Operasi Ganti Kelamin

Al Ustadz Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi

Mukadimah

Sesungguhnya Allah telah menciptakan manusia dengan bentuk sebaik-baiknya dan menjadikan di antara mereka ada yang pria dan ada yang wanita. Semua itu terjadi dengan keadilan dan hikmah-Nya.

Allah berfirman:

لِّلَّهِ مُلْكُ ٱلسَّمَـٰوَ‌ٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ يَخْلُقُ مَا يَشَآءُ ۚ يَهَبُ لِمَن يَشَآءُ إِنَـٰثًۭا وَيَهَبُ لِمَن يَشَآءُ ٱلذُّكُورَ ﴿٤٩﴾ أَوْ يُزَوِّجُهُمْ ذُكْرَانًۭا وَإِنَـٰثًۭا ۖ وَيَجْعَلُ مَن يَشَآءُ عَقِيمًا ۚ إِنَّهُۥ عَلِيمٌۭ قَدِيرٌۭ ﴿٥٠﴾

Kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki. Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki, atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa) yang dikehendaki-Nya, dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Mahakuasa. (QS al-Syūrā [42]: 49–50) Baca tulisan ini lebih lanjut

Download Audio: “8 Kunci Sukses Pengusaha Muslim” Ust. DR. Muhammad Arifin Badri, MA. Jakarta, 21 April 2012

Berikut kami hadirkan rekaman kajian tematik bersama Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri, MA yang diselenggarakan di Masjid Nurul Iman, Mall Blok M Squarelantai 7, pada tgl 21 April 2012

Tema yang disampaikan ” 8 Kunci Sukses Pengusaha Muslim “

Silahkan download rekaman kajiannya pada link berikut: Baca tulisan ini lebih lanjut

Shalat Sunnat Dua Rakaat Sesudah Shalat ‘Ashar

Ustadz Abu Ihsan al-Atsari

MUKADDIMAH

Berkenaan dengan permasalahan shalat sunnat dua rakaat sesudah shalat Ashar yang banyak dipertanyakan oleh para pembaca dari makalah yang telah kami tulis sebelumnya pada Majalah As-Sunnah edisi 11/Thn.XIV/Rabiul Tsani 1432 H/Maret 2011 dengan judul “Menjadi Hamba Allah 24 Jam” maka berikut ini kami menyantumkan sekilas pembahasan masalah tersebut. Pertanyaan-pertanyaan ini muncul karena apa yang tercantum dalam naskah kami tersebut berbeda dengan maklumat yang sudah lama beredar atau mungkin sudah mendarah daging. Ma’lumat yang menyatakan bahwa tidak ada shalat sunat setelah shalat ‘Ashar. Kesimpulan ini berdasarkan beberapa riwayat atau hadits shahih yang zhahirnya berisi larangan mengerjakan shalat sunnat sesudah shalat ‘Ashar. Diantaranya hadits marfu’ : Tidak ada shalat (sunat) sesudah shalat ‘Ashar hingga matahari terbenam [1] Baca tulisan ini lebih lanjut

Hadits Palsu Tentang Keutamaan Shalat Memakai Sorban

Ustadz Abdullah Taslim. MA

     عن جابر قال: قال رسول الله: ((رَكْعَتَانِ بِعِمامَةٍ خَيْرٌ مِنْ سَبْعِيْنَ رَكْعَةً بِغَيْرِ عِمامَةٍ))

     Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “(Shalat) dua rakaat dengan (memakai) sorban lebih baik dari (shalat) tujuh puluh rakaat tanpa (memakai) sorban”.

Hadits ini dinisbatkan oleh imam as-Suyuthi[1] dan al-Muttaqi al-Hindi[2] kepada imam ad-Dailami dalam kitab beliau “Musnadul Firdaus”.

Imam Abu Mansur ad-Dailami dalam kitab beliau “Musnadul firdaus”[3] menukil hadits ini dari imam Abu  Nu’aim al-Ashbahani dengan sanad beliau dari Ja’far bin Ahmad, dari Ahmad bin Shaleh, dari Thariq bin ‘Abdur Rahman, dari Muhammad bin ‘Ajlan, dari Abu az-Zubair, dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Baca tulisan ini lebih lanjut

Menyikapi Kenaikan BBM

Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, S.T

Kita tahu bahwa semua pasti akan merasakan kesulitan ketika BBM naik. Karena jika BBM naik, semua kebutuhan pokok akan ikut naik. Akan semakin tercekiklah rakyat jelata seperti kita-kita ini. Namun demikianlah kebanyakan orang dalam menghadapi masalah ini keliru. Semua ingin agar suaranya didengar oleh penguasa. Demonstrasilah yang jadi solusi. Tidak ada yang berpikir, kenapa pemimpin kita bisa memilih jalan untuk menaikkan BBM? Tidak ada yang mau merenung, apa betul presiden tercinta kita ingin menyengsarakan bahkan membunuh rakyatnya sendiri? Lalu kenapa tidak mau menyikapi hal ini dengan bersabar? Baca tulisan ini lebih lanjut

Mengenal Hukum Bermain Catur

Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal

Kalau sedang kumpul-kumpul, begadang, maka akan terlihat ada yang meneriakkan “skak …”, “skak mat …”, dst. Permainan catur ini sangat popular sekali. Kadang permainan ini menghabiskan waktu berjam-jam untuk karena memikirkan strategi untuk mematikan raja si lawan. Mengenai permainan yang satu ini jika melalaikan dari kewajiban shalat karena berjam-jam meski nongkrong untuk mematikan lawan, maka jelas terlarang. Namun jika tidak melalaikan, masih diperselisihkan oleh para ulama. Simak saja bahasan kali ini. Baca tulisan ini lebih lanjut

Hukum Memajang Foto Makhluk Bernyawa

Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Dalam berbagai hadits dilarang bagi kita untuk memajang gambar makhluk bernyawa. Gambar yang terlarang dibawa ini adalah gambar manusia atau hewan, bukan gambar batu, pohon dan gambar lainnya yang tidak memiliki ruh. Jika gambar tersebut memiliki kepala, maka diperintahkan untuk dihapus. Karena kepala itu adalah intinya sehingga gambar itu bisa dikatakan memiliki ruh atau nyawa. Agar lebih jelas perhatikan terlebih dahulu hadits-hadits yang menerangkan hal tersebut. Hanya Allah yang beri taufik. Baca tulisan ini lebih lanjut

Fatwa-Fatwa Seputar Rumah

Oleh : Ust. Mukhlis Abu Dzar

HUKUM MAINAN BERPOSTUR MANUSIA ATAU HEWAN

Soal :

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah ditanya, “Sebagaimana telah maklum bahwa kita tidak boleh menggambar manusia atau hewan, lalu apakah boleh bagi anak-anak bermain dengan permainan yang berbentuk manusia atau hewan?” Baca tulisan ini lebih lanjut

Menelisik Hukum Operasi Caesar

Ustadz Ahmad Sabiq

Melahirkan anak adalah salah satu fitrah kaum hawa. Mereka senantiasa berusaha untuk melahirkan anaknya secara normal, tanpa operasi. Oleh karena itu berbagai usaha dan antisipasi mereka lakukan agar bisa lahiran normal. Seperti olahraga jalan pagi, senam hamil, konsumsi makanan tertentu ataupun yang lainnya.

Namun, akhir-akhir ini banyak dari ibu-ibu yang melahirkan anak mereka melalui proses operasi dengan cara membedah perut mereka. Mereka melakukan hal itu karena alasan medis, seperti bayi kembar, panggul yang sempit, atau ukuran bayi yang terlalu besar. Kadang juga karena alasan sosial atau sekedar sebagai pelengkap saja, seperti jalan lahir bayi ingin tetap utuh sehingga organ kewanitaannya sama seperti sebelum melahirkan, atau sekedar ingin menentukan tanggal kelahiran sesuai yang dikehendaki, seperti tanggal 11 bulan 11 tahun 2011 dan lain-lainnya. Baca tulisan ini lebih lanjut

Shalat Sunnah Fajar, Jangan Sampai Ditinggalkan

Di antara shalat-shalat sunnah, ada shalat sunnah yang memiliki keutamaan yang tak ternilai harganya. Dua rakaat yang memiliki keutamaan, sampai-sampai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah meninggalkannya. Sebuah amalan ringan, namun sarat pahala, yang tidak selayaknya disepelekan seorang hamba. Amalan tersebut adalah dua rakaat shalat sunnah sebelum subuh atau disebut juga shalat sunnah fajar.

Keutamaanya

Dikisahkan dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata : Baca tulisan ini lebih lanjut

Berjabat Tangan Usai Sholat Sunnah Atau Bid’ah?

Ustadz Abu Ibrohim Muhammad Ali A.M.

MUQODDIMAH

Menjadi suatu kelaziman bagi kebanyakan kaum muslimin di tanah air kita, setiap usai sholat berjama’ah satu per satu jama’ah mengulurkan tangannya ke samping kanan, kiri, bahkan ke belakang. Serasa kurang afdhol jika usai sholat tidak dilengkapi saling bersalam-salaman.

Dalil yang sangat mendasar dalam perkara ini tidak lain adalah hadits-hadits umum yang menganjurkan kaum muslimin untuk saling berjabat tangan yang bermanfaat menggugurkan dosa.[1] Di sisi lain, sebagian saudara kita mengatakan bahwa bersalam-salaman usai sholat adalah amalan yang tiada tuntunannya dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya yang mulia (baca : bid’ah), bahkan ada yang terang-terangan menolak dengan tegas ketika seorang awam mengulurkan tangan hendak menjabat tangannya usai sholat, lalu timbullah keracunan dan fitnah.

Bagaimanakah tinjauan Islam dalam hal ini? Jika memang tiada tuntunannya, apakah dibenarkan sikap menolak uluran tangan orang lain seusai sholat dengan dalih mengingkari kemungkaran? Marilah kita simak kajian kita ini, mudah-mudahan Allah melapangkan dada dan hati kita untuk setiap kebenaran. Amin. Baca tulisan ini lebih lanjut

Bagaimana Seharusnya Mengelola Harta Anak Yatim

Ustadz Abu Ammar al-Ghoyami

Harta adalah amanah dari Allah Ta’ala. Siapa pun tentu kelak akan ditanya tentang harta yang pernah dimilikinya. Dari mana ia mendapatkannya, dan untuk apa ia menghabiskannya.[1] Dan termasuk sebesar-besar amanah harta ialah harta anak yatim. Siapa saja yang tidak menunaikan amanah dalam mengurus harta anak yatim, bahkan menyia-nyiakan hak anak yatim dengan memakannya secara sembarangan tanpa aturan, kelak Allah Ta’ala akan menuntut pertanggungjawabannya. Bahkan, harta anak yatim yang dimakannya hanya akan menjadi bara api neraka yang akan membakarnya. (QS. An-Nisa [4]:10). Baca tulisan ini lebih lanjut

Makelar Halal Versus Makelar Haram

Pendahuluan:

Alhamdulillah, shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Suatu transaksi perniagaan, kadang kala melibatkan berbagai pihak. Diantara pihak yang sering memiliki andil besar bagi tercapainya suatu kesepakatan akad ialah makelar. Karenanya, melalui tulisan sederhana ini, saya mengajak anda untuk mengenali berbagai hukum terkait tentangnya. Dengan demikian, anda dapat menyikapi makelar dengan tepat atau mungkin juga menjadi makelar benar menurut syari’at agama anda. Baca tulisan ini lebih lanjut

Download Audio: “Fiqih Berziarah Kubur” Ust Abdullah Roy, MA (Dammam, 06 Januari 2012)

Alhamdulillah berikut kami hadirkan rekaman kajian umum bersama Ustadz Abdullah Roy, MA yang diselenggarakan di Masjid Islamic Cultural Center Dammam Arab Saudi pada hari Jum’at 12 Shafar 1433H / 6 Januari 2012.

Materi yang disampaikan ” Fiqih Berziarah Kubur “.

Semoga apa yang beliau sampaikan bermanfaat bagi seluruh kaum muslimin.

Silahkan download pada link berikut: Baca tulisan ini lebih lanjut

Masjidul Bait (Masjid Di Dalam Rumah) Urgensi & Fungsinya

Ustadz Abu Minhal

Rumah, merupakan salah satu nikmat besar dari Allah Ta’ala bagi setiap Muslim. Allah Ta’ala telah mengingatkan besarnya nikmat ini dan fungsi pentingnya bagi para penghuninya. Jiwa-jiwa dan hati mereka akan merasa tenang ketika sudah berada di dalamnya. Rumah akan menjadi tempat melepas lelah, menutup aurat dan menjadi tempat menjalankan berbagai aktifitas yang bermanfaat, untuk dunia maupun akhirat.

Allah Ta’ala mengingatkan besarnya nikmat rumah bagi manusia dengan berfirman :

Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal (QS. an-Nahl / 16:80) Baca tulisan ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.556 pengikut lainnya.