Asy-Syaafi, Yang Maha Penyembuh

img_0677Ustadz Abdullah bin Taslim. MA

Nama Allâh Azza wa Jalla asy-Syâafi berarti Yang Maha Menyembuhkan segala penyakit lahir maupun batin. Dia Azza wa Jalla lah yang menyembuhkan hati manusia dari berbagai syubhat (kerancuan/kesalahpahaman dalam memahami Islam), ketidakyakinan, iri, dengki dan penyakit-penyakit hati lainnya, serta menyembuhkan badan manusia dari berbagai macam penyakit dan kerusakan. Tidak ada satu pun yang mampu melakukan semua itu kecuali Allâh Azza wa Jalla semata, maka tidak ada kesembuhan penyakit selain kesembuhan dari-Nya dan tidak ada asy-Syâfi (Yang Maha Penyembuh) kecuali Dia Azza wa Jalla, sebagaimana ucapan Nabi Ibrâhîm Alaihissallam yang dinukil dalam al-Qur`ân: Baca pos ini lebih lanjut

Al-Wadud Yang Maha Mencintai Hamba-Hamba-Nya Yang Shaleh

Al-Wadud Yang Maha Mencintai Hamba-Hamba-Nya Yang ShalehKhutbah Pertama:

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ إِلَيْهِ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَصَفِيُهُ وَخَلِيْلُهُ وَأَمِيْنُهُ عَلَى وَحْيِهِ بَلَّغَ الرِسَالَةَ وَأَدَّى الأَمَانَةَ وَنَصَحَ الْأُمَّةَ وَجَاهَدَ فِي اللهِ حَقَّ جِهَادِهِ حَتَّى أَتَاهُ اليَقِيْنُ، وَمَا تَرَكَ خَيْراً إِلَّا دَلَّ الأُمَّةَ عَلَيْهِ وَلَا تَرَكَ شَرّاً إِلَّا حَذَّرَ الْأُمَّةَ مِنْهُ؛ فَصَلَوَاتُ اللهِ وَسَلَامُهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ .

أَمَّا بَعْدُ:

مَعَاشِرَ المُؤْمِنِيْنَ عِبَادَ اللهِ: اِتَّقُوْا اللهَ تَعَالَى وَرَاقِبُوْهُ مُرَاقَبَةً مَنْ يَعْلَمُ أَنَّ رَبَّهُ يَسْمَعُهُ وَيَرَاهُ. وَتَقْوَى اللهَ جَلَّ وَعَلَا: عَمَلٌ بِطَاعَةِ اللهِ عَلَى نُوْرٍ مِنَ اللهِ رَجَاءَ ثَوَابَ اللهِ، وَتَرْكٌ لِمَعْصِيَةِ اللهِ عَلَى نُوْرٍ مِنَ اللهِ خِيْفَةَ عَذَابِ اللهِ.

Ibadallah, Baca pos ini lebih lanjut

VIDEO: Kultum Subuh – “Keindahan Mengenal Sifat Sifat Allah” Ust Abdullah Taslim, MA.

Download Audio: “Keindahan Asmaul Husna” Ust. Abdullah Taslim. MA (Cilacap, 17 Mei 2011)

Alhamdulillah, berikut ini dengan izin Allah Ta’ala kami hadirkan rekaman kajian Tabligh Akbar yang diadakan di kota Cilacap, Selasa, 17 Mei 2011, bersama Ustadz Abdullah Taslim, M.A. kajian ini bertema Keindahan Asmaul Husna (baca artikelnya disini). Semoga kajian ini bermanfaat bagi seluruh kaum muslimin. Silakan download rekaman kajiannya pada link berikut ini:

Abdullah Taslim – Keindahan Asmaul Husna – Sesi 1

Abdullah Taslim – Keindahan Asmaul Husna – Sesi 2

Sumber: Kajian Net

Mengenal Keindahan Al-Asmaul Husna

Ustadz Abdullah Taslim. MA

Berbicara tentang keindahan al-Asma-ul husna (nama-nama Allah Ta’ala yang maha indah) berarti membicarakan suatu kemahaindahan yang sempurna dan di atas semua keindahan yang mampu digambarkan oleh akal pikiran manusia.

Betapa tidak, Allah Ta’ala adalah zat maha indah dan sempurna dalam semua nama dan sifat-Nya, yang karena kemahaindahan dan kemahasempurnaan inilah maka tidak ada seorang makhlukpun yang mampu membatasi pujian dan sanjungan yang pantas bagi kemuliaan-Nya. Baca pos ini lebih lanjut

Ar-Raqiib, Yang Maha Mengawasi

Ustadz Abdullah Taslim. MA

Dasar penetapan

Nama Allah Ta’ala yang maha agung ini disebutkan dalam tiga ayat al-Qur’an:

{إنَّ اللهَ كان عَلَيْكُمْ رقيباً}

“Sesungguhnya Allah Maha Mengawasi kamu sekalian” (QS an-Nisaa’:1).

{وكان اللهُ عَلى كُلِّ شَيْءٍ رَقِيْباً}

“Dan adalah Allah Maha Mengawasi segala sesuatu” (QS al-Ahzaab:52). Baca pos ini lebih lanjut

Al-Hayiyyu, Yang Maha Pemalu

Ustadz Abdullah Taslim. MA

Dasar penetapan

Nama Allah Ta’ala yang maha indah ini disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam dua hadits yang shahih:

1- Dari Salman al-Farisi radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

« إِنَّ رَبَّكُمْ تَبَارَكَ وَتَعَالَى حَيِىٌّ كَرِيمٌ يَسْتَحْيِى مِنْ عَبْدِهِ إِذَا رَفَعَ يَدَيْهِ إِلَيْهِ أَنْ يَرُدَّهُمَا صِفْرًا »

“Sesungguhnya Rabb-mu (Allah) Ta’ala adalah maha pemalu lagi maha mulia, Dia malu terhadap hamba-Nya (yang berdoa dengan) mengangkat kedua tangannya kepada-Nya kemudian Dia menolaknya dengan hampa”[1]. Baca pos ini lebih lanjut

Khutbah Syaikh Utsaimin (Penjelasan Tentang Sebagian Nama dan Sifat Allah Ta’ala)

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin

Segala puji hanyalah millik Allah, Dzat yang memiliki sifat yang sempurna lagi tinggi. Dialah yang memiliki nama yang maha agung lagi maha baik. Menciptakan bumi dan langit yang tinggi. Dialah Ar-Rahman (Yang Maha pengasih) yang beristiwa diatas ‘Arsy.

Aku bersaksi tiada illah (sesembahan) yang berhak disembah melainkan Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya baik dalam uluhiyyah, rububiyyah dan dalam pengaturan alam semesta. Tidak ada cacat sedikitpun dalam sifat-sifat-Nya dan tidak ada yang tertolak dalam ketetapan-Nya.

Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Beliau lah orang yang sangat tunduk kepada Rab-Nya, meminta tolong hanya kepada-Nya baik dalam perkara kecil maupun besar. Semoga shalawat Allah atasnya, keluarga dan sahabat-sahabatnya yang mengenal kebenaran (agama ini) dengan dalil. Semoga Allah mencurahkan keselamatan baginya.

Amma ba’du, Baca pos ini lebih lanjut

Download Audio: Mengenal Nama Allah yang Paling Agung (Ust. Abdullah Taslim)

Alhamdulillah, kami hadirkan rekaman pengajian yang disampaikan oleh Ustadz Abdullah Taslim, M.A. dengan tema Mengenal Nama Allah yang Paling Agung. Insya Allah, kajian yang beliau sampaikan sangat bermanfaat bagi seluruh kaum muslimin, khususnya dalam memahami nama dan sifat Allah. Silakan download rekaman kajiannya pada link berikut: Baca pos ini lebih lanjut

Download Audio: Al-Fattaah, Maha Pembuka Kebaikan Dan Pemberi Keputusan (Kendari, 19-Jan-2011)

Alhamdulillah, berikut ini kami hadirkan rekaman kajian yang disampaikan oleh Ustadz Abdullah Taslim. MA. dengan tema Al-Fattaah, Maha Pembuka Kebaikan Dan Pemberi Keputusan. (baca artikelnya disini) Kajian ini diselenggarakan di Masjid As-Sunnah (Rabu, 19 Januari 2011, Ba’da Maghrib). Semoga kajian beliau bermanfaat bagi seluruh kaum Muslimin. Semoga bermanfaat bagi kita semua untuk semakin bersungguh-sungguh dalam mengusahakan kesempurnaan iman kita kepada Allah Ta’ala, serta banyak berdoa memohon kepada-Nya agar Dia membuka pintu-pintu rahmat kebaikan-Nya bagi kita, dengan menyebut nama-Nya al-Fattaah.

Silakan download pada link berikut: Baca pos ini lebih lanjut

Al Jamil, Yang Maha Indah

Nama Allah Ta’ala yang maha mulia ini disebutkan dalam sebuah hadits yang shahih, dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

((لا يدخل الجنة من كان في قلبه مثقالُ ذرة من كبر)). قال رجل: إن الرجل يحب أن يكون ثوبه حسناً ونعله حسنةً. قال: ((إن الله جميلٌ يحب الجمال، الكبر بطر الحق وغمط الناس)) رواه مسلم.

“Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya ada kesombongan seberat biji debu”. Ada seorang yang bertanya: Sesungguhnya setiap orang suka (memakai) baju yang indah, dan alas kaki yang bagus, (apakah ini termasuk sombong?). Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai keindahan, kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan orang lain”[1]. Baca pos ini lebih lanjut

Nama Allah Yang Paling Agung

Ustadz Abdullah Taslim. MA

Memahami nama-nama dan sifat-sifat Allah Ta’ala adalah ilmu yang paling agung dan mulia dalam Islam[1], sekaligus ilmu yang paling besar manfaatnya untuk kebaikan dan kebahagiaan hidup manusia di dunia dan akhirat.

Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah rahimahullah berkata: “Ilmu tentang Allah adalah landasan semua ilmu, sekaligus merupakan landasan pemahaman seorang hamba terhadap kebahagiaan, kesempurnaan dan kebaikan (dirinya) di dunia dan akhirat. Ketidakpahaman terhadap ilmu ini akan mengakibatkan ketidakpahaman terhadap kebaikan, kesempurnaan, kesucian dan kebahagiaan diri sendiri. Maka memahami ilmu ini adalah (kunci utama) kebahagiaan seorang hamba, dan ketidakpahaman tentangnya merupakan sumber (utama) kebinasaannya”[2]. Baca pos ini lebih lanjut

Al-’Afuw, Yang Maha Pemaaf

Ustadz Abdullah Taslim. MA

Makna al-Afuw secara bahasa

Ibnu Faris rahimahullah menjelaskan bahwa asal kata nama ini menunjukkan dua makna, salah satunya adalah meninggalkan sesuatu[1].

Ibnul Atsir rahimahullah berkata, “Nama Allah “al-’Afuw” adalah fa’uul dari kata al-’afwu (memaafkan) yang berarti memaafkan perbuatan dosa dan tidak menghukumnya, asal maknanya: menghapus dan menghilangkan[2].

Al-Fairuz Abadi rahimahullah berkata, “Al-’Afwu adalah pemaafan dan pengampunan Allah Ta’ala atas (dosa-dosa) makhluk-Nya, serta tidak memberikan siksaan kepada orang yang pantas (mendapatkannya)[3]. Baca pos ini lebih lanjut

AL-FATTAAH, Maha Pembuka Kebaikan Dan Pemberi Keputusan

Ustadz Abdullah Taslim. MA

Dasar penetapan

Nama Allah Ta’ala yang maha indah ini disebutkan dalam firman-Nya:

{قُلْ يَجْمَعُ بَيْنَنَا رَبُّنَا ثُمَّ يَفْتَحُ بَيْنَنَا بِالْحَقِّ وَهُوَ الْفَتَّاحُ الْعَلِيمُ}

“Katakanlah: “Rabb kita akan mengumpulkan kita semua, kemudian Dia memberi keputusan antara kita dengan benar. Dan Dia-lah Maha Pemberi keputusan lagi Maha Mengetahui” (QS Sabaa’:26).

Juga diisyaratkan dalam firman-Nya:

{وَسِعَ رَبُّنَا كُلَّ شَيْءٍ عِلْمًا عَلَى اللَّهِ تَوَكَّلْنَا رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَقِّ وَأَنْتَ خَيْرُ الْفَاتِحِينَ}

“Pengetahuan Rabb kami meliputi segala sesuatu. Kepada Allah sajalah kami bertawakkal. Ya Rabb kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil) dan Engkaulah Pemberi keputusan yang sebaik-baiknya” (QS al-A’raaf:89). Baca pos ini lebih lanjut

AS-SHAMAD, Penguasa Yang Maha Sempurna Dan Bergantung Kepada-Nya Segala Sesuatu

Ustadz Abdullah bin Taslim. MA

Dasar penetapan

Nama Allah Ta’ala yang agung ini disebutkan dalam firman-Nya:

{قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ، اللهُ الصَّمَدُ}

“Katakanlah: Dialah Allah Yang Maha Esa, Allah adalah ash-Shamad (Penguasa Yang Maha Sempurna dan bergantung kepada-Nya segala sesuatu)”(QS al-Ikhlaash:1-2).

Dan dalam sebuah hadits yang shahih Rasululah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada para sahabat : “Apakah kalian tidak mampu membaca sepertiga (dari) al-Qur’an dalam satu malam?” Maka para sahabat y merasakan hal itu sangat berat dan meraka berkata: Siapa di antara kami yang mampu (melakukan) hal itu, wahai Rasulullah? Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “(Surat) Allah al-Wahid (Yang Maha Esa) ash-Shamad (Penguasa Yang Maha Sempurna dan bergantung kepada-Nya segala sesuatu) adalah (sebanding dengan) sepertiga al-Qur’an”[1]. Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: