Antara Tawakal Dan Usaha Mencari Rezki Yang Halal

Ustadz Abdullah bin Taslim. MA

Syariat Islam yang agung sangat menganjurkan kaum muslimin untuk melakukan usaha halal yang bermanfaat untuk kehidupan mereka, dengan tetap menekankan kewajiban utama untuk selalu bertawakal (bersandar/berserah diri) dan meminta pertolongan kepada Allah Ta’ala dalam semua usaha yang mereka lakukan.

Allah Ta’ala berfirman,

{فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ}

Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi (untuk mencari rezki dan usaha yang halal) dan carilah karunia Allah, dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung” (QS al-Jumu’ah:10). Baca pos ini lebih lanjut

Peristiwa Tentara Gajah

Kisah ini sangat populer. Bangsa Arab mengabadikannya sebagai petunjuk penanggalan (‘amul fil atau tahun gajah, Red). Peristiwa ini menjadi salah satu bukti perhatian Allah kepada rumahNya, yaitu Ka’bah di Mekkah.

Awal cerita. Abrahah adalah pemimpin negeri Yaman. Dia penganut Nashrani yang taat. Menjadi wakil An Najasyi di negeri Yaman. Dia menyaksikan begitu banyak orang berduyun-duyun menuju Ka’bah, Baitul Haram. Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: