Download Audio: Ahmadiyah Dalam Pandangan Islam dan Cara Menyikapinya (Ust. Abu Qatadah)

Alhamdulillah berikut kami hadirkan rekaman kajian ilmiyyah islamiyyah dalam rangkaian dauroh Batam 2011 yang diselenggarakan di audiotorium 2 Radio Hang 106 FM, Batam.

Bersama Ustadz Abu Qatadah dengan mengangkat tema ” Ahmadiyah Dalam Pandangan Islam dan Cara Menyikapinya “ (bantahan)

Semoga pembahasan yang beliau sampaikan bermanfaat untuk kaum muslimin, silahkan download pada link berikut: Baca pos ini lebih lanjut

AHMADIYAH Seluk Beluk dan Kesesatannya

Ustadz Arif Fathul Ulum bin Ahmad Saifullah

Tidak ragu lagi bahwa Ahmadiyah bukan bagian dari Islam. Ahmadiyah adalah agama tersendiri layaknya Syi’ah. Konon sudah lebih dari 70 tahun Ahmadi­yah bercokol di bumi Nusantara ini. Jauh sebelum itu, dan jauh sebelum adanya gembar-gembor Ahmadiyah sekarang ini, ulama-ulama dan para da’i Ahlus Sunnah telah lama berjuang menjelaskan kesesatan aqidah dan ajaran-ajaran Ahmadiyah. sekarang sudah saatnya Ahmadiyah dibubarkan… jangan ada toleransi lagi terh­adap kesesatan di negeri ini. Semoga Allah menolong para pemimpin kita untuk menyelesaikan urusan Ahmadiyah dengan sebaik-baiknya.

Mengingat bahaya besar dari kelompok ini maka kami hendak memaparkan se­bagian seluk beluk dan kesesatan-kesesatan Ahmadiyah ini sebagai peringatan dan kewaspadaan bagi kita dengan menukil dari kitab-kitab Para ulama Sunnah yang menjelaskan tentang seluk beluk mereka dengan mengambil langsung dari litera­ture-literature pendiri kelompok ini dan para pengikutnya, kitab yang paling bagus membahas tentang Ahmadiyah ini adalah tulisan Syaikh Ihsan Ilahi Dhohir rahimahullah Alumnus Universitas Punjab India dan Universitas Islam Madinah yang berjudul al-Qodiyaniyyah Dirosah wo Tahlil, kitab ini menukil langsung dari 91 buku-buku Ahmadiyah dan literatur-literatur lainnya. Baca pos ini lebih lanjut

Tiada Nabi Lagi Sesudah Beliau!

Ustadz Abu Mushlih Ari Wahyudi

Kaum muslimin… semoga senantiasa dirahmati Allah

Allah ta’ala berfirman,

مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَكِنْ رَسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

“Muhammad itu bukanlah ayah dari salah seorang lelaki di antara kalian. Akan tetapi, beliau adalah utusan Allah dan penutup nabi-nabi. Dan Allah terhadap segala sesuatu Maha mengetahui.” (QS. al-Ahzab: 40) Baca pos ini lebih lanjut

bila AHMADIYAH bicara KESESATAN-nya….!

Abu Abdillah Addariny

Bismillahirrohmanirrohim… alhamdulillaahi robbis samaawaati warobbil ardhi warobbil ’arsyil karim… wash-sholaatu wassalaamu ala rosulihil kariim… wa’ala aalihii washohbihi wa man saaro alaa nahjihi ila yaumil adhiim…

Berikut ini kami paparkan bukti penodaan dan penjiplakan, yang dilakukan oleh Nabi Palsu Mirza Ghulam Ahmad, terhadap Kitab Suci Umat Islam Alqur’an…

ayat-ayat ini tercantum dalam kitab suci Ahmadiyah tadzkiroh yang ditulis sendiri oleh Mirza Ghulam Ahmad. Ayat-ayat yang disusun dengan serampangan, dan kelihatan tak serasi, bahkan oleh mereka yang belum memahami grammer dalam bahasa arab sekalipun.

Semoga dengan melihat secara langsung bagaimana tindakan kriminal rohani dilakukan oleh Nabi Palsu itu, kita semua bisa mengambil pelajaran berharga darinya… Sehingga yang masih bingung bersikap, menjadi cepat sigap, dan bagi yang sudah mengambil sikap, menjadi makin mantap… amin. Baca pos ini lebih lanjut

Pengakuan Mirza Ghulam Ahmad: AHMADIYAH WARISAN PENJAJAH

Ustadz Abu Minhal

Ahmadiyah di negeri kelahirannya, pakistan dan india, lebih di kenal dengan nama jemaat (golongan) Qodiyaniah. Penamaan jemaat ini dengan Ahmadiyah untuk mengecoh kaum muslimin  di luar, sebab di  ‘tanah kelahirannya’ hanya populer dengan nama Qodiyaniah. Kendatipun sejatinya tidak ada hubungannya sama sekali antara mereka dengan Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang salah satu namanya adalah Ahmad.sebab nama lengkap ‘nabi’ mereka adalah Ghulam Ahmad bukan Ahmad (saja). Demikianlah penuturan Syaikh Ilahi Zhahir, seorang ulama pakistan yang mendalami gerakan ini dan menuliskannya dalam buku berjudul al-Qodiyaniah, Dirosatun wa tahlil, terbitan Idaratu Turjumanis Sunnah, Lahore Pakistan[1]

Salah satu fakta tersembunyi yang beliau angkat, bahwa Qodiyaniah (Ahmadiyah) merupakan warisan penjajah kolonialisme inggris. Untuk membuktikannya, beliau hanya membiarkan mereka berbicara tentang diri mereka sendiri lewat buku dan peryataan mereka. Inilah beberapa pernyataan mereka baik dari si nabi palsu, keturunannya, maupun misionaris agama Qodiyaniah. Baca pos ini lebih lanjut

Siapakah Mirza Ghulam Ahmad ?

Ustadz Muhammad Ashim

Beberapa waktu lalu, marak pemberitaan di media massa tentang Jemaat Ahmadiyah. Berbagai polemik muncul. Banyak media memberikan pembelaan terhadap Jemaat Ahmadiyah yang berpusat di London ini, meski ia lahir di India. Berbagai kalangan yang menisbatkan diri sebagai cendekiawan muslim, ikut menyuarakan argumen pembelaan. Jaringan Islam Liberal (JIL), yang di motori Ulil Abshar Abdalla, begandeng tangan dengan sejumlah aktivis HAM dan sejumlah tokoh gereja, bahkan bermaksud mengajukan gugatan kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) atas fatwa MUI yang menyatakan Jemaat Ahmadiyah Qadiyan sesat dan agar segera dibekukan. Dan fatwa ini ternyata bukan yang pertama bergulir. Sebelumnya sudah ada fatwa dengan substansi yang sama. Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: