Download Audio: MENGENAL AGAMA SYI’AH RAFIDHAH (Syaikh Utsman Al-Khamiis)

Tema : Mengenal Syiah Rafidah
Pemateri : Syaikh Utsman Bin Muhammad Al Khomiis hafidzohullah
Penerjemah : Ustadz Mizan
Lokasi : Masjid Fauzan Aikmel Lombok Timur

Dalam kajian ini Syaikh mengajak kita semua untuk mengenal syi`ah rafidah, kesesatan aqidah dan manhajnya dan bahayanya.

Mereka dinamakan rafidhah, karena mereka datang ke Zaid bin Ali bin Husein, lalu mereka berkata : Berlepas dirilah kamu dari Abu Bakr dan Umar sehingga kami bisa bersamamu!, lalu beliau menjawab : Mereka berdua (Abu Bakar dan Umar) adalah sahabat kakekku, bahkan aku setia kepada mereka. Mereka berkata : Kalau begitu, kami menolakmu (rafadhnaak) maka dinamakanlah mereka Raafidhah (yang menolak), dan orang yang membai`at dan sepakat dengan Zaid bin Ali bin Husein disebut Zaidiyah. (Al Bihaar, oleh Al Majlisi, hal : 68-96-97. (Dia ini merupakan salah seorang tempat bertanya orang-orang rafidhah (syi`ah) untuk zaman-zaman terakhir).

Silakan download pada link berikut: Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

Download Audio : “PINTU-PINTU KEBAIKAN”, Ust.DR. Muhammad Nur Ihsan (Madiun, 18 Juli 2010)

Kita ketahui pintu-pintu kebaikan sangat banyak sekali, dan untuk membukanya kita harus mempunyai kunci dari pintu-pintu tersebut. Kemudian bagaimana kita bisa menjadi orang yang mempunyai kunci tersebut, dan dapat membuka pintu tersebut, bagaimana kita bisa mempunyai kunci dan kita menjadi kunci pintu kebaikan bagi diri kita dan bagi orang lain?
Silahkan simak urain Ust. DR. Muhammad Nur Ihsan, MA hafidhahullah dg tema “PINTU-PINTU KEBAIKAN” yang diselenggarakan di Masjid Agung Baitul Hakim Madiun Jl. Aloon-aloon barat Madiun (Ahad, 18 Juni 2010). Silahkan Download pada link berikut: Baca pos ini lebih lanjut

Polemik Arah Kiblat Yang Tidak Tepat

Muhammad Abduh Tuasikal

Permasalahan ini masih menjadi polemik di tengah-tengah kaum muslimin sampai saat ini. Ada yang berusaha mencari arah kiblat yang harus persis menghadap ke Ka’bah, harus bergeser sedikit ke utara. Ada pula yang berpendapat cukup menghadap arahnya saja yaitu arah barat dan shalatnya tetap sah.

Semoga penjelasan kali ini dapat menyelesaikan polemik yang ada. Semoga bermanfaat. Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: