Berdzikir di Hari Tasyriq

Ustadz Aris Munandar, SS

Hari Tasyriq adalah tiga hari setelah hari nahr (hari penyembelihan yaitu tanggal 10 Dzulhijjah). Disebut tasyriq karena pada hari tersebut banyak orang yang mendedeng dan menjemur daging hewan kurban (Syarah Nawawi untuk Shahih Muslim 3/131).

وَاذْكُرُوا اللَّهَ فِي أَيَّامٍ مَعْدُودَاتٍ

“Dan berdzikirlah dengan menyebut nama Allah pada hari-hari yang berbilang” (QS al Baqarah:203).

عن ابن عباس في قوله:” واذكروا الله في أيام معدودات”، قال: أيام التشريق.

Tentang ayat di atas, Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu mengatakan bahwa yang dimaksudkan adalah hari-hari tasyriq (Diriwayatkan oleh al Thabari dalam tafsirnya no 3886. Riwayat ini statusnya hasan, lihat al Tafsir al Mukhtashar al Shahih hal 45) Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: