Download Audio: Pentingnya Aqidah Dalam Pembinaan Umat (Ust Aunur Rofiq Ghufron)

Banyak di antara kaum muslimin yang kurang memperhatikan masalah aqidah pada kehidupannya dan kehidupan saudaranya (muslim) yang lain. Padahal aqidah atau tauhid merupakan hal yang sangat fital dalam kehidupan, sebab merupakan mizan diterima atau ditolaknya suatu amal. Amalan akan di terima oleh Alloh jika terbangun diatas keimanan, murninya keta’atan kepada Alloh dan bersih dari kesyirikan. Bahkan mayoritas surat dalam Al Qur`an memprioritaskan pembahasan pentingnya aqidah tauhid dan bahaya syirik bagi pribadi dan masyarakat. Juga menjelaskan bahwa syirik adalah faktor utama penyebab kebinasaan hamba, di dunia maupun di akherat. Lantaran pentingnya perkara aqidah ini, maka semua rosul memulai dakwahnya “Maka hendaknya; perkara yang pertama kali kau serukan kepada mereka adalah syahadat Lailaha illalloh (tidak ada sesembahan yang benar kecuali Alloh), dan dalam riwayat lain: Maka hendaknya perkara yang pertama kali kau serukan kepada mereka adalah ; agar mereka mengesakan Alloh ( HR. Bukhori dan Muslim)

Silahkan simak kajian berikut bersama Ustadz Aunur Rofiq Ghufron, Lc. (Pimpinan Ponpes al-Furqon, Gresik, Jawa Timur) yg dilaksanakan di Solo 10 Syawal 1431/19 September 2010 Baca pos ini lebih lanjut

Download Audio: Khutbah ‘Idul Fithri 1431 H Bersama Ustadz Abu Izzi (Kendari, 10 September 2010)

Bismillah, berikut ini kami hadirkan rekaman Khutbah ‘Idul Fithri 1431 H yang disampaikan oleh Ustadz Abu Izzi (Pengasuh Madrasah Imam Ahmad bin Hambal semarang) Dengan Judul “Meraih Keutamaan Sabar” Shalat dan khutbah ‘Idul Fithri ini diselenggarakan di Jl. A.H. Nasution, Kel. Kambu, Depan Madrasah Ibnu Abbas As-Salafy Kendari (Jum’at, 10 September 2010).

Semoga nasihat beliau bermanfaat bagi seluruh kaum muslimin.

Silakan download rekaman khutbah beliau pada link berikut: Baca pos ini lebih lanjut

Keutamaan Dan Hukum Berjabat Tangan

Thalibul Ilmi Ma’had Al Furqon

Sungguh pada diri Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam terdapat suri tauladan yang baik bagi umatnya. Baik dalam masalah aqidah, ibadah, muamalah, dan semua aspek kehidupan. Akhlak Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam sangatlah terpuji sehingga Ummul Mu’minin Aisyah radhiyallahu ‘anha ketika ditanya tentang akhlak beliau, ia mengatakan bahwa akhlak Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah Al-qur’an. Penutup para nabi ini dalam bermuamalah dengan para sahabatnya tidaklah membeda-bedakan antara yang satu dengan yang lain.

Didalam kitab-kitab hadits banyak terdapat hadits shahih yang menerangkan disyariatkan amalan ini yakni jabat tangan dengan sesama jenis ketika bertemu saudaranya sesama muslim (laki-laki dengan laki-laki atau mahramnya, wanita dengan wanita atau mahramnya) Baca pos ini lebih lanjut

Qasarkanlah (Pendekkanlah) Shalatmu Ketika Engkau Musafir

Pengertian Musafir (as-Safar) Secara Umum:

As-Safar berarti penempuhan jarak. As-Safar berarti keluar dari kampung halaman menuju satu tempat yang berjarak jauh sehingga karenanya pelakunya diperbolehkan untuk mengqasarkan (memendekkan) shalatnya.

(Rujuk: Ensiklopedi shalat Menurut al-Qur’an dan as-Sunnah, oleh Sheikh Dr. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani, Terbitan Pustaka Imam asy-Syafi’i, m/s. 225) Baca pos ini lebih lanjut

Fidyah di Dalam Puasa

Ustadz Abu Sulaiman Aris Sugiyantoro

Allâh Ta’ala telah menurunkan kewajiban puasa kepada Nabi-Nya yang mulia pada tahun kedua Hijriyah. Puasa pertama kali diwajibkan dengan takhyir (bersifat pilihan). Barangsiapa yang mau, maka dia berpuasa. Dan barangsiapa yang tidak berkehendak, maka dia boleh tidak berpuasa, akan tetapi dia membayar fidyah. Kemudian hukum tersebut dihapus, dan bagi seluruh orang beriman yang menjumpai bulan Ramadhan diperintahkan untuk berpuasa.

Pada zaman sekarang ini, ada sebagian orang yang beranggapan, bahwa seseorang boleh tidak berpuasa meskipun sama sekali tidak ada udzur, asalkan dia mengganti dengan membayar fidyah. Jelas hal ini tidak dibenarkan dalam agama kita.

Untuk memperjelas tentang fidyah, dalam tulisan ini akan kami uraikan beberapa hal berkaitan dengan fidyah tersebut. Semoga Allâh Ta’ala memberikan taufik-Nya kepada kita untuk ilmu yang bermanfa’at, serta amal shalih yang Dia ridhai. Baca pos ini lebih lanjut

Download Audio: Khutbah ‘Idul Fithri 1431 H Bersama Ustadz Afifi Abdul Wadud (Jogja, 10 September 2010)

Alhamdulillah, berikut ini kami hadirkan rekaman Khutbah ‘Idul Fithri 1431 H yang disampaikan oleh Ustadz Afifi Abdul Wadud hafizhahullah yang diselenggarakan di Lapangan Pogung Baru Blok C, Jogjakarta (Jum’at, 10 September 2010).

Semoga nasihat beliau bermanfaat bagi seluruh kaum muslimin.

Silakan download rekaman khutbah beliau pada link berikut: Baca pos ini lebih lanjut

Puasa 6 Hari Syawwal

Ustadz Abu Abdil Muhsin Firanda, Lc

Pertanyaan : Apakah benar bahwa hadits yang menjelaskan tentang disyari’atkannya puasa enam hari di bulan syawaal adalah hadits yang lemah?

Lantas jika disyari’atkan puasa enam hari di bulan syawaal, maka bagaimana dengan seorang wanita yang punya hutang puasa banyak sehingga bulan syawaal dihabiskan untuk menqodo hutang puasanya sehingga tidak sempat puasa syawwal kecuali dua hari? . Apakah boleh puasa syawwal terlebih dahulu baru kemudian mengqodho hutang puasa? Baca pos ini lebih lanjut

Tanda-Tanda Sukses Meraih Fadhilah Ramadhan

Ramadhan bak jamuan istimewa yang diperuntukkan Allah Ta’ala bagi hamba-hamba-Nya tanpa pandang bulu, baik bagi mereka para pecinta kebaikan, atau bagi mereka para pecinta maksiat. Para pecinta kebaikan menyambut jamuan Ramadhan untuk berlomba meraih kecintaan Allah Ta’ala. Sementara para pecinta maksiat sudah selayaknya menjadikannya sebagai perhentian terakhir dari petualangan dosa selama ini, sekaligus momentum balik untuk bergabung bersama kafilah pecinta kebaikan.

“Apabila malam pertama Ramadhan tiba, syaitan-syaitan dan jin jahat dibelenggu. Pintu-pintu neraka ditutup, tidak ada satupun yang terbuka. Pintu-pintu surga dibuka, tidak ada satupun yang tertutup. Kemudian ada seorang penyeru yang berseru, ‘Wahai para pencari kebaikan, sambutlah! Wahai para pencari kejahatan, berhentilah. Maka Allah membebaskan orang-orang dari neraka, dan itu berlangsung pada setiap malam Ramadhan.” [Hadits Hasan, at-Tirmidzi: 682] Baca pos ini lebih lanjut

Bagaimana Menjalankan Puasa Enam Hari Bulan Syawal?

Oleh: Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Pertanyaan.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin -semoga Allah ‘azza wa jalla merahmatinya– ditanya : Apa cara yang paling baik dalam menjalankan puasa enam hari bulan Syawal ?

Jawaban
Cara yang paling utama adalah berpuasa pada enam hari awal bulan syawal sesudah hari Idul Fithri secara langsung, berturut-turut sebagaimana yang ditetapkan oleh para ulama, karena cara itu lebih maksimal dalam mewujudkan pengikutan seperti yang dituturkan dalam hadits, “Kemudian mengikutinya”, dan karena cara itu termasuk bersegera menuju kebajikan yang diperintahkan oleh dalil-dalil yang menganjurkannya dan memuji orang yang mengerjakannya, juga hal itu termasuk keteguhan hati yang merupakan bagian dari kesempurnaan seorang hamba Allah, sebab kesempatan tidak selayaknya dibiarkan lewat percuma ; karena seseorang tidak tahu apa yang dihadapkan kepadanya di kesempatan yang kedua atau akhir perkara. Baca pos ini lebih lanjut

Ucapan Selamat Hari Raya

الجواب المفيد عن حكم التهنئة بالعيد

Hukum Ucapan Selamat Hari Raya

وإن من التحية المشروعة يوم العيد والتي تكون سببا قويا من أسباب تأليف القلوب وتحابها التهنئة بالعيد التي كان الصحابة يقولها بعضهم لبعض ،

Di antara penghormatan yang dituntunkan pada hari ied yang merupakan faktor yang sangat efektif untuk mewujudkan kesatuan dan kedekatan hati adalah ucapan selamat hari raya yang diucapkan oleh para sahabat ketika bersua dengan sesama mereka.

وهذه التهنئة ليست خاصة بعيد دون آخر ، بل هي مشروعة في كلا العيدين.

Ucapan selamat ini tidak hanya berlaku untuk idul fitri saja bahkan berlaku untuk dua hari raya idul fitri dan idul adha.

بعضهم زعم أن التهنئة خاصة بعيد الفطر دون عيد الأضحى ، وهذا قول غريب ليس عليه آثار من آثار العلم والهدى ، ولا هو من هدي صحابة المصطفى.

Sebagian orang beranggapan bahwa ucapan selamat hari raya tersebut hanya berlaku untuk iedul fitri tanpa iedul adha. Ini adalah pendapat yang aneh, tidak berdalil dan tidak demikian yang dicontohkan oleh para shahabat Nabi. Baca pos ini lebih lanjut

Keutamaan Puasa Sunnah 6 Hari di Bulan Syawwal

Ustadz Abdullah Taslim. MA

Dari Abu Ayyub al-Anshari radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barangsiapa yang berpuasa (di bulan) Ramadhan, kemudian dia mengikutkannya dengan (puasa sunnah) enam hari di bulan Syawwal, maka (dia akan mendapatkan pahala) seperti puasa setahun penuh.”[1] Baca pos ini lebih lanjut

Makna Idul Fihtri/Adlha

Abdul Hakim bin Amir Abdat

Pada setiap kali menjelang Idul Fithri seperti sekarang ini (Ramadhan 1412H) atau tepat pada hari rayanya, seringkali kita mendengar dari para Khatib (penceramah/muballigh) di mimbar menerangkan, bahwa Idul Fithri itu maknanya -menurut persangkaan mereka- ialah “Kembali kepada Fitrah”, Yakni : Kita kembali kepada fitrah kita semula (suci) disebabkan telah terhapusnya dosa-dosa kita.

Penjelasan mereka di atas, adalah batil baik ditinjau dari jurusan lughoh/bahasa ataupun Syara’/Agama. Kesalahan mana dapat kami maklumi -meskipun umat tertipu- karena memang para khatib tersebut (tidak semuanya) tidak punya bagian sama sekali dalam bahasan-bahasan ilmiyah. Oleh karena itu wajiblah bagi kami untuk menjelaskan yang haq dan yang haq itulah yang wajib dituruti Insya Allahu Ta’ala. Baca pos ini lebih lanjut

Download Audio: Wasiat Tentang Fitnah (Ust. Abu Izzi, Kendari 10-Sept-2010)

Alhamdulillah, berikut adalah rekaman kajian bersama al-Ustadz Abu Izzi (Pengasuh Madrasah Imam Ahmad bin Hambal semarang) Pada kajian ini beliau menyampaikan tentang Wasiat Tentang Fitnah yg diadakan pada hari Jum’at, tgl. 10-September 2010 ba’da isya di Mesjid Baitul Makmur Andounohu, Kendari.

Semoga penjelasan beliau bermanfaat bagi seluruh kaum muslimin

Silakan download audio kajiannya pada link berikut: Baca pos ini lebih lanjut

Hindari Perayaan Idul Fithri Dari Kemasiatan!

Ustadz Abu Ihsan al Atsari al Maidani

إِنَِّ الْحَمدُ لله نَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا. مَنْ يَهْدِ الله فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ الله، وَأَشْهَدُ أَنُ مُحمَّداً عَبْدُ هُ وَرَسُولُهُ
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا الله حَقَّ تُقاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.
يَاأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَ خَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَ بَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَ نِسَاءً وَاتَّقُوا الله الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأرْحَامَ إِنَّ الله كَانَ عَلَيْكُم رَقِيباً
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا الله وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيداً، يُصْلِحْ لَكُم أعْمَالَكُم وَيَغْفِرْ لَكم ذُنُوبَكُم وَمَنْ يُطِعِ الله وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزاً عَظِيماً
أَمَّا بَعْدُ
فَإِنَّ أَفْضَلَ الحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ وَ أَحْسَنَ الهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ وَ شَرَّ الأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا وَ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَ كُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَ كُلُّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ Baca pos ini lebih lanjut

Bimbingan Berhari Raya Idul Fithri

Ustadz Abu Sulaiman Aris Sugiyantoro

MENGAPA DINAMAKAN ‘ID?
Secara bahasa, ‘Id ialah sesuatu yang kembali dan berulang-ulang. Sesuatu yang biasa datang dan kembali dari satu tempat atau waktu.

Kemudian dinamakan ‘Id, karena Allah kembali memberikan kebaikan dengan berbuka, setelah kita berpuasa dan membayar zakat fithri. Dan dengan disempurnakannya haji, setelah diperintahkan thawaf dan menyembelih binatang kurban. Karena, biasanya pada waktu-waktu seperti ini terdapat kesenangan dan kebahagiaan. Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: