Mengatasi Bayi Sering Menangis

Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron

 Kami yakin bahwa setiap orang tua yang sayang kepada anaknya tentu sedih bila sang buah hati sering menangis. Bahkan boleh jadi jengkel, hati bertambah keras ketika anak sering menangis, bahkan lalu dipukul. Ketahuilah, kekerasan tidaklah akan menyelesaikan perkara.

Orang tua tidak perlu sedih dan panik ketika anaknya sering menangis. Carilah penyebabnya, karena setiap problem atau penyakit pasti ada obatnya. Alloh Ta’ala berfirman :

Sesungguhnya sesudah kesakitan itu ada kemudahan. (QS. Asy-Syarh [94] : 6)

Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : ”Tidaklah Alloh menurunkan penyakit melainkan Dia menurunkan pula obatnya.” (HR. al-Bukhori 19/89)

MENGAPA BAYI SERING MENANGIS ?

Bayi menangis tentu ada sebabnya. Bisa jadi karena ditinggal kekasihnya dan akan diam bila kekasihnya datang menghampirinya. Atau karena haus dan lapar yang kalau dengan diberi makan dan minum dia akan diam, atau dia risih dengan kotoran dan najis yang mengenai badannya, atau karena kulit pantat atau kelaminnya terluka karena pengaruh popok atau diaper yang terkadang orang tua kurang memperhatikan, atau perutnya kembung, atau karena yang lain. Orang tua hendaknya mengerti dan waspada apa yang dirasakan oleh anaknya, karena dia belum mampu menyampaikan keluhannya. Dia hanya bisa menangis bila merasakan sakit atau bila tidak terpenuhi keinginannya. Insya Alloh dengan mencari dan mengatasi penyebabnya anak akan menjadi tenang dan tidak menangis lagi. Kecualibila pembawaannya memang suka menangis, orang tua hendaknya bersabar dan insya Alloh tangisan anak ada manfaatnya.

Apabila penyebabnya sudah dicari ternyata tidak ada, coba dibawa ke dokter, barangkali ada penyakit dalam yang orang tua tidak mengetahuinya. Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : ”Tidaklah Alloh menurunkan penyakit melainkan Dia menurunkan obatnya. Sebagian orang mengetahui obatnya, dan sebagian lagi tidak mengetahuinya.” (HR. Ahmad 1/377, dishohihkan oleh Syaikh al-Albani rahimahullah dalam Shohihul Jami’ 1089).

Jika dinyatakan oleh dokter spesialis anak bahwa dia tidak sakit, tentu ada penyebab lain. Mungkin dia diganggu oleh orang yang dengki atau makhluk halus berupa jin.

Gangguan jin memang ada. Oleh karena itulah kita disuruh membaca surat al-Falaq dan an-Nas karena surat ini mengandung permohonan perlindungan kepada Alloh dari gangguan setan manusia dan setan jin.

Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melihat di rumahnya ada budak perempuan yang wajahnya pucat, muram dan hitam. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : ”Ruqyahlah (bacakan ayat al-Qur’an) dia, karena dia terkena gangguan makhluk halus.” (HR. Al-Bukhori 7/171).

Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : ”Penyakit al-ain karena dilihat oleh orang yang dengki itu benar adanya. Seandainya ada sesuatu yang mendahului takdir, tentu penyakit ain-lah yang mendahuluinya. Apabila kamu diminta memandikan, maka mandikanlah dia.” (HR. Muslim 7/13).

Imam Malik rahimahullah berkata : Apabila kamu diminta untuk memandikan orang yang terkena penyakit ain, maka basuh wajahnya, dua tangannya, dua sikunya, dua lututnya dan ujung jari kakinya dan semua badannya dengan air yang dimasak. (Faidhul Qodir 5/416)

Sebagian ulama menjelaskan, hendaknya dimandikan dengan tujuh lembar daun bidara atau berapa saja. Ada yang mempraktikkan dicampur dengan tawas dan satu sendok garam, lalu dimasak sampai mendidih dan dimandikan, maka sembuh penyakitnya, dan inilah sering kami praktikkan. Ketika ada orang mengeluh terkena gangguan jin. Alhamdulillah Alloh menyembuhkan gangguan tersebut.

Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : ”Hendaknya orang yang terkena penyakit ain (gangguan jin) berwudhu dan mandi.” (HR. Abu Dawud, dishohihkan oleh Syaikh al-Albani rahimahullah dalam Silsilah ash-Shohihah  6/61).

Inilah pengobatan Tibbun Nabawi yang sangat manjur, tentunya dengan kehendak Alloh Ta’ala.

CARA MERUQYAH ANAK YANG TERKENA GANGGUAN JIN

Jika dimandikan dengan daun bidara atau diberi minum daun bidara belum sembuh atau tidak ada reaksi, maka kita mencoba meruqyahnya dengan membacakan ayat-ayat al-Qur’an dan do’a yang ma’tsur dari Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam atau para ulama sunnah. Caranya :

  • Upayakan rumah tidak ada gambar yang bernyawa, anjing dan barang yang dianggap keramat, semisal keris, azimat, ayam atau burung yang dianggap bisa menangkal bala’, tidak menyalakan TV, tidak ada suara nyanyian, karena benda ini menghalangi malaikat rahmat masuk di rumah kita.
  • Bersucilah sebelum meruqyah. Bila perlu mandi dan sholatlah dua roka’at di rumah, memohon kepada Alloh agar dia disembuhkan penyakitnya, sebagaimana beliau menjalankan sholat dua roka’at pada saat berkunjung di rumah sahabatnya.
  • Bacakanlah di telinga anak yang menangis surat al-Fatihah, Ayat Kursi, dua ayat yang terakhir dari surat al-baqoroh, surat al-A’rof 117-122, Yunus 80-82, Thoha 65-69, al-Kafirun, al-Ikhlas, al-Falaq dan an-Nas. Mulailah dengan bacaan ta’awwudz setiap membaca ayat tadi. Atau membaca surat lainnya juga tidak mengapa, karena semua ayat al-Qur’an adalah syifa’ (obat). Insya Alloh jika penyebabnya diganggu jin, anak akan diam sebelum kita selesai membaca semua surat tersebut. Alhamdulillah pengobatan ini sering kami praktikkan dan hasilnya cukup memuaskan.
  • Jika mungkin memahami makna ayat yang dibaca itu lebih baik karena mengena sasarannya.
  • Hendaknya kita tidak menzholimi orang lain, baik dengan mengambil hartanya tanpa haq, atau dengan melontarkan perkataan atau perbuatan yang menyakitinya. Sebab terkadang orang yang dizholimi akan memendam dendam dan ingin membalas dengan cara yang halus. Dia pergi ke tukang sihir atau dukun, lalu dukun itu meminta bantuan jin dengan mengirim buhul-buhul kepada orang yang dituju. Atau bisa jadi dia berdoa, lalu doanya dikabulkan oleh Alloh Ta’ala.
  • Hendaknya orang yang meruqyah memiliki ilmu dien (agama) yang cukup, beramal sholih, menjauhi makan dari hasil yang haram karena hal itu bisa jadi menghalangi terkabulnya doa, sebagaimana diterangkan dalam hadits yang shohih.

HINDARKAN ANAK DARI GANGGUAN JIN

Untuk membendung kemungkinan anak di ganggu jin, upayakan anak tidak keluar pada saat matahari tenggelam, dan tutuplah pintu dan jendela rumah, karena pada saat itu setan sedang menyebar di mana-mana. Tutuplah makanan dan minuman agar setan tidak makan dan minum bersama kita. Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : ”Apabila matahari menjelang terbenam, cegahlah anakmu keluar dari rumah, karena waktu itu setan sedang menyebar. Apabila sudah agak petang, mereka boleh keluar. Tutuplah pintu dan bacalah bismillah, karena setan tidak bisa membuka pintu yang tertutup.” (HR. Al-Bukhori 4/155)

Apabila anak diajak keluar, hendaknya sang ibu atau bapak membaca doa untuk dirinya dan anaknya :

”Dengan menyebut nama Alloh, aku bertawakal kepada Alloh. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Alloh.”

Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : ”Barangsiapa keluar dari rumah lalu membaca :

Dikatakan kepadanya ; Engkau telah mendapatkan petunjuk, engkau telah dicukupi, engkau telah dijaga dan dijauhkan dari gangguan setan.” (HR. At-Tirmidzi).

 

Dan ditambahkan oleh Abu Dawud : ”Setan itu memberitahu setan lain, ’Bagaimana mungkin kamu bisa menggoda orang ini, padahal dia telah mendapatkan petunjuk, telah dicukupi dan dijaga dari segala gangguan?!’” (HR. Abu Dawud, dishohihkan oleh Syaikh al-Albani rahimahullah 4/486).

Jangan lupa berwudhu ketika hendak tidur dan bacalah do’a sebelum tidur, Ayat Kursi, surat al-Ikhlas, al-Falaq dan an-Nas tiga kali. Setelah itu, tiupkan bacaan ketiga surat ini ke kedua telapak tangannya dan diusapkan ke semua anggota badannya, mulai dari ubun-ubun sampai telapak kaki, sebagaimana keterangan hadits yang shohih. Dan akhirilah dengan doa :

Semoga dengan mengawali mendidik anak sesuai sunnah, anak akan dilindungi oleh Alloh Ta’ala dari gangguan makhluk halus dan menjadi anak yang shohih dan sholihah

Sumber: Majalah Al-Mawaddah Vol. 41 Rajab 1432H/Juni-Juli 2011M

Artikel: https://ibnuabbaskendari.wordpress.com

Iklan

16 Responses to Mengatasi Bayi Sering Menangis

  1. Tommi says:

    Assalamu’alaikum admin,

    Maaf ada salah tulis ya?
    “Sesungguhnya sesudah kesakitan itu ada kemudahan. (QS. Asy-Syarh [94] : 6)”

    Bukankah surat 94 itu surat al Insyirah atau surat Alam Nasyrah?

  2. surat Asy-Syarh itu sama dengan surat al Insyirah atau surat Alam Nasyrah : )

  3. insya Allah akan menjadi salah satu solusi

    • Iman komara says:

      Assalamu’alaikum
      Nama saya iman komara
      Anak saya ber umur 23 bulan, sudah hampir 2 minggu anak saya sering menangis tanpa sebab, dan dijam yg sama, siang setelah dzuhur dan malam jm 10 an pasti menangis dan berteriak, walaupun sebelum tidur kita shalat berjmaah dan membaca al qur’an bersama2, pasti malam jam 10 tiba2 menangis, sudah saya coba untuk membisikan an nas, al falaq, al ikhlas dan ayat kursi tapi anak saya semakin berontak, dan saya coba juga berkeliling rumah sambil baca ayat kursi dan menyebarkan garam ini saya coba karena saya ga tau harus bgmn lagi, dan sampai hari ini anak saya masih sering menangis di jam2 itu, mohon bimbinganya… Saya harus bgmn ?

  4. nisrin says:

    Apakah hanya gambar binatang saja yg menghalangi malaikat msk k dlm rmh? Bgm dg foto?

  5. Ping-balik: Bayi menangis.. | Catatan Abu Nadrah

  6. Rinai says:

    Adik saya sering menangis sekali,saat saya doakan surat An-nas dan menyebut nama Allah sebanyak-banyak nya Alhamdulillah adik saya berhenti menangis,dan tidur pulas. Terimakasih

  7. Sunta says:

    Assalamu.alaikum,,

    brusan kponkn sy nangis trus dr maghrib hngga skrank kras skali suara tangisan.y
    kta gtau pnybb.y apa,,yg jls dia gmau mkn atwpun minum ASI ,
    apkh ini trmsuk kerjaan jin ?

    mhon jawabn.y
    Thanks

    • Sri Wahyuni says:

      Iy …kata teman saya itu salah satu gangguan jin, saya prnh mengalaminya..amalkan surat-surat yang telah dijelaskan di atas..Insya Allah kembali seperti semula

  8. Roha hsb says:

    Makasih atas sarannya .alhamdulillah bayi saya sudah tdk rewel lg

  9. syamsul says:

    Assalamu alaikum izin share ustadz

  10. Islam says:

    Mengatasi bayi yang sering menangis, mungkin bisa dengan sang ibu atau ayahnya lebih sering membaca Al Quran dirumahnya.

  11. Iman komara says:

    Assalamu’alaikum

    Anak saya ber umur 23 bulan, sudah hampir 2 minggu anak saya sering menangis tanpa sebab, dan dijam yg sama, siang setelah dzuhur dan malam jm 10 an pasti menangis dan berteriak, walaupun sebelum tidur kita shalat berjmaah dan membaca al qur’an bersama2, pasti malam jam 10 tiba2 menangis, sudah saya coba untuk membisikan an nas, al falaq, al ikhlas dan ayat kursi tapi anak saya semakin berontak, dan saya coba juga berkeliling rumah sambil baca ayat kursi dan menyebarkan garam ini saya coba karena saya ga tau harus bgmn lagi, dan sampai hari ini anak saya masih sering menangis di jam2 itu, mohon bimbinganya… Saya harus bgmn ?

  12. Iman komara says:

    Assalamu’alaikum
    Nama saya iman komara
    Anak saya ber umur 23 bulan, sudah hampir 2 minggu anak saya sering menangis tanpa sebab, dan dijam yg sama, siang setelah dzuhur dan malam jm 10 an pasti menangis dan berteriak, walaupun sebelum tidur kita shalat berjmaah dan membaca al qur’an bersama2, pasti malam jam 10 tiba2 menangis, sudah saya coba untuk membisikan an nas, al falaq, al ikhlas dan ayat kursi tapi anak saya semakin berontak, dan saya coba juga berkeliling rumah sambil baca ayat kursi dan menyebarkan garam ini saya coba karena saya ga tau harus bgmn lagi, dan sampai hari ini anak saya masih sering menangis di jam2 itu, mohon bimbinganya… Saya harus bgmn ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: