Keutamaan Shalat Taubat

Ustadz Abdullah bin Taslim. MA

عن أبي يكر الصديق  قال: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ  يَقُولُ: «مَا مِنْ رَجُلٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا، ثُمَّ يَقُومُ فَيَتَطَهَّر – وفي رواية: فيحسن الوضوء – ، ثُمَّ يُصَلِّى – وفي رواية: ركعتين –، ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللَّه؛َ إِلاَّ غَفَرَ اللَّهُ لَهُ»، ثُمَّ قَرَأَ هَذِهِ الآيَةَ {وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ}، رواه الترمذي وأبو داود وابن ماجه وغيرهم.

Dari Abu Bakar ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu dia berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidaklah seorang (muslim) melakukan suatu perbuatan dosa, lalu dia bersuci – dalam riwayat lain: berwudhu dengan baik –, kemudian melaksanakan shalat – dalam riwayat lain: dua rakaat –, lalu meminta ampun kepada Allah, kecuali Allah akan mengampuni (dosa)nya”. Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca ayat ini: “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka, dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah, dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengatahui” (QS. Ali ‘Imraan:135)[1]. Baca pos ini lebih lanjut

Download Audio: SIFAT PERNIAGAAN NABI (Ust. DR. Muhammad Arifin Baderi) [Yogyakarta, 25 Juli 2010]

Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini, kami hadirkan kajian umum di Masjid Kampus UGM (Ahad, 25 Juli 2010) bersama al Ustadz al Fadhil Dr. Muhammad Arifin Baderi, M.A -hafizhahullah- dengan tema SIFAT PERNIAGAAN NABI –shallallahu ‘alaihi wa sallam-. Semoga penjelasan beliau bermanfaat bagi seluruh kaum mulimin.

Silakan download rekaman kajian beliau pada link berikut: Baca pos ini lebih lanjut

Download Audio: KENAPA ISLAM MENGECAM TERORISME? (Ust. DR. Ali Musri) [Solo, 25 Juli 2010]

Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini kami dapat menghadirkan rekaman Kajian Akbar KENAPA ISLAM MENGECAM TERORISME ? di kota Solo bersama al-Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A. (Rektor STDI Imam Syafi’i Jember)

Kajian ini diselenggarakan di Masjid Baiturrahmah, Mojosongo, Solo (Ahad, 25 Juli 2010). Sebelum kajian dimulai, terlebih dahulu diberi sambutan oleh pihak Takmir Masjid Baiturrahmah dan pihak Poltabes Surakarta.

Alhamdulillah, kajian ini berlangsung dengan lancar serta dihadiri banyak peserta hingga di luar masjid. Semoga kajian yang beliau sampaikan bermanfaat bagi seluruh kaum muslimin. Silakan download pada link di bawah ini: Baca pos ini lebih lanjut

Saudariku, Apa yang Menghalangimu untuk Berjilbab?

Saudariku…
Seorang mukmin dengan mukmin lain ibarat cermin. Bukan cermin yang memantulkan bayangan fisik, melainkan cermin yang menjadi refleksi akhlak dan tingkah laku. Kita dapat mengetahui dan melihat kekurangan kita dari saudara seagama kita. Cerminan baik dari saudara kita tentulah baik pula untuk kita ikuti. Sedangkan cerminan buruk dari saudara kita lebih pantas untuk kita tinggalkan dan jadikan pembelajaran untuk saling memperbaiki.

Saudariku…
Tentu engkau sudah mengetahui bahwa Islam mengajarkan kita untuk saling mencintai. Dan salah satu bukti cinta Islam kepada kita –kaum wanita– adalah perintah untuk berjilbab. Namun, kulihat engkau masih belum mengambil “kado istimewa” itu. Kudengar masih banyak alasan yang menginap di rongga-rongga pikiran dan hatimu setiap kali kutanya, “Kenapa jilbabmu masih belum kau pakai?” Padahal sudah banyak waktu kau luangkan untuk mengkaji ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang perintah jilbab. Sudah sekian judul buku engkau baca untuk memantapkan hatimu agar segera berjilbab. Juga ribuan surat cinta dari saudarimu yang menginginkan agar jilbabmu itu segera kau kenakan. Lalu kenapa, jilbabmu masih terlipat rapi di dalam lemari dan bukan terjulur untuk menutupi dirimu? Baca pos ini lebih lanjut

Penerimaan Santri Baru Angkatan XI

Madrasah Imam Ahmad bin Hambal Semarang akan membuka pendaftaran kelas baru Angkatan XI tahun 2010 M / 1431 H.

Pendaftaran akan dimulai pada tanggal 1 Juli – 11 Agustus 2010. Baca pos ini lebih lanjut

Kritik: Ijtima’ Tahunan Jama’ah Tabligh

Penjelasan Syaikh Abdullah al Ubailan mengenai ijtima’ tahunan Jama’ah Tabligh.

السؤال
يحدث الآن تجمع جماهيري بمئات الالوف في بنجلادش او تجمع سنوي في نفس الوقت بحجة التعاون على البر والتقوى فما حكم ذلك في الشرع؟

Pertanyaan, “Saat ini terjadi perkumpulan massal yang dihadiri oleh ratusan ribu manusia di Bangladesh atau perkumpulan tahunan pada waktu yang bersamaan dengan alasan tolong menolong dalam kebaikan dan takwa. Apa hukum perkumpulan semisal ini dalam syariat?Baca pos ini lebih lanjut

Keutamaan Membaca Shalawat Kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

Ustadz Abdullah bin Taslim. MA

عن أنس بن مالك  قال: قال رسول الله : «مَن صلَّى عليَّ صلاةً واحدةً ، صَلى اللهُ عليه عَشْرَ صَلَوَاتٍ، وحُطَّتْ عنه عَشْرُ خَطياتٍ ، ورُفِعَتْ له عَشْرُ دَرَجَاتٍ» رواه النسائي وأحمد وغيرهما وهو حديث صحيح.

Dari Anas bin malik Shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang mengucapkan shalawat kepadaku satu kali maka Allah akan bershalawat baginya sepuluh kali, dan digugurkan sepuluh kesalahan (dosa)nya, serta ditinggikan baginya sepuluh derajat/tingkatan (di surga kelak)”[1]. Baca pos ini lebih lanjut

Syahadat Bukan Sekedar Ucapan

Ustadz Abu Fairuz Ahmad Ridwan, Lc

Dua kalimat syahadat adalah pintu gerbang memasuki agama Islam. Siapapun yang ingin memasuki agama ini harus ter­lebih dahulu mengikrarkan, memahami isi dan mengerjakan kon sekwensinya. Tanpa memahami makna dan konsekwen­sinya maka ucapan yang di ikrarkan seseorang akan menjadi  perkataan yang tidak bermakna.

Dua kalimat syahadat bukanlah sekedar ucapan. Sebab kalaulah sekedar ucapan, maka tidak ada pembeda antara seorang munafik dan orang beriman. akan setara kedudukan  Abdullah bin Ubay seorang pemimpin kaum munafikin, dengan Rasulullah Sholallahu alaihi wa sallam  pemimpin kaum mukminin, karena keduanya mengucapkan ikrar yang sama. Baca pos ini lebih lanjut

Download Audio: MENGENAL AGAMA SYI’AH RAFIDHAH (Syaikh Utsman Al-Khamiis)

Tema : Mengenal Syiah Rafidah
Pemateri : Syaikh Utsman Bin Muhammad Al Khomiis hafidzohullah
Penerjemah : Ustadz Mizan
Lokasi : Masjid Fauzan Aikmel Lombok Timur

Dalam kajian ini Syaikh mengajak kita semua untuk mengenal syi`ah rafidah, kesesatan aqidah dan manhajnya dan bahayanya.

Mereka dinamakan rafidhah, karena mereka datang ke Zaid bin Ali bin Husein, lalu mereka berkata : Berlepas dirilah kamu dari Abu Bakr dan Umar sehingga kami bisa bersamamu!, lalu beliau menjawab : Mereka berdua (Abu Bakar dan Umar) adalah sahabat kakekku, bahkan aku setia kepada mereka. Mereka berkata : Kalau begitu, kami menolakmu (rafadhnaak) maka dinamakanlah mereka Raafidhah (yang menolak), dan orang yang membai`at dan sepakat dengan Zaid bin Ali bin Husein disebut Zaidiyah. (Al Bihaar, oleh Al Majlisi, hal : 68-96-97. (Dia ini merupakan salah seorang tempat bertanya orang-orang rafidhah (syi`ah) untuk zaman-zaman terakhir).

Silakan download pada link berikut: Baca pos ini lebih lanjut

Download Audio : “PINTU-PINTU KEBAIKAN”, Ust.DR. Muhammad Nur Ihsan (Madiun, 18 Juli 2010)

Kita ketahui pintu-pintu kebaikan sangat banyak sekali, dan untuk membukanya kita harus mempunyai kunci dari pintu-pintu tersebut. Kemudian bagaimana kita bisa menjadi orang yang mempunyai kunci tersebut, dan dapat membuka pintu tersebut, bagaimana kita bisa mempunyai kunci dan kita menjadi kunci pintu kebaikan bagi diri kita dan bagi orang lain?
Silahkan simak urain Ust. DR. Muhammad Nur Ihsan, MA hafidhahullah dg tema “PINTU-PINTU KEBAIKAN” yang diselenggarakan di Masjid Agung Baitul Hakim Madiun Jl. Aloon-aloon barat Madiun (Ahad, 18 Juni 2010). Silahkan Download pada link berikut: Baca pos ini lebih lanjut

Polemik Arah Kiblat Yang Tidak Tepat

Muhammad Abduh Tuasikal

Permasalahan ini masih menjadi polemik di tengah-tengah kaum muslimin sampai saat ini. Ada yang berusaha mencari arah kiblat yang harus persis menghadap ke Ka’bah, harus bergeser sedikit ke utara. Ada pula yang berpendapat cukup menghadap arahnya saja yaitu arah barat dan shalatnya tetap sah.

Semoga penjelasan kali ini dapat menyelesaikan polemik yang ada. Semoga bermanfaat. Baca pos ini lebih lanjut

Waktu Dan Tempat Dianjurkannya Istighfar

Ustadz Abu Abdillah Syahrul Fatwa bin Lukman

Istighfar dan taubat dianjurkan pada setiap waktu, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Sesungguhnya dari arah tenggelamnya matahari ada pintu yang senan­tiasa terbuka luasnya tujuh puluh tahun. Pintu itu akan senantiasa terbuka untuk taubat hingga matahari terbit dari arah barat. Apabila matahari telah terbit dari arah sang, maka tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang un­tuk dirinya yang belum beriman sebelum itu, atau dia be­lum mengusahakan kebaikan dalam imannya.”[1] Baca pos ini lebih lanjut

Download Audio: MARI BELAJAR IKHLAS (Ust. Firanda Andirja) [Lombok, 15 Juli 2010]

Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini kami hadirkan rekaman kajian tentang ikhlas yang disampaikan oleh al Ustadz al Fadhil Abu Abdil Muhsin Firanda Andirja, Lc. di Masjid Lawata Lombok (15 Juli 2010). Semoga nasihat beliau bermanfaat bagi kaum muslimin. Silakan download pada link berikut: Baca pos ini lebih lanjut

Menangis dan Tertawa Menurut Sunnah

Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron

Pengantar Redaksi

Isak tangis orang dewasa tidaklah sama dengan tangisan anak kecil. Menangis bukanlah aib, bukan pula pintu kesengsaraan. Terkadang tangisan dapat menghidupkan hati, menghapus kesalahan dan men

datangkan ampunan ar-Rohman. Dan jangan dikira tertawa atau menertawakan sesuatu adalah hal yang sepele. Apalagi yang menjadi bahan lelucon adalah syari’at Islam yang mulia. Dalam Islam, tertawa dan menangis ada rambu-rambu syar’inya, namun masih banyak saudara kita belum mengetahuinya. Benarlah bahwa hal-hal yang dianggap remeh oleh sebagian kalangan ternyata jika dikaji secara rinci merupakan hal yang perlu diwaspadai. Baca pos ini lebih lanjut

Download Audio: TERORISME BUKAN ISLAM, ISLAM BUKAN TERORISME (Ust. Dr. Ali Musri) [4 Juli 2010]

Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini kami hadirkan rekaman Kajian Akbar kota Medan (4 Juli 2010) bersama Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra (Rektor STDI Imam asy-Syafi’i, Jember). Kajian ini mengambil tema yang sangat penting untuk diketahui oleh kaum Muslimin pada saat ini, yaitu Terorisme Bukan Islam, Islam Bukan Terorisme. Semoga penjelasan beliau tentang hakikat kesesatan terorisme bermanfaat bagi kita. Silakan download pada link berikut: Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: