Ketika dirimu ditanya tentang sesuatu yang TIDAK ENGKAU KETAHUI atau yang engkau RAGU-RAGU dengan jawabannya; maka JANGANLAH MALU untuk berkata “AKU TIDAK TAHU”

sa nda tauJanganlah malu untuk menjawab “aku tidak tahu” (ketika dirimu ragu atau tidak tahu) karena orang lebih mulia darimu telah mendahuluimu untuk mengucapkannya (yakni malaikatNya, RåsulNya, para shåhabat RåsulNya, dan orang-orang mengikuti mereka dengan baik).

Janganlah malu pula untuk menyerahkan kepada yang lebih ahli darimu untuk menjawabnya karena para salafush shålih pun telah mendahuluimu untuk melakukannya.

Namun hendaknya engkau malu, ketika engkau berkata atas apa-apa yang tidak engkau ketahui.

atau engkau berkata dengan sesuatu yang sebenarnya tidak engkau ketahui.

Wallåhu A’lam Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

VIDEO: “Sabar Dalam Berdakwah” Ust. Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Dapat dikatakan, bahwa tidak ada dakwah yang tanpa kesabaran, sebagai-mana tidak ada badan yang tanpa kepala. Jika kepala lepas dari badan, maka itu artinya kematian. Oleh karena itu, Iman Ibnu Qayim mengatakan,” Kedudukan sabar ter-hadap iman, ibarat kedudukan kepala terhadap badan. Maka tidak ada iman bagi orang yang tidak punya kesabaran, sebagaimana jasad juga tak berarti tanpa adanya kepala.” Jika dalam keimanan yang sifatnya masih individual dibutuhkan kesabar-an, maka dalam dakwah yang skupnya lebih luas dan kompleks sudah barang tentu sangat lebih dibutuhkan lagi.

Simak penjelasan selengkapnya oleh Al Ustadz Yazid Bin Abdil Qadir Jawas hafidzahullah dalam video pendek ini. Baca pos ini lebih lanjut

VIDEO: “Prioritas Tauhid” Ust. Riyadh Bajrey

Banyak manusia mengesampingkan tauhid sebagai prioritas dakwah dikarenakan memecah belah ukhuwwah Islamiyyah kata mereka. Benarkah apa yang mereka katakan tersebut sesuai dengan apa yang Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat ridwanullahu ‘alaihim ajma’in tempuh ketika berdakwah?
Simak penjelasannya dalam video berdurasi 10 menit yang disampaikan oleh Ust Riyadh Bin Bajrey hafidzahullahu. Baca pos ini lebih lanjut

VIDEO: Dialog Singkat “Menyikapi Islam Nusantara” Ust. Abdullah Roy, MA

Pantun Dakwah

Yellow-WallpaperDakwah, BERTUJUAN untuk…

Mengajak … bukan … mengejek

Mengajar … bukan … meng-hajr

Membina … bukan …  menghina

Menasehati … bukan … menusuk hati

 *** Baca pos ini lebih lanjut

Ukhuwah Islamiyyah

Ukhuwah IslamiyyahAl-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
عَنْ أَبِيْ حَمْزَةَ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ خَادِمِ رَسُوْلِ اللهِ عَنِ النَّبِيِّ قَالَ : ((لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ ِلأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ [مِنَ الْخَيْرِ])) رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ.

Dari Abu Hamzah, Anas bin Mâlik Radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Tidak sempurna iman seseorang di antara kalian hingga ia mencintai untuk saudaranya segala apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri berupa kebaikan”. [HR al-Bukhâri dan Muslim]. Baca pos ini lebih lanjut

Deklarasi Khilafah Islamiyyah Antara Perspektif Syariat dan Realita

KhilafahOleh: Asy Syaikh Al Habib Alawy bin Abdulqadir As Segaf

(Pembina Umum Yayasan Durar Saniyyah)

Segalapuji milik Allah rabbul ‘alamin, shalawat dan salam atas Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya. Amma ba’du:

Khilafah Islamiyyah dan menyatukan seluruh umat Islam di bawah naungan satu penguasa yang menghukumi mereka dengan syariat Allah diatas manhaj Nubuwwah adalah cita-cita yang agung, setiap muslim menghendakinya dalam kehidupan ini. Hal diatas merupakan tujuan Islam yang agung, wujud persatuan yang tertinggi yang Allah dan rasul-Nya perintahkan. Allah berfirman (yang artinya),

Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya aku Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.”(QS. Al Mu’minun: 51) Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: