Adzan Jum’at Dua Kali

Assalamu’alaikum. Mengenai adzan shalat jum’at, ada yang membuat dua kali, apa ada dasar(sunnah)nya? Jazakumullah khairan. [081275435XXX]

Wa’alaikumussalam wa rahmatullahi wa barokatuh.

Segala puji bagi Allah. Sholawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasulullah. Wa ba’du.

Adzan jum’at dua kali memang ada dasarnya, yakni sebuah atsar Utsman bin Affan -radhiallohu anhu-. Berikut ini kami bawakan secara lengkap atsar tersebut, sebagaimana yang telah dibawakan oleh Syaikh al-Albani -rahimahullah- pada kitab al-Ajwibah an-Nafi’ah ‘an As`ilah Lajnah Masjid al-Jami’ah, hlm. 8-9. Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

Berdialog Dengan Teroris

Ustadz Anas Burhanuddin, Lc., MA

(Belajar dari Pengalaman Arab Saudi dalam Menumpas Terorisme)

Pengantar

Setan memiliki dua pintu masuk untuk menggoda dan menyesatkan manusia. Jika seseorang banyak melanggar dan berbuat maksiat, setan akan menghiasi maksiat dan nafsu syahwat untuk orang tersebut agar tetap jauh dari ketaatan. Sebaliknya jika seorang hamba taat dan rajin ibadah, setan akan membuatnya berlebihan dalam ketaatan, sehingga merusak agamanya dari sisi ini. Para ulama menyebut godaan jenis pertama sebagai syahwat, dan yang kedua sebagai syubhat. Meski berbeda, keduanya saling berkaitan. Syahwat biasanya dilandasi oleh syubhat, dan syubhat bisa tersemai dengan subur di ladang syahwat. 1 Baca pos ini lebih lanjut

Menyikapi Bom Bunuh Diri

Syaikh Ali bin Hasan bin Ali bin Abdul Hamid Al-Halabi

Segala puji bagi Allah , kita menyanjung-Nya. Dan kita berlindung kepada Allah dari kejelekan diri serta amal perbuatan kita. Barangsiapa yang diberi hidayah oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka tidak ada yang bisa menyesatkannya dan barangsiapa yang disesatkan-Nya maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah saja yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Amma ba’du.[1]

Wahai orang-orang yang beriman, Allah Ta’ala berfirman: “Karena kebiasaaan orang-orang Quraisy, (yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas. Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (Ka’bah). Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari kesulitan” [Qurais : 1-4] Baca pos ini lebih lanjut

Sepenggal Kisah Dari Keikhlasan Para Salaf

Ustadz Abu Abdillah Fadlan Fahamsyah, Lc

Ikhlas… sebuah kata yang mudah diucapkan dengan lidah namun tidak mudah melekat di hati, lihatlah keadaan para salaf kita, mereka orang yang paling terjaga hatinya, menyelami kehidupan mereka seperti kita bertamasya ke taman bunga, indah di mata, wangi terasa, dan keteduhan akan datang menyapa kita.

Imam Abu Hanifah rahimahullah berkata, ”Kisah-kisah para ulama dan duduk bersama mereka lebih aku sukai daripada menguasai beberapa bab fiqih. Karena dalam kisah mereka diajarkan berbagai adab dan akhlak luhur mereka.” (Al-Madkhol, 1/164, Mawqi’ al-Islam).

Para salaf dahulu selalu menjaga hati mereka, mereka takut mata-mata manusia melihat ibadahnya, mereka menyembunyikan amal baktinya melebihi kondisi mereka dalam menyembunyikan emas-permata, mereka takut digugurkan pahala amal ibadah mereka. Baca pos ini lebih lanjut

Pengumuman Kelulusan Universitas Islam Madinah 1432 H

Alhamdulillah, Kabar gembira! Nama-nama penerima beasiswa Universitas Islam Madinah tahun ini sudah diumumkan.

Madrasah Ibnu Abbas As-Salafy Kendari mengucapkan selamat kepada para pencari ilmu yang telah diterima.

Semoga menjadi kader ilmu dan dakwah yang tangguh, Amin Baca pos ini lebih lanjut

Hukum Perkreditan: Masalah dan Solusinya

Ustadz Muhammad Arifin Badri, M.A.

HUKUM PERKREDITAN

Macam-Macam Praktek Perkreditan.

Diantara salah satu bentuk perniagaan yang marak dijalankan di masyarakat ialah dengan jual-beli dengan cara kredit.

Dahulu, praktek perkreditan yang dijalankan di masyarakat sangat sederhana, sebagai konsekwensi langsung dari kesederhanaan metode kehidupan mereka. Akan tetapi pada zaman sekarang, kehidupan umat manusia secara umum telah mengalami kemajuan dan banyak perubahan.

Tidak pelak lagi, untuk dapat mengetahui hukum berbagai hal yang dilakukan oleh masyarakat sekarang, kita harus mengadakan study lebih mendalam untuk mengetahui tingkat kesamaan antara yang ada dengan yang pernah diterapkan di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bisa saja, nama tetap sama, akan tepai kandungannya jauh berbeda, sehingga hukumnyapun berbeda. Baca pos ini lebih lanjut

Download Audio: “Perlukah Kita Bermadzhab” Ust Musyaffa’ Ad-Dariny

Alhamdulillah berikut ini kami hadirkan rekaman MP3 kajian ilmiyyah yang diselenggarakan di Islamic Cultural Centre (ICC) Dammam, KSA. disampaikan oleh Ustadz Musyaffa’ Ad-Dariny pada hari Jum’at, 30 Juli 2010 / 18 Sya’ban 1431. Dengan mengangkat materi ” Perlukah Kita Bermadzhab “

Silahkan kunjungi web beliau disini: http://addariny.wordpress.com/.

Semoga pembahasan yang beliau sampaikan bermanfaat untuk kaum muslimin, Silahkan download pada link berikut Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: