Keutamaan Bersedekah, Sifat Pemaaf Dan Merendahkan Diri

Ustadz Abdullah bin Taslim. MA

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ t، عن رَسُولَ اللَّهِ r قَالَ : « مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ، وَمَا زادَ اللهُ عَبْداً بعَفْوٍ إِلاَّ عِزّاً، وَمَا تَوَاضَعَ أحَدٌ للهِ إِلاَّ رَفَعَهُ اللهُ » رواه مسلم وغيره.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidaklah sedekah itu mengurangi harta, dan tidaklah Allah menambah bagi seorang hamba dengan pemberian maafnya (kepada saudaranya) kecuali kemuliaan (di dunia dan akhirat), serta tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah kecuali Dia akan meninggikan (derajat)nya (di dunia dan akhirat)”[1]. Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

I’tikaaf [Berdiam Diri]

Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilaaly & Syaikh Ali Hasan Ali Abdul Hamid

[1]. Hikmahnya.
Al-Alamah Ibnul Qayyim berkata : “Manakala hadir dalam keadaan sehat dan istiqamah (konsisten) di atas rute perjalanan menuju Allah Ta’ala tergantung pada kumpulnya (unsur pendukung) hati tersebut kepada Allah, dan menyalurkannya dengan menghadapkan hati tersebut kepada Allah Ta’ala secara menyeluruh, karena kusutnya hati tidak akan dapat sembuh kecuali dengan menghadapkan(nya) kepada Allah Ta’ala, sedangkan makan dan minum yang berlebih-lebihan dan berlebih-lebihan dalam bergaul, terlalu banyak bicara dan tidur, termasuk dari unsur-unsur yang menjadikan hati bertambah berantakan (kusut) dan mencerai beraikan hati di setiap tempat, dan (hal-hal tersebut) akan memutuskan perjalanan hati menuju Allah atau akan melemahkan, menghalangi dan menghentikannya. Baca pos ini lebih lanjut

Al-Quran Turun Pada Malam Lailatul Qadr Bukan Malam ‘Nuzulul Quran’ 17 Ramadhan

Ketika memasuki malam yang ke 17 di bulan Ramadhan sebagian kaum muslimin dan masjid-masjid mulai diadakan peringatan turunnya al-Quran pertama kali yang disebut malam peringatan Nuzulul Quran. Hal ini juga ‘terkesan’ dikuatkan dengan catatan kaki dalam “al-Quran dan Terjemahnya” surat adh-Dhukhan ayat 3.

إِنَّآ أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُّبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ

Sesungguhnya kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi[1369] dan Sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.

[1369] malam yang diberkahi ialah malam Al Quran pertama kali diturunkan. di Indonesia umumnya dianggap jatuh pada tanggal 17 Ramadhan. Baca pos ini lebih lanjut

Memisahkan Antara Shalat Rawatib Dengan Shalat Wajib Dengan Ucapan

Syiakh Dr. Said bin Ali bin Wahf Al-Qaththani.

Yakni berdasarkan hadits As-Saa’ib bin Yazid bahwa Muawiyyah radhiyallahu ‘anhu pernah berkata kepadanya : “Apabil engkau telah shalat Jum’at, janganlah engkau sambung dengan shalat lain sebelum engkau berbicara atau keluar dari tempat shalat. Karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kami untuk melakukan itu. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Janganlah menyambung satu shalat dengan shalat yang lain, sebelum berbicara atau keluar” [1] Baca pos ini lebih lanjut

Player Streaming Radio Rodja Untuk Blackberry

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Alhamdulillah bagi teman-teman yang menggunakan Blackberry sekarang bisa mengikuti terus kajian di Radio Rodja 756AM melalui player streaming yang sudah kami sediakan di server kami. Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut untuk bisa menikmati siaran live streaming Rodja di Blackberry. Baca pos ini lebih lanjut

Cara Menghitung Zakat Mal

Ustadz DR. Muhammad Arifin bin Baderi
Segala puji hanya milik Allâh Ta’ala, shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Nabi Muhammad Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam, keluarga dan sahabatnya.

Harta benda beserta seluruh kenikmatan dunia diciptakan untuk kepentingan manusia, agar mereka bersyukur kepada Allâh Ta’ala dan rajin beribadah kepada-Nya. Oleh karena itu tatkala Nabi Ibrahim ‘alaihissalam, meninggalkan putranya, Nabi Ismail ‘alaihissalam di sekitar bangunan Ka’bah, beliau berdoa: Baca pos ini lebih lanjut

Seputar Bid’ah Shalat Tarawih

Ustadz Zainal Abidin bin Syamsuddin, Lc
HAKIKAT BID’AH
Asal kata bid’ah adalah menciptakan (suatu hal yang baru) tanpa ada contoh sebelumnya [1]. Sebagaimana firman Allah, Allah pencipta langit dan bumi. (Al Baqarah : 117). Bahwa Allah menciptakan keduanya tanpa contoh sebelumnya [2].

Adapun bid’ah menurut makna syar’i, ialah sebagaimana yang telah dinyatakan oleh Imam Ibnu Taimiyah, yaitu segala cara beragama yang tidak disyari’atkan oleh Allah dan RasulNya; yakni yang tidak diperintahkan, baik dalam wujud perintah wajib atau berbentuk anjuran [3], baik berupa keyakinan, ibadah dan muamalah. Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: