Hak-Hak Orang Lanjut Usia Dalam Islam

Syaikh Prof. Dr. Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr

Sesungguhnya di antara hak-hak yg mulia yang diserukan oleh agama kita yg hanif ini adalah hak orang yg telah lanjut usia atau tua, sama saja apakah dia adalah bapak kita atau kerabat kita baik muslim maupun kafir. Orang yg sudah lanjut usia mempunyai hak-hak yang telah dijaga dan perhatikan oleh Islam. Apa saja hak-hak yang harus kita perhatikan kepada orang-orang yang sudah tua? Simaklah ulasannya dalam lembaran berikut ini. Baca tulisan ini lebih lanjut

Rambu-Rambu Pasang Iklan

Ustadz Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi

Dalam dunia pemasaran, di antara kunci keberhasilan sebuah usaha adalah harga (price), iklan (promotion), tempat (place), produk (product). Menyadari hal ini maka para pelaku bisnis sangat bersemangat mengoptimalkan keempat faktor, hingga jangan heran jika sekarang ini iklan membanjiri media, baik koran, majalah, televisi, radio, dan internet. Semua itu karena memang iklan memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menggait hati manusia dan membius otak manusia.

Anda bisa bayangkan, bagaimana peran iklan rokok yang begitu memukau dan menutupi akal manusia padahal pada bungkus rokok telah tertulis pesan yang sangat jelas “Rokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin”. Aneh, bukan?! Baca tulisan ini lebih lanjut

Memberi Salam Kepada Jama’ah Masjid

Simaklah bimbingan praktek akhlak mulia dari Asy Syaikh Al Allamah Abdul ‘Aziz Bin Baaz Rahimahullah, yaitu hendaknya seseorang memberi salam kepada jama’ah masjid ketika memasuki masjid, sebelum melakukan shalat. Tidak sebagaimana sebagian kita, dan mungkin juga saya, masuk ke masjid tanpa menghiraukan orang lain langsung menuju ke shaf depan seakan tidak mengenal siapa-siapa dan terkesan angkuh, semoga Allah memberi petunjuk kepada kita semua.

Teks fatwa:

هل يجوز السلام على الجالسين في المسجد قبل تحية المسجد؟

Bolehkah memberikan salam kepada orang-orang yang sudah berada di masjid sebelum shalat tahiyyatul masjid?

نعم، إذا دخل وأتى الصف يقول: السلام عليكم، قبل أن يبدأ بالصلاة، السلام عليكم على الحاضرين ولو كان يصلي والمصلي يرد بالإشارة، يشير بيده كالمصافح، يرد الإشارة كما فعله النبي -صلى الله عليه وسلم-، ثم يكبر بتحية المسجد، يصلي تحية المسجد Baca tulisan ini lebih lanjut

Menggapai Barakah Ketika Menyantap Makanan

Abu Al-Jauzaa’

Berkumpul Apabila Makan

Dari Wahsyi bin Harb radliyallaahu ‘anhu, bahwasannya para shahabat Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam berkata : ”Wahai Rasulullah, sesungguhnya kita makan tapi tidak kenyang”. Beliau shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : ”Mungkin saja kalian makan dengan tidak berkumpul?”. Mereka berkata : ”Ya”. Beliau bersabda :

فَاجْتَمِعُوا عَلَى طَعَامِكمْ , فَاذْكُرُوا اسْمَ اللهِ عَليهِ, يُبَارَكْ لَكمْ فِيهِ

”Berkumpullah kalian ketika makan, dan sebutlah nama Allah padanya. Maka makanan kalian akan diberkahi” [Diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam Sunan-nya 4/138, Kitaabul-Ath’imah, bab : Fil-Ijtimaa’ ‘alath-Tha’aam; Ibnu Majah dalam Sunan-nya 2/1093, Kitaabul-Ath’imah, bab : Al-Ijtimaa’ ‘alath-Tha’aam; Al-Imam Ahmad dalam Musnad-nya 3/501; Ibnu Hibban dalam Shahih-nya 7/327, Kitaabul-Ath’imah, Dzikrul-Amri bil-Ijtimaa’ ‘alath-Tha’aam Rajaa’al-Barakah fil-Ijtimaa’ ‘Alaih]. Baca tulisan ini lebih lanjut

Keajaiban Seorang Mukmin

Ustadz Abdullah Zein. MA

Segala puji bagi Allah ta’ala, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasul-Nya, keluarga, sahabat dan pengikut setianya.
• Prolog

Di tahun 104 H, di pinggiran negeri Iraq, seorang prajurit kerajaan ditugasi raja untuk menjaga daerah perbatasan. Ia bercerita, “Suatu hari aku keluar menuju tepi pantai dalam rangka menjaga kawasan pantai dari kedatangan musuh. Tatkala tiba di tepi pantai aku mendapatkan diriku berada di sebuah dataran lapang yang di tengahnya terdapat sebuah tenda, di dalamnya terdapat seorang lanjut usia yang telah buntung kedua tangan dan kedua kakinya, pendengarannya lemah, serta matanya telah rabun. Tidak satu anggota tubuhnya pun yang bermanfaat baginya kecuali lisannya. Orang itu berkata, “Ya Allah, ilhamilah aku agar bisa memuji-Mu sehingga aku bisa menunaikan rasa syukur atas nikmat-nikmat yang telah Engkau anugerahkan padaku. Sungguh Engkau telah melimpahkan banyak keistimewaan padaku dibanding kebanyakan makhluk ciptaan-Mu”. Baca tulisan ini lebih lanjut

Adab Menguap Dan Bersin

Kebanyakan dari kita, mungkin beranggapan bahwa ibadah hanyalah sebatas pada shalat, puasa, haji, dan zakat. Padahal ibadah adalah segala sesuatu yang dicintai oleh Allah dan yang telah dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Salah satu ibadah yang telah diremehkan oleh sebagian kaum muslim adalah menjaga adab-adab yang telah diajarkan oleh Islam. Adab-adab tersebut memang terkesan sepele, tetapi jika kita mengamalkannya dengan niat beribadah dan dengan niat meneladani Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, amal tersebut akan bernilai ibadah di sisi Allah Ta’ala. Sebagaimana yang telah disabdakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya setiap amal perbuatan tergantung pada niatnya dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan hasil sesuai dengan niatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Baca tulisan ini lebih lanjut

Nikmat Berkendaraan

Pada masa silam, manusia bepergian dengan berjalan kaki dari satu tempat ke tempat yang lain dengan membawa barang atau perbekalan di atas punggungnya. Sebagian yang lain bepergian dengan menunggang hewan tunggangan sambil membawa berbagai muatan, sebagaimana disebutkan dalam firman Allah Ta’ala (yang artinya),

“Dan ia (hewan ternak) mengangkut beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup mencapainya, kecuali dengan susah payah. Sungguh, Rabbmu Maha Pengasih, Maha Penyayang. Dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal, dan keledai untuk kamu tunggangi dan (menjadi) perhiasan. Allah menciptakan apa yang tidak kamu ketahui.” (QS. An-Nahl: 7-8)

Adapun di masa sekarang, begitu mudahnya seseorang untuk bepergian dari satu tempat ke tempat yang lain dalam waktu cepat tanpa banyak mengeluarkan tenaga dan pikiran, walaupun terkadang tidak sedikit biaya yang harus dikeluarkan. Baca tulisan ini lebih lanjut

Download Ebook: Sepenggal Catatan Perjalanan Dari Madinah Hingga Radio Ke Rodja

Alhamdulillah, untuk pertama kalinya dapat  dihadirkan ebook dari buku “Dari Madinah Hingga Radio Rodja“. Sebuah buku yang sangat bermanfaat yang ditulis dari Al Ustadz Firanda Andirja yang berisi Pelajaran Akhlak yang dapat kita dulang dari guru beliau, Asy-Syaikh Abdurrozzaq Abdul Muhsin Al-Badr.

Perlu diketahui bahwa ebook ini merupakan kompilasi dari artikel berseri yang ditulis Ustadz Firanda sendiri yang telah beliau publikasikan di website beliau, www.firanda.com. Artikel sebanyak 10 seri ini beliau kutip dari buku aslinya yang berjudul “Sepenggal Catatan Perjalanan Dari Madinah Hingga Radio Rodja – Mendulang Pelajaran Akhlak dari Syaikh Abdurrozzaq Al-Badr hafizhahullah“.

Silakan download pada link berikut bagi yang ingin membaca dan semoga bermanfaat. Baca tulisan ini lebih lanjut

Pergaulan Bebas Biang Kerusakan

Ustadz Abdullah Taslim. MA

Umar bin Khattab radhiallahu ‘anhu, dalam ucapannya yang populer pernah berkata, “Dulunya kita adalah kaum yang paling hina, kemudian Allah Subhanahu wa Ta’la memuliakan kita dengan agama Islam, maka kalau kita mencari kemuliaan dengan selain agama Islam ini, pasti Allah Subhanahu wa Ta’la akan menjadikan kita hina dan rendah[1].”

Nasehat emas dari shahabat yang mulia radhiallahu ‘anhu ini ditujukan kepada mereka yang mengaku beragama Islam tapi justru tidak merasa bangga dan mulia dengan keislaman mereka, sehingga mereka justru lebih tertarik mengikuti gaya hidup orang-orang yang jauh dari petunjuk Islam dan lebih percaya dengan teori-teori buruk yang mereka kemukakan. Baca tulisan ini lebih lanjut

Download Audio: “Mendulang Pelajaran Akhlak dari Syaikh Abdurrozzaq Al-Badr” Ust. Firanda Andirja. MA

Alhamdulillah berikut kami hadirkan rekaman kajian ilmiyyah islamiyyah yang di sampaikan oleh Ustadz Abu Abdil Muhsin Firanda Andirja, MA dengan tema: ” Mendulang Pelajaran Akhlak dari Syaikh Abdurrozaq Al-Badr “

Semoga bermanfaat, Silahkan download pada link berikut: Baca tulisan ini lebih lanjut

Download Video: Mendulang Pelajaran Akhlak dari Syaikh Abdurrozaq Al-Badr (Ust. Firanda Andirja, MA)

Alhamdulillah berikut kami hadirkan rekaman video kajian ilmiyyah islamiyyah yang diselenggarakan di Islamic Cultural Centre Dammam, KSA di sampaikan oleh Ustadz Abu Abdil Muhsin Firanda Andirja, MA dengan tema: ” Mendulang Pelajaran Akhlak dari Syaikh Abdurrozaq Al-Badr “

Semoga bermanfaat, Selamat menyimak. Baca tulisan ini lebih lanjut

Etika Pedagang Muslim

Ustadz DR. Muhammad Arifin bin Badri. MA

Alhamdulillah, sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, ke­luarga, dan sahabatnya.

Sejarah masuknya agama Islam ke negeri kita tercinta Indonesia sungguhlah unik dan menakjubkan. Betapa tidak, konon nenek moyang kita beragama Hindu dan Buddha dan di bawah kekuasaan keraja­an-kerajaan Hindu dan Buddha pula. Walau demikian, semua itu tidak dapat menghadang laju perger­akan para penyebar syi’ar Islam. Kisah sejarah ini semakin unik, karena nenek moyang kita memeluk agama Islam dengan sukarela, tanpa paksaan dan iming-iming materi. Keputusan berani mereka ini tentu berisiko berat, karena mereka pastilah berhadapan dengan para penguasa dan pemuka masyara­kat mereka. Bisa Anda bayangkan, kira-kira bagaimana sikap para pendeta, biksu, dan pemuka agama Hindu dan Buddha tatkala mengetahui pilihan masyarakatnya. Baca tulisan ini lebih lanjut

Pandangan Syariah Dalam Pengelolaan Sampah

Ustadz Muhammad Wasitho. Lc

Islam merupakan agama yang bersifat komprehensif dan universal. Komprehensif berarti syariat islam merangkum seluruh aspek kehidupan baik ritual (ibadah) maupun sosial (muamalah), dan universalyang bermakna dapat diterapkan pada setiap waktu dan tempat sampai terjadinya hari kiamat.

Di antara bukti bahwa ajaran islam itu komprehensif (sempurna) adalah sebagaimana di tunjukkan oleh hadits berikut ini: Baca tulisan ini lebih lanjut

Dosa-dosa Ber-Valentine

Ustadz Abu Ammar Abdul Azhim al-Ghoyami

Tidaklah ada sebuah syariat yang diajarkan Islam yang berakibat keburukan. Dan terbukti bahwa seluruh apa yang disyariatkan Islam benar-benar membawa kebaikan dan mengantarkan umat yang ta’at menuju kepada keridhoan. Tatkala valentine’s day bukan dari dan untuk Islam, sudah tentu ia mengandung berbagai jenis kerusakan dan keburukan. Tentu di antaranya ialah membawa racun-racun dosa bagi siapa saja yang turut serta di dalamnya. Di antara dosa-dosa ber-valentine yang begitu nyata itu ialah: Baca tulisan ini lebih lanjut

Pacaran Dalam Kacamata Islam

Ustadz Muklis Abu Dzar

Sebuah fitnah besar menimpa pemuda pemudi pada zaman sekarang. Mereka terbiasa melakukan perbuatan yang dianggap wajar padahal termasuk maksiat di sisi Alloh subhanahu wa ta’ala. Perbuatan tersebut adalah “pacaran”, yaitu hubungan pranikah antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahrom. Biasanya hal ini dilakukan oleh sesama teman sekelas atau sesama rekan kerja atau yang lainnya. Sangat disayangkan, perbuatan keji ini telah menjamur di masyarakat kita. Apalagi sebagian besar stasiun televisi banyak menayangkan sinetron tentang pacaran di sekolah maupun di kantor. Tentu hal ini sangat merusak moral kaum muslimin. Namun, anehnya, orang tua merasa bangga kalau anak perempuannya memiliki seorang pacar yang sering mengajak kencan. Ada juga yang melakukan pacaran beralasan untuk ta’aruf (berkenalan). Padahal perbuatan ini merupakan dosa dan amat buruk akibatnya. Oleh sebab itu, mengingat perbuatan haram ini sudah begitu memasyarakat, kami memandang perlu untuk membahasnya pada kesempatan ini. Baca tulisan ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.556 pengikut lainnya.