Empat Sebab Utama Fitnah Dalam Keluarga

Ustadz Abu Zahroh al-Anwar

Segala puji Alloh Azza Wa jalla, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rosulullah shallallahu alaihi wasallam,amma ba’du:

Dalam putaran roda kehidupan berumah tangga, pasutri akan mengalami fitnah atau ujian. Fitnah yang dimaksud disini adalah fitnah agama dan dunia. Fitnah agama adalah timbulnya penyelewengan beragama dalam keluarga. Adapun fitnah dunia adalah timbunya berbagai masalah yang bisa merusak keutuhan dan kelanggengan kehidupan pasutri.

Apakah penyebab dari timbulnya fitnah yang berupa persengketaan, percekcokan, dan tidak istiqomahnya anggota keluarga dalam ketaatan? Bila kita teliti, sebab-sebab timbulnya secara umum, dan keluarga secara khuhus, ada empat sebab terjadinya fitnah tersebut yakni :

1. Mengikuti hawa nafsu dan rusaknya tujuan

Hawa nafsu dan jeleknya tujuan merupakan pangkal pokok fitnah agama dan dunia, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun negara. Alloh Aza Wa jalla berfiraman : “ Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawea nafsunya sebagai Robbnya dan Alloh membiarkannya berdasarkan ilmu-Nya, dan Alloh telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya. Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Alloh (membiarkannya sesat)? Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran? (QS. Al-jatsiyah)

2. Ifroth dan tafrith

Ifroth dan tafrith artinya berlebi-lebihan dan meremehkan. Kedua hal ini merupakan salah satu sumber fitnah. Kita ambil contoh, dalam masalah mengingkari kemungkaran dalam keluarga. Bila ada suatu kemungkaran, maka manusia dalam menyikapinya ada yang berlebih-lebihan sehingga maslahat dan mafsadat sama sekali tidak diperhitungkan. Ada juga yang meremehkannya, sehingga tidak mengingkari sama sekali, bahkan cenderung membolehkan. Kedua sikap ini akan melahirkan fitnah yang sangat besar, berupa perpecahan dan perselisihan dalam urusan dunia maupun agama. Rosululloh Shallallahu alaihi wasallam mengingatkan kepada kita akan besarnya bahaya kedua sikap ini dalam sabdanya: “ Jauhilah sikap melampaui batas di dalam agama, sebab ia telah menghancurkan orang-orang sebelum kalian.” (HR. Ibnu majah)

3. Hilangnya manhaj yang sholih

Bilamana seseorang didalam memilih pasangan hidup, memasuki kehidupan keluarga, serta mengatasi kesulitan dan keruwetan dalam keluarga tanpa didasari dengan manhaj yang sholih, maka hal ini merupakan pangkal fitnah dalam keluarga. Bahkan bisa menimbulkan fitnah yang sangat besar berupa perceraian dan perpisahan.

4. Tergesa-gesa dan tidak sabar

Alloh aza Wa jalla memerintahkan kita untuk bersabar, : “ Bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Alloh).” (QS. Luqman: 17)

Kesabaran merupakan kunci kemenangan dan kebaikan dalam segala urusan dan sebagai penutup fitnah. Sebaliknya, ketidaksabaran dan ketergesa-gesaan merupakan pembuka pintu fitnah. Alloh aza Wa jalla berfirman : “ Mengapa kamu datang lebih cepat dari kaummu, hai Musa?” berkata Musa,” itulah mereka sedang menyusuli aku, dan aku bersegera kepada-Mu, ya Robbku, agar engkau ridho(kepadaku). Alloh berfirman: “ maka sesungguhnya kami telah menguji kaummu sesudah kamu tinggalkan, dan mereka telah disesatkan oleh Samiri.” (QS. Thoha: 83-85)

Inilah Nabiyulloh Musa alaihi’ salam yang ketika Beliau tergesa-gesa, maka didaptinya fitnah ditengah kaumnya, yaitu mereka beribadah kepada selain Alloh aza Wa jalla.

Berkata Ibnu Qoyyim,” barang siapa yang merenungi apa yang terjadi di dalam islam dari fitnah-fitnah. Baik besar maupun kecil, ia akan melihat bahwa sumbernya adalah menyia-nyiakan kaidah ini dan tidak sabar atas kemungkaran. Ia berusaha untuk menghilangkannya, lantas terlahirnya darinya sesuatu yang lebih besar kemungkarannya.”(I’lamul Muwaqi’in)

Inilah empat penyebab pokok timbulnya fitnah, dalam keluarga secara khuhus, dan masyarakat secara umum. Kita pahami dan kita pelajari hal ini, agar mengetahui dan kemudian berusaha sedini mungkin menjauhi hal-hal penyebab timbulnya fitnah ini, agar kita selamat dari bahaya dan kegelapannya.

Semoga Alloh aza Wa jalla tidaklah menjadikan kita sebagai fitnah bagi saudara-saudara kita kaum muslimin. Dan semoga Alloh aza Wa jalla melindungi kta dari kejelekan dan kegelapan fitnah. Amien………………….!

Diketik ulang dari buku: “ Untukmu Yang Merindukan.”Keluarga Sakinah “ penerbit pustaka Al furqon

Penulis Abu Zahroh al-Anwar

One Response to Empat Sebab Utama Fitnah Dalam Keluarga

  1. azizah says:

    TERIMAKASIH BANYAAK

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: