Kedudukan Sholat di Dalam Agama

Ustadz Abu Isma’il Muslim Al Atsari

Banyak orang menyatakan beragama Islam, namun banyak di antara mereka tidak memperhatikan masalah sholat. Bahkan ada juga yang tidak melaksanakan sholat sama sekali. Itu semua, antara lain disebabkan karena mereka tidak mengetahui kedudukan sholat yang sangat agung di dalam agama. Padahal dosa meninggalkan sholat itu lebih besar daripada dosa zina, berjudi, mencuri, minum khomr, dam semacamnya. Maka di sini kami akan menyampaikan masalah keagungan kedudukan sholat di dalam agama Islam, semoga bermanfaat untuk kita semua. Baca pos ini lebih lanjut

AR-RABB, Yang Maha Mengatur Dan Menguasai Alam Semesta

Ustadz Abdullah bin Taslim. MA

Dasar penetapan

Nama Allah Ta’ala yang maha indah ini disebutkan dalam beberapa ayat al-Qur’an, di antaranya dalam firman Allah Ta’ala:

{قُلْ إِنَّ صَلاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ}

“Katakanlah:”Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupki dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam” (QS al-An’aam:162).

Dan dalam firman-Nya:

{قُلْ أَغَيْرَ اللَّهِ أَبْغِي رَبًّا وَهُوَ رَبُّ كُلِّ شَيْءٍ}

“Katakanlah:”Apakah aku akan mencari Rabb selain Allah, padahal Dia adalah Rabb bagi segala sesuatu?” (QS al-An’aam:164). Baca pos ini lebih lanjut

Menjadi Orang Tua yang Bertanggung Jawab

Ustadz Ahmas Faiz bin Asifuddin

Peran orang tua sangat menentukan baik-buruk serta utuh-tidaknya kepribadian anak. Untuk itu orang tua pasti akan dimintai pertanggung jawaban di hadapan Allah Subhanahu wata’ala kelak di akhirat tentang anak-anaknya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَا مِنْ مَوْلُودٍ إِلاَّ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ

Tiada seorangpun yang dilahirkan kecuali dilahirkan pada fithrah (Islam)nya. Kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi. (HR. al-Bukhâri dan Muslim)[1] Baca pos ini lebih lanjut

Dauroh Duat 2010 ” MENELADANI RASULULLAH DALAM BERDAKWAH” (Karanganyar, 10-11 April 2010)

Sumber: Salafiyunpad

PAHALA BERLIMPAH PARA PENCARI NAFKAH

Oleh Ustadz Zainal Abidin, Lc. hafizhahullah

Pahala Mencari Nafkah

Para pengusaha muslim harus memiliki dedikasi yang tinggi dalam mengembangkan usahanya, bersemangat memerangi kemalasan, mengenali medan usaha, tidak berputus asa dalam menghadapi kendala dan hambatan dalam berusaha sehingga menjadi pengusaha yang tangguh, mandiri dan mampu memberantas kemiskinan.  Nabi shallallahu ‘alaihi wasalam bersabda:
“Tidak ada makanan yang dimakan seseorang yang lebih baik dari makanan yang merupakan usaha tangannya sendiri, karena Nabi Allah, Daud, makan dari hasil usaha tangannya sendiri.”(1) Baca pos ini lebih lanjut

16 Kesalahan Aksi Pemboman

Oleh: Syaikh Prof. DR Abdur Rozzaq Abdul Muhsin Al Badr

Aksi pengeboman yang dilakukan oleh kelompok tertentu dan juga orang-orang yang melampaui batas (dzalim) yang memiliki pemikiran yang sesat itu merupakan tindakan dosa dan termasuk perbuatan aniaya dan permusuhan, serta mengakibatkan kerusakan di muka bumi. Tindakan ini juga menyelisihi ajaran Islam yang lurus.
Berikut ini penjelasan hukum berdasarkan dalil syariat untuk mengetahui buruknya aksi pengeboman dan besarnya dosa perbuatan itu, serta hukumnya dalam pandangan Islam.

[1] Islam memerintahkan berbuat adil, kebaikan dan kasih sayang, serta melarang berbuat kemungkaran dan permusuhan, berdasarkan firman Allah (عز و جل) : Baca pos ini lebih lanjut

Sudahkah Anda Mengenal Jama’ah Tabligh?

Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat

JAMA’AH TABLIGH

Jama’ah Tabligh termasuk ahlul bid’ah dan firqah sesat yang menyesatkan dari firqah shufiyyah. Firqah tabligh ini terbit dari India yang dilahirkan oleh seorang shufi tulen bernama Muhammad Ilyas. Kemudian firqah sesat ini mulai mengembangkan ajarannya dan masuk ke negeri-negeri Islam seperti Indonesia dan Malaysia dan lain-lain.

Firqah tabligh ini dibina atas dasar kejahilan di atas kejahilan yang dalam dan merata yang diawali oleh pendirinya, pengganti-penggantinya,Amir-amirnya, tokoh-tokohnya, syaikh (guru)-syaikhnya, murid-muridnya, istimewa pengikut-pengikutnya dari orang-oang awam. Kejahilan mereka terhadap Islam, mereka hanya melihat Islam dari satu bagian dan tidak secara keseluruhan sebagimana yang Allah perintahkan, “Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam (ajaran) Islam scara kaffah (keseluruhan).” (Al-Baqarah: 208). Baca pos ini lebih lanjut

Bagaimana Mengatasai Problema Anak Nakal ?

Ustadz Abu Ahmad Zaenal Abidin, Lc

Sebagai orangtua kita pasti mendambakan anak-anak yang patuh dan tidak nakal dalam kehidupan sehari-harinya. Namun banyak juga kita menemukan anak-anak yang nakal dan menyebabkan masalah bagi orangtua bahkan masyarakat. Tulisan berikut ini berusaha untuk memberi solusi dalam mengatasi problema anak nakal.

Selamat Membaca. Baca pos ini lebih lanjut

Benarkah Dakwah Salafiyah KERAS ?!

Oleh Ustadz Abu Mundzir Abdurrahman Hadi, Lc

Saudaraku, Islam itu agama yang mudah dan lapang, walaupun acapkali tidaklah mudah di dalam mendakwahkannya. Sebab, sudah merupakan sunnatullah bahwa siapa saja yang menyebarkan kebenaran, mendakwahkan tauhid dan sunnah, serta memberantas kesyrikan dan kebid’ahan, pasti akan ada golongan yang menentang, memusuhi dan menghasutnya. Sunnatullah ini senantiasa berjalan bagi para hamba-Nya, bahkan para Nabi pun dimusuhi oleh kaumnya, tidak terkecuali Nabi dan suri tauladan kita, Muhammad bin ‘Abdillah صلى الله عليه و سلم. Beliau dituduh sebagai tukang sihir, penyair yang gila, pemecah belah dan sederet julukan-julukan lainnya yang dibangun diatas kebohongan dan hasad (iri hati/dengki). Para sahabat رضي الله عنهم juga tidak lepas dari permusuhan orang-orang kafir dan ahli bid’ah yang sesat seperti Khowarij, Syi’ah dan lain sebagainya. Para Imam seperti Imam Ahmad bin Hambal رحمه الله pun disiksa, dicambuk dan dihasut disebabkan karena beliau tetap mempertahankan dan mendakwahkan aqidah ahlussunnah bahwa al-Qur’an adalah Kalamullah (firman Allah) bukan makhluq. Bahkan tokoh Islam yang belum jauh zamannya dari kita, seperti Syaikh Ahmad Surkati pun tidak lepas dari permusuhan. Hal ini bisa ditanyakan kepada orang-orang yang mengaku sebagai penerus beliau رحمه الله yang mungkin sudah membaca sejarah dan dakwah beliau yang tegas didalam memberantas kesyirikan dan kebid’ahan. Baca pos ini lebih lanjut

Download Audio: AGAR KRITIKAN BERBUAH KASIH SAYANG (Ustadz Abdullah Taslim) [PENTING]

Alhamdulillah, silakan download rekaman kajian bersama Al Ustadz Abdullah Taslim hafizhahullah di kota Purwokerto (6 Maret 2010) dengan tema AGAR KRITIKAN BERBUAH KASIH SAYANG (Metode Ahlus Sunnah dalam Mengkritik). Insya Allah banyak faidah yang kita dapatkan pada kajian yang beliau sampaikan ini, khususnya bagi kita yang berusaha meniti manhaj Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Semoga kajian yang beliau sampaikan bermanfaat bagi seluruh kaum Muslimin. Silakan download pada link berikut: Baca pos ini lebih lanjut

Ahlus Sunnah Dan Terorisme

Syaikh Dr Muhammad bin Musa Alu Nashr

Orang yang menuduh kita sebagai teroris, ia termasuk ahlul ghuluw (berlebih-lebihan dalam tuduhannya). Ia tidak mengerti dakwah salafiyah. Dakwah salafiyah adalah dakwah Islam. Dakwah salafiyah adalah dakwah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya[1]. Namun demikian, tidak boleh seorang Salafi (siapapun orangnya) menganggap dirinya berakhlak seperti akhlak Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, atau akhlak para shahabatnya. Baca pos ini lebih lanjut

Apa itu Wahabi ?

Ustadz DR. Ali Musri Semjan Putra

بسم الله الرحمن الرحيم

إن الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله، صلى الله عليه وعلى آله وصحبه ومن تبعهم بإحسانٍ إلى يوم الدين.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُواْ رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيراً وَنِسَاء وَاتَّقُواْ اللّهَ الَّذِي تَسَاءلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا . يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَن يُطِعْ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

فإن أصدقَ الحديث كتاب الله وخيرَ الهدي هديُ محمد صلى الله عليه وسلم وشرَّ الأمور محدثاتها وكلَّ محدثة بدعة وكلَّ بدعة ضلالة وكلَّ ضلالة في النار، أما بعد ؛

Baca pos ini lebih lanjut

Keajaiban yang Allah Ciptakan: Sungai Dalam Laut

Subhanallah

وَهُوَ الَّذِي مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ هَذَا عَذْبٌ فُرَاتٌ وَهَذَا مِلْحٌ أُجَاجٌ وَجَعَلَ بَيْنَهُمُا بَرْزَخًا وَحِجْرًا مَّحْجُورًا

“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)

Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton rancangan TV `Discovery’ pasti kenal Mr.Jacques Yves Costeau , ia seorang ahli oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke perbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat film dokumentari tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton di seluruh dunia. Baca pos ini lebih lanjut

Memandang Wajah Allah, Kenikmatan Tertinggi di Akhirat

Ustadz Abdullah bin Taslim. MA

Salah satu ideologi dan prinsip dasar Ahlus sunnah wal jama’ah yang tercantum dalam kitab-kitab aqidah para ulama salaf, adalah kewajiban mengimani bahwa kaum mu’minin akan melihat wajah Allah Ta’ala yang maha mulia di akhirat nanti, sebagai balasan keimanan dan keyakinan mereka yang benar kepada Allah Ta’ala sewaktu di dunia.

Imam Ahmad bin Hambal, Imam Ahlus sunnah wal jama’ah di zamannya, menegaskan ideologi Ahlus sunnah yang agung ini dalam ucapan beliau, “(Termasuk prinsip-prinsip dasar Ahlus sunnah adalah kewajiban) mengimani (bahwa kaum mu’minin) akan melihat (wajah Allah Ta’ala yang maha mulia) pada hari kiamat, sebagaimana yang diriwayatkan dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits-hadits yang shahih”[1]. Baca pos ini lebih lanjut

Menjalin Cinta Abadi Dalam Rumah Tangga

Setiap orang yang telah berkeluarga, tentu menginginkan kebaikan dan kebahagiaan dalam kehidupannya bersama istri dan anak-anaknya. Hal ini sebagai perwujudan rasa cintanya kepada mereka, yang kecintaan ini merupakan fitrah yang Allah tetapkan pada jiwa setiap manusia. Allah Ta’ala berfirman,

{زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ}

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)” (QS Ali ‘Imran:14). Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: