Mengkritisi Keabsahan Hadits-hadits Kitab Ihya’ Ulumiddin

Ustadz Abdullah Taslim. MA

Kiranya tidak berlebihan kalau kita mengatakan bahwa kitab “Ihya’ ulumiddin” adalah termasuk kitab berbahasa Arab yang paling populer di kalangan kaum muslimin di Indonesia, bahkan di seluruh dunia.

Kitab ini dianggap sebagai rujukan utama, sehingga seorang yang telah menamatkan pelajaran kitab ini dianggap telah mencapai kedudukan yang tinggi dalam pemahaman agama Islam.

Padahal kiranya juga tidak berlebihan kalau kita katakan bahwa kitab ini termasuk kitab yang paling keras diperingatkan oleh para ulama untuk dijauhi, bahkan di antara mereka ada yang merekomendasikan agar kitab ini dimusnahkan![1] Baca tulisan ini lebih lanjut

Keutamaan Dzikir Ketika Keluar Rumah

Ustadz Abdullah Taslim. MA

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا خَرَجَ الرَّجُلُ مِنْ بَيْتِهِ فَقَالَ: “بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ” قَالَ: « يُقَالُ حِينَئِذٍ: هُدِيتَ وَكُفِيتَ وَوُقِيتَ. فَتَتَنَحَّى لَهُ الشَّيَاطِينُ، فَيَقُولُ لَهُ شَيْطَانٌ آخَرُ: كَيْفَ لَكَ بِرَجُلٍ قَدْ هُدِىَ وَكُفِىَ وَوُقِىَ

“Jika seseorang keluar dari rumahnya lalu membaca (zikir): Bismillahi tawakkaltu ‘alallahi, walaa haula wala quwwata illa billah (Dengan nama Allah, aku berserah diri kepada-Nya, dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan-Nya), maka malaikat akan berkata kepadanya: “(sungguh) kamu telah diberi petunjuk (oleh Allah Ta’ala), dicukupkan (dalam segala keperluanmu) dan dijaga (dari semua keburukan)”, sehingga setan-setanpun tidak bisa mendekatinya, dan setan yang lain berkata kepada temannya: Bagaimana (mungkin) kamu bisa (mencelakakan) seorang yang telah diberi petunjuk, dicukupkan dan dijaga (oleh Allah Ta’ala)?”[1]. Baca tulisan ini lebih lanjut

Wasiat-wasiat Terakhir para Nabi dan Orang Shaleh

Ustadz Ramli bin Haya

Sudah menjadi kebiasaan dari setiap orang jika dia ingin berpisah meninggalkan dunia ini atau dia akan bepergian jauh, dia akan menitipkan wasiat kepada orang-orang yang dicintainya yang mana dalam wasiat itu, ia akan memberikan wasiat yang paling pernting untuk kemaslahatan bagi yang diberikan nasehat tersebut dan orang yang orang yang memberikan nasehat /wasiat sangat berharap agar wasiat tersebut dilaksanakan dengan sebaik-baiknya

Karenanya, penting sekali untuk kita memperhatikan wasiat-wasiat terakhir dari beberapa manusia pilihan di bumi ini dari para Nabi dan orang-orang sholeh, agar kita bisa mengetahui apa yang menjadi perhatian besar dan keinginan/harapan yang sangat dari sesuatu yang diwasiatkan tersebut kepada orang-orang dekat yang dicintainya Baca tulisan ini lebih lanjut

Memahami Hadist Tentang Kesialan

Ustadz Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi

MUQADDIMAH

Kita sekarang sudah berada di zaman modern, namun kenapa khu­rofat-khurofat jahiliah (zaman kebodohan) masih saja diadopsi oleh se­bagian kaum muslimin. Di antara khurofat tersebut adalah tathoyyur yaitu merasa sial dengan burung atau lainnya. Dalam Islam, khurofat seperti itu diberantas dan kita diperintahkan hanya bertawakkal kepa­da Allah Ta’ala dalam segala urusan.

Di sini ada satu masalah penting yang perlu kami dudukkan dengan benar, yaitu adanya beberapa hadits yang sekilas saling bertentangan. Bagaimana permasalahannya?! Dan bagaimana komentar ulama me­ngenainya?! Marilah kita kaji bersama masalah ini secara ilmiah. Baca tulisan ini lebih lanjut

Kunci Kemenangan Islam

Ustadz Abu Ubaidah Yusuf As-Sidawi

Dengan jatuhnya Baghdad, otomatis Iraq jatuh ke dalam genggaman sekutu; AS dan Inggris. Berarti sudah dua negara kaum muslimin baru-baru ini yang sudah sukses diobok-obok oleh orang-orang kafir, yang pertama adalah Afghanistan kemudian disusul Negeri 1001 malam itu. Inilah nasib perjalanan hidup kaum muslimin, menjadi permainan orang-orang kafir tanpa punya daya untuk melawan.

Setiap muslim pasti merasa sedih dan geram melihat realita tersebut terpampang sinis di hadapannya. Namun jangan dulu terburu-buru untuk menunjukkan jari ke arah mereka (orang-orang kafir) itu sebagai biang keladi. Meski mereka mempunyai andil yang dominan. Tapi coba cermati, ada apa dalam tubuh kaum muslimin? Dalam krisis Iraq, negara-negara muslim hanya sekedar berteriak dan demo anti perang Irak, tidak lebih. Ironisnya, sebagian mereka mendukung agresi brutal itu. Sangat mengenaskan. Nah, nampak nyata bahwa mereka telah dihinggapi sindrom nasionalisme akut; pokoknya negara (kekuasaan) saya selamat. Nyata pula bahwa mereka terhinggapi penyakit cinta dunia dan sekaligus takut mati.  Hal ini jauh hari telah disinyalir oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan sabdanya: Baca tulisan ini lebih lanjut

Memahami hadits: “Umatku tidak akan diadzab di akhirat.”

Soal: Assalamu’alaikum warohmatulloh wabarokatuh.
Mohon dijelaskan maksud hadits berikut ini; “Umatku ini adalah umat yang dirohmati. Tidak ada atas mereka adzab di akhirat. Adzabnya adalah di dunia berupa fitnah-fitnah, musibah-musibah, dan pembunuhan.” Dari kitab al-Jami’ ash-Shoghir I/65. Atas perhatian dan penjelasannya saya ucapkan banyak terima kasih. Jazaakumullohu khoiron katsiiron.
Wassalamu’alaikum wa rohmatullohi wabarokatuh.
(M.A.Z-Majalengka) Baca tulisan ini lebih lanjut

Agama Adalah Nasihat

Ustadz Abdullah Zaen, MA

عن أبي رقية تميم بن أوس الداري رضي الله عنه, أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «الدِّيْنُ النَّصِيْحَةُ» قلنا: لمن؟ قال: «لله, ولكتابه, ولرسوله, لأئمة المسلمين وعامتهم». رواه مسلم

Dari Abu Ruqayyah Tamim bin Aus ad-Daary radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Agama itu nasihat”. Kami pun bertanya, “Hak siapa (nasihat itu)?”. Beliau menjawab, “Nasihat itu adalah hak Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, pemerintah kaum muslimin dan rakyatnya (kaum muslimin)”. (HR. Muslim) Baca tulisan ini lebih lanjut

Menjawab Salam kepada Penitip dan Pengantar Salam

Haifa binti Abdullah ar-Rasyid

Ibnu Hajar al-Asqalani rahimahullah mengatakan: “Disunnahkan untuk menjawab salam kepada orang yang menyampaikan salam”[1]

Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah mengatakan: “Diantara tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau mendapat ucapan salam dari seseorang melalui orang lain adalah menjawab salam kepada orang yang mengantarkan salam tersebut dan kepada orang yang menitipkannya”[2] Baca tulisan ini lebih lanjut

Matahari pun Bersujud

Abu Ubaidah Yusuf As-Sidawi

Sesungguhnya hak makhluk yang paling utama adalah hak Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, tidak ada hak makhluk yang lebih tinggi darinya. Alloh berfirman (yang artinya):

Sesungguhnya Kami mengutus kamu (Muhammad) sebagai saksi, pembawa berita gembira, dan pemberi peringatan. Supaya kamu sekalian beriman kepada Alloh dan Rasul-Nya, memuliakannya dan menghormatinya (Rasul). Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang.([1]) (QS.Al-Fath:8-9) Baca tulisan ini lebih lanjut

Empat Orang yang Dilaknat Allah Ta’ala

Empat Orang Yang Dilaknat Allâh Ta’ala (*)
Dari ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallâhu’anhu, Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

hadist

Allâh melaknat orang yang menyembelih untuk selain Allâh. Allâh melaknat orang yang mencaci-maki kedua orang- tuanya. Allâh melaknat orang yang merubah tanda batas tanah (orang lain), dan Allâh melaknat orang yang melindungi orang yang mengada-adakan perkara baru dalam agama (bid’ah). Baca tulisan ini lebih lanjut

Gharqad, Pohon Yahudi?

Ustadz Abu Humaid Arif Syarifuddin
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقَاتِلَ الْمُسْلِمُونَ الْيَهُودَ فَيَقْتُلُهُمْ الْمُسْلِمُونَ حَتَّى يَخْتَبِئَ الْيَهُودِيُّ مِنْ وَرَاءِ الْحَجَرِ وَالشَّجَرِ فَيَقُولُ الْحَجَرُ أَوْ الشَّجَرُ يَا مُسْلِمُ يَا عَبْدَ اللَّهِ هَذَا يَهُودِيٌّ خَلْفِي فَتَعَالَ فَاقْتُلْهُ إِلَّا الْغَرْقَدَ فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرِ الْيَهُودِ
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Kiamat tidak akan terjadi sehingga kaum Muslimin memerangi Yahudi, lalu kaum Muslimin akan membunuh mereka sampai-sampai setiap orang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, tetapi batu dan pohon itu berkata, ‘Wahai Muslim, wahai hamba Allah, ada orang Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuhlah dia.’ Kecuali (pohon) gharqad karena ia adalah pohon Yahudi.” Baca tulisan ini lebih lanjut

Jagalah Pendengaranmu

Ustadz Abu Humaid

Dari Nafi maula Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu “Bahwasana Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu pernah mendengar suara seruling seorang pengembala . Maka beliau (Ibnu Umar) meletakkan kedua jarinya di telinganya lalu mencari jalan lain. Ibnu Umar berkata : “Wahai Nafi! Apakah kamu mendengar suara ini ? maka aku menjawab : ‘Ya’ dan beliau selalu mengatakan demikian, sampai aku mengatakan : ‘Saya tidak mendengar lagi!’ Lalu Ibnu Umar kembali ke jalan yang semula. Kemudian berkatalah Ibnu Umar : ‘Saya pernah melihat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mendengar seruling seorang penggembala lalu beliau melakukan seperti ini.’”[1] Baca tulisan ini lebih lanjut

BERPERANG MELAWAN WAS-WAS SETAN

Ustadz Abu Humaid Arif Syarifuddin
Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu menuturkan, Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

يَأْتِي الشَّيْطَانُ أَحَدَكُمْ فَيَقُولُ مَنْ خَلَقَ كَذَا مَنْ خَلَقَ كَذَا حَتَّى يَقُولَ مَنْ خَلَقَ رَبَّكَ فَإِذَا بَلَغَهُ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ وَلْيَنْتَهِ

“Setan mendatangi salah seorang dari kalian, lalu bertanya,’Siapakah yang menciptakan ini? Siapakah yang menciptakan itu?’ Hingga dia bertanya,’Siapakah yang menciptakan Rabb-mu?’ Oleh karena itu, jika telah sampai kepadanya hal tersebut, maka hendaklah dia berlindung kepada Allah dan hendaklah dia menghentikan (waswas tersebut)”. Baca tulisan ini lebih lanjut

Perkara yg Banyak Dilalaikan Wanita

Ustadz Aris Munandar, SS

Pertama: Mewarnai kuku dengan pacar

عَنْ عَائِشَةَ – رضى الله عنها – قَالَتْ أَوْمَتِ امْرَأَةٌ مِنْ وَرَاءِ سِتْرٍ بِيَدِهَا كِتَابٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقَبَضَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- يَدَهُ فَقَالَ « مَا أَدْرِى أَيَدُ رَجُلٍ أَمْ يَدُ امْرَأَةٍ ». قَالَتْ بَلِ امْرَأَةٌ. قَالَ « لَوْ كُنْتِ امْرَأَةً لَغَيَّرْتِ أَظْفَارَكِ ». يَعْنِى بِالْحِنَّاءِ.

Dari Aisyah, “Ada seorang perempuan menyodorkan sebuah surat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dari balik tirai. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menarik tangan beliau sambil berkata, ‘Aku tidak tahu apakah ini tangan laki-laki ataukah tangan perempuan’. Perempuan tersebut menjawab, ‘Bahkan tangan perempuan’. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika engkau memang perempuan tentu engkau akan mewarnai kukumu” yaitu dengan pacar (HR Abu Daud no 4166, dinilai hasan oleh al Albani). Baca tulisan ini lebih lanjut

Katakan “Allahu A’lam” Kalau Memang Tidak Tahu

Ustadz Rosyid an-Nashr

Dari Abdulloh bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Wahai semua manusia! Barang siapa yang mempunyai ilmu di antara kalian maka katakanlah dengan ilmu tersebut. Dan barang siapa yang tidak mempunyai ilmu maka katakanlah ‘Allahu A’lam’. Karena sesungguhnya ucapan Allahu A’lam’ termasuk dari orang tersebut mempunyai ilmu, ketika dia tidak mengetahuinya. karena Allah telah berkata kepada Rasul-Nya[1]: Katakanlah (wahai Muhammad): Aku tidaklah meminta imbalan sedikit pun kepada kamu atas dakwahku dan tidaklah aku termasuk orang yang mengada-ada” [2] Baca tulisan ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 688 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: