Cara Menggunakan Kamus Bahasa Arab Al Munawwir

Kamus Al MunawwirBismillah..

Munawwir.. Kamus yang kebanyakan digunakan oleh teman teman Mahad Umar di Yogyakarta ini gampang-gampang susah. Untuk mencari suatu kata di kamus tersebut dibutuhkan kunci ilmu shorof karena kita perlu mencari akar kata asli yang tiga huruf itu. Baru, setelah akar kata utama, ada fiil2 yang telah diberi tambahan huruf, atau bentuk isimnya, atau bentuk isim fa’il/ma’fulnya. Misalnya, kita takkan menemukan arti kata muslimun di indeks huruf mim. Tapi kita akan menemukannya di bab huruf sin-lam-mim (س – ل – م). Dan takkan ketemu kalimat tajdiid di indeks Ta’ tapi kita akan menemukannya di indeks jim-dal-dal (ج – د – د).

mix

Jika kita membuka kamus ini dan ingin mengetahui arti suatu kata, maka yang pertama tama dilakukan adalah mencari bentuk aslinya (mujarrod)nya. Untuk mengetahui bentul asli (mujarrod) dari suatu kalimat, maka langkah langkahnya adalah sebagai berikut:

1. Hilangkan dhomir dhomir yang menempel dan juga huruf huruf tambahan.(misalnya alif-lam ta’rif, atau alamat tatsniyah dan jamak dan ta’niits)

2. Kembalikan huruf illah ke asalnya (wawu atau ya’i). Jika ia berupa fiil mu’tal maka huruf asli dapat diketahui dari fiil mudhorinya atau masdarnya. Misal; Asli dari كان  adalah كون | Asli dari باع adalah بيع

3.  Jika ternyata kata yang hendak dicari itu dari jenis mudhoo’af maka uraikanlah. Misalnya: اشتدّ — شدّ — ش د د

4. Cari huruf asli yang dihilangkan (mahdzuf) jika ia dihilangkan dengan cara menelaah kembali bentuk lain dari kalimat tersebut misalnya dari masdarnya, atau mutsannanya atau jamak atau bentuk (shighoh) fiil yang lain atau menyandarkan fiil kepada dhomir dhomir dan lainnya.[1]

“Duh.. Belum pernah belajar Shorof sebelumnya.. gak ngerti.. Ada Solusi?”

Ada.

Solusi pertama: Belajarlah shorof sejenak sajah. Kira kira membutuhkan waktu dua pekan untuk menamatkan kitab mukhtarot di Mahad Umar bin Khaththab – Yogyakarta untuk kelas intensif yang biasanya diselenggarakan saat liburan semester pendek/KKN di Yogyakarta. Info lebih lanjut hubungi Fanpage Facebooknya   atau akun twitternya. Atau coba minta ajarin sama alumni-alumninya. Atau bisa saja minta ajarin teman yang sudah pernah belajar. Semoga Allah memudahkan : )

Solusi kedua: Di Mahad saya Mahad Hasan bin Ali Samarinda, selain Kamus Al-Munawwir, bertebaran juga Kamus Al-Asri; sedikit lebih tebal dari Kamus Al-Munawwir. Kalau Kamus Al Munawwir itu 1600an halaman, Kamus Al Ashri sampai 2050 halaman. Kamus ini tidak memerlukan kunci ilmu shorof alias praktis saja. Ingin mencari kata Muslimun ya cari di indeks huruf mim. Ingin cari kata Tajdiid, cari saja di indeks huruf Ta. Kamus ini lebih diminati dibanding kamus Al-Munawwir.

gabungan

“Jadi, beli Al Asri atau Al-Munawwir?”

Untuk jangka pendek dan kebutuhan mendesak dan jika rezeki lapang, silakan membeli Kamus Al Asri. Tapi untuk jangka panjang saran saya pribadi, belilah Kamus Al-Munawwir dan belajarlah shorof sejenak karena mencari kata dari akar katanya itu terasa seperti mencari ke ‘sumber asli’ nya dan seringkali fi’il-fi’il yang telah mengalami tambahan huruf itu memiliki arti yang saling berkaitan dengan akar katanya. Terasa sekali betapa ‘kaya’, indah dan menakjubkannya bahasa arab itu..

Biasanya yang sudah pernah mencicipi ilmu shorof, mereka akan lebih memilih Kamus Al- Munawir daripada Kamus Al-Ashri karena arti katanya lebih kaya, lebih beragam. Atau biasanya Kamus Al Asri dijadikan rujukan terakhir kalau tidak ketemu di Al-Munawwir.

Demikian sedikit review kamus Bahasa Arab yang umum ditemukan. Masih banyak kamus kamus bahasa arab yang lain seperti Kamus Mahmud Yunus, Kamus Al Munjid, dan lain lain, tapi dua kamus diatas ini yang paling umum ditemukan.

Semoga yang sedikiittt ini bermanfaat.

nas-alullahal ikhlaas..

Diselesaikan Jumat 10 Ramadhan 1434 yang penuh berkah, Ba’da Ashar dan hujan | 19 Juli 2013

disalin kembali oleh admin ibnuabbaskendari.wordpress.com via irilaslogo.wordpress.com

——————————————————————————–

Sumber:

[1]. Shorf – Silsilah ta’limiyyah – Mustawa Roobi’ Bab: Kaifa Turooji’ul Mu’jam hal: 151

2 Responses to Cara Menggunakan Kamus Bahasa Arab Al Munawwir

  1. Ping-balik: Mokamula

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: