Yang Lagi Demam AKIK, Apa Tujuan Anda Memakainya

batu-bacan-populer-karena-dipakai-presiden-sby-dan-barack-obamaYang lagi demam AKIK, apa tujuan Anda memakainya…

======

1. Jika tujuan Anda meniru Nabi -shollallohu alaihi wasallam-, ketahuilah bahwa beliau memakainya karena tuntutan keadaan, kalau saja bukan karena tuntutan tentu beliau tidak mengenakannya, cobalah perhatikan hadits berikut:

Sahabat Anas -rodhiallohu anhu- mengatakan:

“Ketika Nabi -shollallohu alaihi wasallam- ingin menulis surat kepada raja kisro (raja persia), qoishor (raja romawi), dan raja najasyi, beliau diberi kabar bahwa mereka tidaklah menerima surat kecuali dg STEMPEL.

Maka Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- pun membuat CINCIN yg lingkarannya terbuat dari perak, dan diukirlah padanya tulisan ‘Muhammadur Rosululloh’.” [HR. Muslim: 2092].

2. Jika tujuan Anda hanya senang memakai cincin, maka jangan mendakwakan bahwa itu sunnah Nabi -shollallohu alaihi wasallam-, karena beliau memakainya bukan karena kesenangan, tapi karena tuntutan dan kebutuhan.

Pegang teguhlah perkataan Imam Syafi’i -rohimahulloh-: “Aku beriman kepada Rosululloh, dan apapun yg datang dari Rosululloh, sesuai yg DIINGINKAN oleh Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam-“. [Lum’atul I’tiqod, hal:7].

3. Jika tujuan Anda ingin menggunakannya untuk “keberuntungan” atau “pesugihan”, atau “pelet”, maka ini tidak hanya bukan sunnah Nabi, tapi sudah masuk dalam ranah kesyirikan, karena ini sama dengan menggunakan jimat, padahal Baginda Nabi -shollallohu alaihi wasallam- telah bersabda:

“Barangsiapa menggantungkan tamimah (jimat), maka dia telah jatuh dalam kesyirikan”. [HR. Ahmad: 17422, shahih].

4. Jika Anda menggunakannya karena ikut-ikutan tren, maka ini tidak sepantasnya dilakukan, karena perangai ikut-ikutan itu menunjukkan tidak adanya prinsip/pegangan hidup.

Abdulloh bin Mas’ud -rodhiallohu anhu- pernah mengatakan:

“Janganlah kalian sekali-kali jadi orang yg ikut-ikutan… yaitu orang yg mengatakan: aku (akan) bersama manusia, jika mereka mendapatkan petunjuk; aku pun mendapatkan petunjuk, dan jika mereka tersesat; aku pun akan tersesat”. [Hilyatul Aulia 1/136].

5. Jika Anda menggunakannya, tanpa alasan apapun… maka hati-hatilah, mungkin saja Anda sedang tidak sadar atau lagi kena guna-guna penjual akik…

Ustadz Musyaffa Ad Dariny. MA.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: