Mendulang Sunnah Nabi pada Hari Raya ‘Iedul Fitri

‘Iedul Fitri merupakan salah satu hari besar umat Islam. Setelah berpuasa sebulan penuh, siang hari menahan diri dari makan, minum dan syahwat, malam hari menunaikan shalat tarawih berjama’ah, maka tibalah hari yang dinanti, Hari Raya ‘Iedul Fitri. Dari sisi bahasa, ‘Ied, artinya sesuatu yang kembali. Yaitu satu hari yang akan selalu berulang kembali setiap tahun.

Kaum muslimin menyambut hari ini dengan suka cita. Setelah sebulan penuh jiwa dan fisiknya dilatih melalui ibadah puasa, maka sekarang tibalah masa pembuktian. Apakah latihan selama sebulan penuh itu berbuah ataukah tidak? Latihan jiwa yang ditempuh dalam bulan suci ini, diharapkan membekas pada diri; sehingga ketika keluar dari bulan Ramadhan, kita berhak mendapat gelar muttaqin yang seperti diharapkan. Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: