Fatwa Para Ulama Sunnah Tentang JAMA’AH TABLIGH

Syaikh DR. Rabi’ bin Hadi Al Madkhali

Segala puji bagi Allah Subhanahu wata’ala, shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah atas Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya dan shahabatnya serta orang-orang yang mengikuti petunjuknya. Amma Ba’du.

Sungguh telah sampai kepadaku beberapa selebaran yang memuat perkataan dua ulama besar salafy yaitu Syaikh Bin Baz dan Syaikh Ibnu ‘Utsaimin Rahimahullah.
Sebagian pengikut Jama’ah Tabligh berusaha menyebarkannya dan mengedarkannya di kalangan orang-orang bodoh (tidak berilmu) dan orang yang tidak mengerti hakikat manhaj mereka (yakni manhaj Jama’ah Tabligh) yang bathil dan aqidah mereka yang rusak. Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

Dalil Qur’an Sunnah: Wajib Mengikuti Manhaj SALAF

Sesudah mengetahui perkataan beberapa generasi para ulama syafiiyah tentang wajibnya mengikuti madzhab salaf, maka sekarang kita akan mengetahui apakah landasan mereka dalam mewajibkan kita untuk mengikuti madzhab salaf.
Manhaj salaf merupakan manhaj yang harus diikuti dan dipegang erat-erat oleh setiap muslim di dalam memahami agamanya. Mengapa? Karena demikianlah yang dijelaskan oleh Allah di dalam Al Quran dan demikian pula yang dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam di dalam Sunnahnya. Sedangkan Allah telah berwasiat kepada kita: Baca pos ini lebih lanjut

Perkataan Ulama Syafiiyah Tentang Wajibnya Mengikuti Manhaj Salaf, Tidak Boleh Menyelisihinya

Para ulama ahlussunnah wal jamaah, apapun madzhab fiqih yang mereka tempuh dalam jenjang berusaha mempelajari dan memahami ahkam syariat, tetap mengikuti madzhab salaf. Begitu juga dengan para ulama madzhab syafiiyah yang memang berada di atas manhaj ahlussunnah wal jamaah. Beda dengan orang-orang yang mengaku bermadzhab syafii, tetapi mereka beragama dengan berlandaskan ilmu kalam mantiq dan pemahaman tasawwuf sufi. Banyak ucapan para ulama syafiiyah yang mengajak untuk mengikuti madzhab salaf dan mewajibkannya. Demikian ini akan kami bawakan perkataan-perkataan para ulama syafiiyah tentang wajibnya mengikuti madzhab salaf (salafiy). Baca pos ini lebih lanjut

Keutamaan Berjabat Tangan Ketika Bertemu

Ustadz Abdullah bin Taslim. MA

Dari al-Bara’ bin ‘Azib dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidaklah dua orang muslim saling bertemu kemudian berjabat tangan, kecuali akan diampuni (dosa-dosa) mereka berdua sebelum mereka berpisah”[1].

Hadits yang mulia ini menunjukkan keutamaan berjabat tangan ketika bertemu, dan ini merupakan perkara yang dianjurkan berdasarkan kesepakatan para ulama[2], bahkan ini merupakan sunnah yang muakkad (sangat ditekankan)[3].

Faidah-faidah penting yang terkandung dalam hadits ini: Baca pos ini lebih lanjut

Sepak Bola Antara Manfaat Dan Madhorot

Ustadz Abu Ibrohim Muhammad Ali AM.

MUQODDIMAH[1]

Dibandingkan jenis olahraga yang lain, sepak bola merupakan olahraga yang paling banyak peng­gemarnya. Oleh karenanya jangan heran jika banyak pemuda kita ingin menjadi bintang lapangan agar tenar dan kaya[2], itulah yang mereka cari.

Tetapi, bukankah olah raga ini telah memakan banyak korban, baik jiwa, raga, materi, waktu, kehor­matan, bahkan seorang dapat kehilangan agamanya dengan sebab sepak bola? Bagaimana tinjauan syariat terhadap cabang olah raga ini? bolehkah seorang muslim menonton pertandingan bola? Berikut ini pembahasannya secara singkat, semoga bermanfaat. Baca pos ini lebih lanjut

Download Audio: BAGAIMANA PARA SALAF MEMILIH GURU?

Oleh: Ustadz Abdullah Taslim. MA

Para salaf sangat memperhatikan dalam hal kepada siapa mereka mengambil ilmu. Mereka melihat keadaan amalan sunnah yang dia tegakkan dan akhlaq mereka dalam pergaulan harian. Para salaf banyak meninggalkan orang yang dianggap berilmu karena dia tidak menjaga lisannya, cara sholatnya yang tidak sesuai sunnah dan perkara-perkara yang lainnya. Maka hendaklah menjadi pelajaran bagi kita semua untuk tidak hanya melihat orang karena keilmuannya tapi juga karena akhlaq dan amalan sunnah yang dia tegakkan. Bagaimana kita akan mengambil ilmu dari orang yang berakhlaq buruk?!. Demikian ringkasan materi yang disampaikan Ust Abdullah Taslim MA, direkam di Studio Radio Suaraquran Solo 10 April 2010.

Silahkan Antum Download Di Bawah Ini Baca pos ini lebih lanjut

Alat Petunjuk Arah Kiblat

Ustadz Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi

Pada zaman dahulu, manusia menggunakan bintang, bayangan benda dan sejenisnya untuk menen­tukan arah kiblat. Cara seperti ini terkadang mengal­ami kesulitan ketika langit berawan atau mendung.

Alhamdulillah, dengan perkembangan zaman ditemukanlah alat-alat modern untuk menentukan arah, semisal kompas maupun alat elektronik. Alat­ – alat ini sangat dibutuhkan oleh para pilot, nahkoda, musafir dan lain sebagainya.

Bahkan atas kehendak Alloh sekarang telah ada alat penentu arah yang sangat canggih, orang menyebutnya GPS (Global Positioning System). Alat ini bekerja dengan bantuan 30 satelit GPS yang me­ngelilingi bumi. Alat ini menerima sinyal dari satelit sehingga kita bisa mengetahui arah suatu titik di muka bumi ini, termasuk Ka’bah. Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: