Penipuan Dengan Kedok Diskon

Ustadz DR. Muhammad Arifin bin Badri. MA

Dan diantara bentuk penipuan yang biasa terjadi di masyarakat ialah apa yang sering terjadi di berbagai pusat perbelanjaan, mal-mal, supermarket-supermarket dan yang serupa, Dimana mereka membuat promosi yang amat meng­giurkan para pembeli, misalnya dengan membuat pamflet-pamflet yang bertuliskan : Big Sale/Discont 50%, 40 %, 30%, 20 % dan seterusnya. sehingga ketika pembeli yang lugu ketika membaca promosi ini akan berkata bahwa bila harga awal suatu barang yang didiscount 50% adalah Rp 100.000,- maka sekarang ia akan dapat membelinya dengan harga Rp 50.000, ­dan demikianlah seterusnya. Akan tetapi pada kenyataannya tidak, seindah yang ia impikan dan bayangkan, sebab para pemi­lik supermarket-supermarket tersebut, sebelum memasang iklan discount 50% ia telah mengganti stiker harga yang sebelumnya tertulis Rp l00.000,- menjadi Rp.180.000,- sehingga bila harga ini didiscount 50% maka harganya menjadi Rp 90.000,- dan demikianlah seterusnya. Dengan demikian impian para pembeli dan konsumen yang mengimpikan harga murah, dan dapat membeli barang dengan separoh harga benar-benar tertipu, sebab ia hanya mendapatkan discount 10% dan bukan 50%. Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: