Download Audio: Adab Sahur dan Buka Bersama Ust Armen Halim Naro Rahimahulloh

Prosesi makan sahur merupakan suatu ibadah tersendiri bagi seorang yang akan berpuasa. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam memerintahkannya dan menjelaskan bahwa didalamnya terdapat barokah, sebagaimana dalam sabda beliau Shalallahu ‘alaihi wa Sallam:

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً

Makan sahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam makan sahur tersebut terdapat barokah.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam memerintahkan kaum muslimin agar makan sahur ketika hendak menjalankan ibadah puasa, sekaligus menjelaskan hikmah dari makan sahur. Baca pos ini lebih lanjut

Amalan Puasa Ramadhan

Ustadz Abu Asma Kholid bin Syamhudi

DEFINISI PUASA
Secara bahasa, puasa (ash shiyam) dalam bahasa Arab artinya menahan diri, seperti tersebut dalam firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :

“Aku telah bernadzar kepada Allah untuk menahan diri (dari berbicara)”.[Maryam : 26].

Adapun secara istilah syar’i ialah, menahan diri dari hal-hal yang membatalkannya sejak terbit fajar sampai terbenam matahari dengan disertai niat. Baca pos ini lebih lanjut

Televisi Dalam Sorotan

Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita yang mulia, Muhammad bin Abdillah, keluarga dan para sahabatnya.

Sesungguhnya seorang mu’min mengetahui bahwa dirinya akan berdiri di hadapan Allah dan akan dimintai pertanggungjawaban atas amalan-amalan yang diperbuat oleh pendengaran, penglihatan dan hatinya.

Allah berfirman,

إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولا

Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (QS. Al-Isra’: 36) Baca pos ini lebih lanjut

AS-SHAMAD, Penguasa Yang Maha Sempurna Dan Bergantung Kepada-Nya Segala Sesuatu

Ustadz Abdullah bin Taslim. MA

Dasar penetapan

Nama Allah Ta’ala yang agung ini disebutkan dalam firman-Nya:

{قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ، اللهُ الصَّمَدُ}

“Katakanlah: Dialah Allah Yang Maha Esa, Allah adalah ash-Shamad (Penguasa Yang Maha Sempurna dan bergantung kepada-Nya segala sesuatu)”(QS al-Ikhlaash:1-2).

Dan dalam sebuah hadits yang shahih Rasululah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada para sahabat : “Apakah kalian tidak mampu membaca sepertiga (dari) al-Qur’an dalam satu malam?” Maka para sahabat y merasakan hal itu sangat berat dan meraka berkata: Siapa di antara kami yang mampu (melakukan) hal itu, wahai Rasulullah? Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “(Surat) Allah al-Wahid (Yang Maha Esa) ash-Shamad (Penguasa Yang Maha Sempurna dan bergantung kepada-Nya segala sesuatu) adalah (sebanding dengan) sepertiga al-Qur’an”[1]. Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: