaikh tadi memulai pembicaraan[1]: Baca pos ini lebih lanjut

Peringatan Maulid Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam Menurut Syari’at Islam

Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Segala puji bagi Allah Azza wa Jalla yang telah menyempurnakan agama Islam untuk hamba-hamba-Nya yang beriman dan menjadikan Sunnah Rasul-Nya sebagai sebaik-baik petunjuk yang diikuti. Semoga shalawat serta salam tercurah kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, dan para Shahabatnya.

Allah Azza wa Jalla telah menyempurnakan agama Islam bagi umatnya; menyempurnakan nikmat-Nya bagi mereka. Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak mewafatkan Nabi-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam kecuali setelah beliau selesai menyampaikan segala sesuatu yang disyari’atkan Allah Azza wa Jalla dengan jelas, baik berupa perkataan maupun perbuatan; juga setelah beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan bahwa setiap hal baru yang diada-adakan oleh manusia dan disandarkan kepada agama Islam, baik berupa i’tiqâd (keyakinan), perkataan maupun perbuatan semua itu adalah bid’ah dan tertolak, walaupun maksudnya baik. Baca pos ini lebih lanjut

Download Audio: Peringatan Maulid Nabi Menurut Syariat Islam (Ust. Abu Ahmad Zainal Abidin, Lc)

Alhamdulillah berikut ini pembahasan rinci tentang tradisi tahunan perayaan maulid nabi yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ahmad Zainal Abidin, Lc dengan mengambil tema ” Peringatan Maulid Nabi Menurut Syariat Islam “.

Download pada link berikut: Baca pos ini lebih lanjut

STUDI KRITIS : Syair-syair Barzanji & Burdah

Berikut adalah beberapa kalimat kufur dan syirik yang terdapat dalam kitab Barzanji sekaligus komentar dari sebagian ulama.

Hambamu yang miskin mengharapkan
“Karuniamu (wahai Rasul) yang sangat banyak”
Padamu aku telah berbaik sangka
“Wahai pemberi kabar gembira dan Pemberi Peringatan”
Maka tolonglah Aku, selamatkan Aku
“Wahai Penyelamat dari Sa’iir (Neraka)”
Wahai penolongku dan tempat berlindungku
“Dalam perkara-perkara besar dan berat yang menimpaku” Baca pos ini lebih lanjut

MENGAPA HARUS BARZANJI?

Ustadz Abu Sulaiman Aris Sugiyantoro
1). Keberadaan Kitab Barzanji Di Kalangan Kaum Muslimin.
Kitab ‘Iqdul jauhar fî maulid an nabiyyi al azhar’ atau yang terkenal dengan nama Maulid Barzanji, adalah sebuah kitab yang sangat populer di kalangan dunia Islam, demikian juga di negara kita Indonesia, terutama di kalangan para santri dan pondok-pondok pesantren. Maka, tidak mengherankan jika di setiap rumah mereka terdapat kitab Barzanji ini. Bahkan, sebagian di antara mereka sudah menghafalnya. Baca pos ini lebih lanjut

Mengkritisi Sejarah Perayaan Maulid Nabi sallallahu ‘alaihi wa sallam

Ustadz Abu Ubaidah Yusuf  as-Sidawi

Sesungguhnya kelahiran Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ke dunia ini merupakan nikmat yang sangat agung. Bagaimana tidak, dengan kelahiran beliau shallallahu ‘alaihi wasallam berarti lahirlah seorang nabi yang penuh kasih dan berjasa besar dalam mengeluarkan manusia dari kegelapan kebodohan masa jahiliah menuju Islam yang keindahan cahayanya dapat kita rasakan hingga detik ini.

“Sungguh Allah telah menganugerahkan kepada orang-orang yang beriman yaitu ketika Allah mengutus di antara mereka seorang rasul dari kalangan mereka yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, menyucikan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Al-Kitab dan Al-Hikmah (As-Sunnah), padahal sebelumnya mereka berada dalam kesesatan yang nyata.” (QS. Ali Imran : 164). Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: