Download Audio: Khutbah ‘Idul Fithri 1431 H Bersama Ustadz Afifi Abdul Wadud (Jogja, 10 September 2010)

Alhamdulillah, berikut ini kami hadirkan rekaman Khutbah ‘Idul Fithri 1431 H yang disampaikan oleh Ustadz Afifi Abdul Wadud hafizhahullah yang diselenggarakan di Lapangan Pogung Baru Blok C, Jogjakarta (Jum’at, 10 September 2010).

Semoga nasihat beliau bermanfaat bagi seluruh kaum muslimin.

Silakan download rekaman khutbah beliau pada link berikut: Baca pos ini lebih lanjut

Puasa 6 Hari Syawwal

Ustadz Abu Abdil Muhsin Firanda, Lc

Pertanyaan : Apakah benar bahwa hadits yang menjelaskan tentang disyari’atkannya puasa enam hari di bulan syawaal adalah hadits yang lemah?

Lantas jika disyari’atkan puasa enam hari di bulan syawaal, maka bagaimana dengan seorang wanita yang punya hutang puasa banyak sehingga bulan syawaal dihabiskan untuk menqodo hutang puasanya sehingga tidak sempat puasa syawwal kecuali dua hari? . Apakah boleh puasa syawwal terlebih dahulu baru kemudian mengqodho hutang puasa? Baca pos ini lebih lanjut

Tanda-Tanda Sukses Meraih Fadhilah Ramadhan

Ramadhan bak jamuan istimewa yang diperuntukkan Allah Ta’ala bagi hamba-hamba-Nya tanpa pandang bulu, baik bagi mereka para pecinta kebaikan, atau bagi mereka para pecinta maksiat. Para pecinta kebaikan menyambut jamuan Ramadhan untuk berlomba meraih kecintaan Allah Ta’ala. Sementara para pecinta maksiat sudah selayaknya menjadikannya sebagai perhentian terakhir dari petualangan dosa selama ini, sekaligus momentum balik untuk bergabung bersama kafilah pecinta kebaikan.

“Apabila malam pertama Ramadhan tiba, syaitan-syaitan dan jin jahat dibelenggu. Pintu-pintu neraka ditutup, tidak ada satupun yang terbuka. Pintu-pintu surga dibuka, tidak ada satupun yang tertutup. Kemudian ada seorang penyeru yang berseru, ‘Wahai para pencari kebaikan, sambutlah! Wahai para pencari kejahatan, berhentilah. Maka Allah membebaskan orang-orang dari neraka, dan itu berlangsung pada setiap malam Ramadhan.” [Hadits Hasan, at-Tirmidzi: 682] Baca pos ini lebih lanjut

Bagaimana Menjalankan Puasa Enam Hari Bulan Syawal?

Oleh: Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Pertanyaan.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin -semoga Allah ‘azza wa jalla merahmatinya– ditanya : Apa cara yang paling baik dalam menjalankan puasa enam hari bulan Syawal ?

Jawaban
Cara yang paling utama adalah berpuasa pada enam hari awal bulan syawal sesudah hari Idul Fithri secara langsung, berturut-turut sebagaimana yang ditetapkan oleh para ulama, karena cara itu lebih maksimal dalam mewujudkan pengikutan seperti yang dituturkan dalam hadits, “Kemudian mengikutinya”, dan karena cara itu termasuk bersegera menuju kebajikan yang diperintahkan oleh dalil-dalil yang menganjurkannya dan memuji orang yang mengerjakannya, juga hal itu termasuk keteguhan hati yang merupakan bagian dari kesempurnaan seorang hamba Allah, sebab kesempatan tidak selayaknya dibiarkan lewat percuma ; karena seseorang tidak tahu apa yang dihadapkan kepadanya di kesempatan yang kedua atau akhir perkara. Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: