10 Kerusakan Dalam Perayaan Tahun Baru

Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal

Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Allah, Rabb yang memberikan hidayah demi hidayah. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka hingga akhir zaman. Manusia di berbagai negeri sangat antusias menyambut perhelatan yang hanya setahun sekali ini. Hingga walaupun sampai lembur pun, mereka dengan rela dan sabar menunggu pergantian tahun. Namun bagaimanakah pandangan Islam -agama yang hanif- mengenai perayaan tersebut? Apakah mengikuti dan merayakannya diperbolehkan? Semoga artikel yang singkat ini bisa menjawabnya.

Baca pos ini lebih lanjut

Perbanyak Berdzikir Ketika Hujan dan Mendengar Petir

Oleh: Abu Ashim Muhtar Arifin Lc

Islam adalah agama yang penuh dengan adab-adab yang mulia. Dengan mengamalkannya, seorang muslim akan mendapatkan karunia yang amat besar, diantaranya yaitu ittiba’ (mengikuti) sunnah Rasulullah  -shallallahu alaihi wa sallam-.

Pada saat-saat ini, Allah -subhanahu wa ta’ala- banyak menurunkan hujan di daerah kita. Oleh karena itu, sudah sepantasnya bagi kita bersama mengingat beberapa dzikir dan doa yang berkaitan dengan hujan. Di antaranya yaitu:

Baca pos ini lebih lanjut

Download Murottal Hadist Arba’in dan Do’a Sehari-hari

Di bawah ini adalah murottal yang merdu melantunkan hadits-hadits Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam yang terkumpul dalam kitab 40 kumpulan hadits yang terkenal oleh Imam an-Nawawi, murottal ini bisa menjadi jalan untuk mempermudah menghafal hadits-hadits yang ada didalamnya dengan sering-sering mendengar dan memperhatikannya maknanya.

Dan murottal doa-doa yang dilantunkan oleh Syaikh Ghamidi. Doa-doa ini merupakan doa-doa yang terdapat dalam kitab Hisnul Muslim, karangan Syaikh Sa’id Al-Qohthoni. Semoga bermanfaat sampai hari kiamat. Silahkan download pada link berikut: Baca pos ini lebih lanjut

Bolehkah Seorang Muslim Mengucapkan Selamat Natal

A lhamdulillahi robbil ‘alamin, wa shalaatu wa salaamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

Sudah sering kita mendengar ucapan semacam ini menjelang perayaan Natal yang dilaksanakan oleh orang Nashrani. Mengenai dibolehkannya mengucapkan selamat natal ataukah tidak kepada orang Nashrani, sebagian kaum muslimin masih kabur mengenai hal ini. Sebagian di antara mereka dikaburkan oleh pemikiran sebagian orang yang dikatakan pintar (baca : cendekiawan), sehingga mereka menganggap bahwa mengucapkan selamat natal kepada orang Nashrani tidaklah mengapa (alias ‘boleh-boleh saja’). Bahkan sebagian orang pintar tadi mengatakan bahwa hal ini diperintahkan atau dianjurkan. Baca pos ini lebih lanjut

Keutamaan Menghidupkan Sunnah Rasul

Ustadz Abdullah Taslim, MA

Dari ‘Amr bin ‘Auf bin Zaid al-Muzani radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَحْيَا سُنَّةً مِنْ سُنَّتِى فَعَمِلَ بِهَا النَّاسُ كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ مَنْ عَمِلَ بِهَا لاَ يَنْقُصُ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا

Barangsiapa yang menghidupkan satu sunnah dari sunnah-sunnahku, kemudian diamalkan oleh manusia, maka dia akan mendapatkan (pahala) seperti pahala orang-orang yang mengamalkannya, dengan tidak mengurangi pahala mereka sedikit pun[1].

Hadits yang agung ini menunjukkan keutamaan besar bagi orang yang menghidupkan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, terlebih lagi sunnah yang telah ditinggalkan kebanyakan orang. Oleh karena itu, Imam Ibnu Majah mencantumkan hadits ini dalam kitab “Sunan Ibnu Majah” pada Bab: “(Keutamaan) orang yang menghidupkan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang telah ditinggalkan (manusia)[2]. Baca pos ini lebih lanjut

Ikhlas dan Bahaya Riya’

Al Ustadz Abu Abdul Muhsin Firanda Andirja

Penyakit Riya’ dan Gila Popularitas (Hadits ke-1 Arba’in An-Nawawi)

“Dari Amirul mu’minin Umar bin Al-Khotthob rodiallahu’anhu, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, Sesungguhnya amalan-amalan itu berdasarkan niatnya dan sesungguhnya bagi setiap orang apa yang ia niatkan, maka barangsiapa yang berhijrah kepada Allah dan RasulNya maka hijrahnya adalah kepada Allah dan RasulNya, dan barangsiapa yang hijrahnya karena untuk menggapai dunia atau wanita yang hendak dinikahinya maka hijrahnya kepada apa yang hijrahi”. (HR. Al-Bukhari: 1).

Berkata Abdurrahman bin Mahdi, “Kalau seandainya aku menulis sebuah kitab yang terdiri atas bab-bab maka aku akan menjadikan hadits Umar bin Al-Khattab yaitu hadits Al A’maalu bin Niyyaat di setiap bab” (Jami’ul Ulum 1/8). Baca pos ini lebih lanjut

Demonstrasi, Solusi Atau Polusi ?

Syaikh Su’aiyyid bin Hulaiyyil Al-Umar

Segala puji bagi Allah Ta’ala yang telah mengutus rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar, untuk memenangkannya diatas segenap agama, dan cukuplah Allah Ta’ala sebagai saksi.

Semoga shalawat serta salam atas Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, pengemban ajaran yang bersih dan murni, demikian juga atas keluarga, para sahabat dan pengikutnya, serta siapa saja yang meneladani dan berpedoman pada ajaran beliau sampai hari kiamat nanti. Amma ba’du. Baca pos ini lebih lanjut

Ensiklopedia Kajian Ust Armen Halim Naro -rohimahulloh-

Berikut ini adalah kumpulan kajian audio yang dapat anda download dari Ustadz Armen Halim Naro rahimahullaoh  yang kami ambil dari: http://www.pustaka-albinjy.co.cc/ semoga bermanfaat Baca pos ini lebih lanjut

Menggapai Keridhoan Allah Ta’ala

Ustadz Ramli bin Haya Al Kandary

Segala puji bagi Allah Ta’ala, shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam, amma ba’du:

Tujuan dan cita-cita tertinggi bagi setiap muslim bagaimana agar dia bisa mendapatkan keridhoan Allah yang dengan keridhoann-Nya tersebut, Allah akan memasukkannya kesurga-Nya yang penuh dengan kenikmatan. Untuk mencapai tujuan atau cita-cita tersebut maka banyak orang menempuh jalan dan melakukan amalan-amalan, akan tetapi banyak diantara mereka yang tidak mengenal jalan untuk mencapai cita-cita tersebut. Harapan mereka sirna, tujuan mereka tidak tercapai dan amalan yang mereka lakukan adalah sia-sia, meskipun niatnya untuk mendapatkan kebaikan karena betapa banyak orang yang menginginkan kebaikan dia tidak mendapatkannya. Baca pos ini lebih lanjut

Hukum Tahlilan (Selamatan Kematian)

Al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat

Tahlilan (Selamatan Kematian) Adalah Bid’ah Munkar Dengan Ijma Para Shahabat Dan Seluruh Ulama Islam

“Artinya : Dari Jarir bin Abdullah Al Bajaliy, ia berkata : ” Kami (yakni para shahabat semuanya) memandang/menganggap (yakni menurut madzhab kami para shahabat) bahwa berkumpul-kumpul di tempat ahli mayit dan membuatkan makanan sesudah ditanamnya mayit termasuk dari bagian meratap” Baca pos ini lebih lanjut

Asuransi Dan Hukumnya

Ustadz Muslim Al-Atsari

MAKNA ASURANSI
Yang dimaksud dengan asuransi, ialah perjanjian jaminan dari pihak pemberi jaminan (yaitu perusahaan asuransi) untuk memberi sejumlah harta atau upah secara rutin, atau memberi ganti barang yang lain, kepada pihak yang diberi jaminan (yaitu nasabah asuransi), pada waktu terjadi musibah atau terjadinya bahaya, dan dijelaskan dengan perjanjian. Pemberian itu sebagai ganti angsuran atau pembayaran yang diberikan nasabah kepada perusahaan asuransi.

Dari penjelasan ini, dapat diketahui secara jelas bahwa dalam perjanjian asuransi itu terdapat tiga unsur yang melingkupinya, yaitu: (1) bentuk dan jumlah jaminan yang akan diberikan perusahaan asuransi, (2) bahaya atau musibah yang terjadi, (3) angsuran atau pembayaran yang dibayar oleh nasabah. Baca pos ini lebih lanjut

Kitab Mukhtashor Ilmis Shorfi wan Nahwi

Inikah cita-cita anda ?! Faham bahasa Al-Qur’an dan As-Sunnah !! Faham kitab-kitab para ulama !!!

Alhamdulillah, ……

Kitab “Mukhtashor Ilmis Shorfi wan Nahwi” yang selama ini merupakan buku panduan utama di Madrasah Imam Ahmad bin Hambal Semarang telah berhasil kami terbitkan bersama 2 DVD 3gp video pengajarannya oleh penulisnya Al-Ustadz Abu Izzi Masmu’in Al Zubaidy. Semoga kehadirannya dapat menjawab harapan anda di atas dan merupakan salah satu jalan yang dapat membukakan kesulitan kaum muslimin dalam meraih penguasaan bahasa arab dengan pertolongan Alloh Ta’ala Baca pos ini lebih lanjut

Latar Belakang Munculnya Bid’ah

Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan

Tidak diragukan lagi bahwa berpegang teguh dengan Al-Kitab dan As-Sunnah adalah kunci keselamatan dari terjerumusnya kepada bid’ah dan kesesatan ; Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

“Artinya : Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya”. [Al-An’am : 153]. Baca pos ini lebih lanjut

Download Kajian Ustadz Abu Ihsan Al Atsary

Download Kajian Ustadz Abu Ihsan Al Atsary

Baca pos ini lebih lanjut

Kritik Anjuran Adzan di Telinga Bayi

Alhamdulillah wash sholaatu was salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

Kebanyakan buku atau kitab yang menjelaskan hal-hal yang mesti dilakukan ketika menyambut sang buah hati adalah amalan satu ini yaitu adzan dan iqomah di telinga bayi yang baru lahir. Bahkan bukan penulis-penulis kecil saja, ulama-ulama hebat pun menganjurkan hal ini sebagaimana yang akan kami paparkan. Namun, tentu saja dalam permasalahan ini yang jadi pegangan dalam beragama adalah bukan perkataan si A atau si B. Yang seharusnya yang jadi rujukan setiap muslim adalah Al Qur’an dan hadits yang shohih. Boleh kita berpegang dengan pendapat salah satu ulama, namun jika bertentangan dengan Al Qur’an atau menggunakan hadits yang lemah, maka pendapat mereka tidaklah layak kita ikuti. Itulah yang akan kami tinjau pada pembahasan kali ini. Apakah benar adzan atau iqomah pada bayi yang baru lahir disyari’atkan (disunnahkan)? Kami akan berusaha meninjau dari pendapat para Imam Madzhab, lalu kami akan tinjau dalil yang mereka gunakan. Agar tidak berpanjang lebar dalam muqodimah, silakan simak pembahasan berikut ini. Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: